TRANSFORMASI DEMOKRASI DI RUANG VIRTUAL MENGGUNAKAN TEORI MICHEL FOUCAULT

Rizki Amalia Yanuartha

Abstract


Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi menjadikan diskusi-diskusi serta aspirasi individu-individu dapat tersalurkan. Sehingga terdapat berbagai perdebatan tentang masa depan demokrasi di era digital pada ruang virtual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi demokrasi di ruang virtual menggunakan teori Michel Foucault tentang kuasa. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Objek penelitian berupa akun TikTok, Twitter, Instagram, Facebook, YouTube yang memuat konten-konten aspirasi pengguna, serta dengan kata kunci pencarian politik, politik Indonesia dan #demokrasiindonesia. Hasil penelitian menyatakan bahwa melalui pemikiran Foucault, kekuasaan secara esensial dan statis bukanlah milik pihak manapun, apalagi elit yang berkuasa. Penguasa memiliki wewenang dan alat untuk menjalankan kekuasaan, tetapi hal ini merupakan suatu yang dinamis. Media virtual terutama media sosial memberikan kewenangan kepada penggunanya untuk memproduksi dan membagikan berita secara langsung tanpa intervensi dari manapun. Sehingga pemerintahpun tidak dapat mengendalikan serta memantau secara cepat. Kesimpulan penelitian ini bahwa subjek memiliki kuasa dalam menyalurkan aspirasi dengan memanfaatkan media sosial. Sehingga demokrasi tidak hanya terjadi di ruang nyata tetapi juga di ruang virtual.


Keywords


Transformasi, Cyberdemocracy, Ruang Virtual, Teori Michel Foucault

Full Text:

PDF

References


Azzahrani, M. (2018). Strategi Komunikasi Pemasaran Kementerian Pariwisata Indonesia dalam Pesona Indonesia melalui Youtube. Jurnal Manajemen Komunikasi, 2(2), 144–161.

Budianto, H. (2018). Media dan Komunikasi Politik Potret Demokrasi di Indonesia dalam Perspektif Komunikasi Politik (D. H. Santoso, Ed.). Mbridge Press.

Danuri, M., Informatika, M., Teknologi, J., & Semarang, C. (2019). PERKEMBANGAN DAN TRANSFORMASI TEKNOLOGI DIGITAL. Jurnal Ilmiah Infokam, 15(2). https://doi.org/10.53845/INFOKAM.V15I2.178

Djati, W. R. (2013). Revivalisme Kekuatan Familisme dalam Demokrasi: Dinasti Politik di Aras Lokal. Jurnal Sosiologi Masyarakat, 18(2), 203–231.

Evans, F. (2000). Cyberspace and The Concept of Democracy. First Monday, 5(10). https://firstmonday.org/ojs/index.php/fm/article/view/796/705

Fatah, Z., & Fatanti, M. N. (2019). Mempolitisasi Ruang Virtual: Posisi Warga-Net dalam Praktik Demokrasi Digital di Indonesia. Jurnal Ilmiah Manajemen Publik Dan Kebijakan Sosial, 3(1), 306–326.

Foucault, M. (2001). Power (J. D. Faubion, Ed.). New Press.

Hendika Permana, I. P. (2021). Analisis Rasio Pada Akun Youtube Untuk Penelitian Kualitatif Menggunakan Metode Ekploratif. Jurnal Ilmiah Media Sisfo, 15(1), 40–48. https://doi.org/10.33998/mediasisfo.2021.15.1.970

Heychael, M., & Sarwono, B. K. (2015). Hakikat Komunikasi Massa dan Era Informasi. In Modul Komunikasi Massa (pp. 1–46).

Heywood, A. (2013). POLITICS: Vol. Fourth Edition.

Idayati, N., & Afkarina, F. (2018). AKTUALISASI PEMUDA DALAM PROPAGANDA POLITIK DI DUNIA VIRTUAL (Vol. 3, Issue 1).

Lawelai, H., Sadat, A., & Suherman, A. (2022). Demokrasi dan Kebebasan Berpendapat di Media Sosial: Analisis Sentimen di Twitter. Praja, 10(1), 40–48.

Mahmudah, S. M., & Rahayu, M. (2020). Pengelolaan Konten Media Sosial Korporat pada Instagram Sebuah Pusat Perbelanjaan. Jurnal Komunikasi Nusantara, 2(1), 1–9. https://doi.org/10.33366/jkn.v2i1.39

McLuhan, M. (1994). Understanding Media: The Extensions of Man. The MIT Press.

Nasrullah, R. (2012). Internet dan Ruang Publik Virtual, Sebuah Refleksi atas Teori Ruang Publik Habermas. Komunikator, 4(01), 26–35. https://journal.umy.ac.id/index.php/jkm/article/view/188

Nasrullah, R. (2014). Teori dan Riset Media Siber (cybermedia). PRENADAMEDIA GROUP. https://books.google.co.id/books?id=J-VNDwAAQBAJ&printsec=copyright&redir_esc=y#v=onepage&q&f=false

Nugroho Aji, W. (2018). Aplikasi Tiktok sebagai Media Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia (Pertemuan Ilmiah Bahasa dan Sastra Indonesia (PIBSI) XL, Ed.). UNIKAL PRESS.

Piliang, Y. A. (2008, May 21). Menatap Masa Depan Bangsa. Kompas.Com. https://nasional.kompas.com/read/2008/05/21/00352461/menatap.masa.depan.bangsa?page=all

Piliang, Y. A. (2012). Masyarakat Informasi dan Digital: Teknologi Informasi dan Perubahan Sosial. Jurnal Sosioteknologi, 11(27), 143–155.

Rifai, M. (2019). DIGITAL DEMOCRACY IN THE WEST JAVA GUBERNATORIAL ELECTION 2018: PARTICIPATION, PARTY CAMPAIGN, AND POWER RELATIONS. Prosiding ICOGISS 2019, 0(0), 435–444. https://doi.org/10.32528/PI.V0I0.2510

Sardini, N. H. (2018). Demokrasi dan Demokrasi Digital Di Indonesia: Peluang dan Tantangan. Senas POLHI Ke-1 , 121–140.

Simarmata, S. (2014). Media Baru, Ruang Publik Baru, dan Transformasi Komunikasi Politik Di Indonesia. Interact, 3(2), 18–36. http://www.library.ohiou.edu/indopubs/search/se

Supriadi, Y. (2017). Relasi Ruang Publik Dan Pers Menurut Habermas. Kajian Jurnalisme, 1(1), 1–20. http://jurnal.unpad.ac.id/kajian-jurnalisme

Syarbaini, S., Nur, S. M., & Anom, E. (2021). Teori , Media dan Strategi Komunikasi Politik. Esa Unggul University.

Wibowo, A. (2019). PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI TREND MEDIA DAKWAH PENDIDIKAN ISLAM DIERA DIGITAL. JURNAL ISLAM NUSANTARA, 3(2), 339–356. https://doi.org/10.33852/JURNALIN.V3I2.141

Wuriani, N. I. (2021). AKTIVISME TAGAR #PERCUMALAPORPOLISI SEBAGAI ZEITGEIST DEMOKRASI SIBER DI INDONESIA. WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 20(2), 171–183. https://doi.org/10.32509/wacana.v20i2.1702


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Rizki Amalia Yanuartha

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Principal Contact:

Rety Reka Merlins, S.Sos., M.A

E-mail: retyrekamerlins@gmail.com

Phone Number: 082349935865

Editorial Office:

Laboratory of Sociology, Faculty of Social and Political Sciences, Halu Oleo University

Building 2nd Floor, Green Campus, H.E.A. Mokodompit Street, Kendari City, Postal Code: 93232

Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License