KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI DALAM MASYARAKAT PESISIR YANG MELAKUKAN MOBILITAS SIRKULASI DI KECAMATAN LEA-LEA KOTA BAUBAU

Tanzil Tanzil Tanzil

Abstract


Penelitian ini bertujuan memberi penjelasan tentang perbedaan karakteristik sosial dan ekonomi dalam kelompok masyarakat pesisir yang melakukan mobilitas sirkulasi dan yang tidak melakukan mobilitas sirkulasi. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Lea-Lea Kota Baubau Propinsi Sulawesi Tenggara. Jenis penelitian dalam tulisan ini adalah penelitian survai deskriptif. Pengambilan populasi dilakukan dalam dua kelompok, yaitu (1) populasi yang pernah melakukan sirkulasi; (2) populasi yang tidak pernah melakukan sirkulasi. Analisa data yang digunakan adalah analisis statistik non parametrik dengan model Chi-sguare, selanjutnya analisis Tabel Silang dugunakan untuk menganalisis variabel yang diasumsikan berhubungan dengan frekwensi sirkulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara responden yang melakukan sirkulasi menurut karakteristik umur, tingkat pendidikan, penghasilan rumah tangga, dan jumlah tanggungan rumah tangga. terkait dengan variabel penghasilan rumah tangga responden menunjukkan hubungan yang signifikan antara frekwensi sirkulasi dengan penghasilan rumah tangga. Kemudian berkaitan dengan analisis hubungan frekwensi mobilitas sisrkulasi dengan jumlah rumah tanggungan rumah tangga, hasil penelitian menunjukkan hubngan yang signifikan. Fenomena ini berarti bahwa semakin tinggi jumlah rumah tangga semakin tinggi pulah frekwensi mobilitasnya.

Keywords


Karakteristik, Sosial Ekonomi, Mobilitas Sirkullasi

Full Text:

PDF

References


Anggun, Rike Artisa. 2017. Policy Paper: Pengendalian Pertumbuhan Penduduk Indonesia untuk Mendukung Pembangunan Nasional. Jurnal Pembangunan dan Kebijakan Publik. Vol. 08 No. 02, 09-23

Ayu, 2021. Mobilitas Sirkuler Nelayan Tradisional pada Musim Paceklik (Studi di Desa Wajogu Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah), Jurnal Gemeinschalf, Vol.3 No.1.

Busaini, 2003. Karakteristik dan faktor-Faktor Berpengaruh Terhadap Pekerja Wanita, Pascasarjana, Universitas Hasanuddin Makassar.

Constant, A. F. & Zimmermann, K. F. (2011). Circular and repeat migration: Counts of exits and years away from the host country. Population Research and Policy Review, 30, 495–515. https://doi.org/10.1007/s11113-010-9198-6.

Effendi, S. 2005. Beberapa Faktor yang Mempengaruhi Mobilitas Petani Kemiri Kelurahan Cempaniga dan Desa Padaelo ke Kotamadya Makassar, Tesis S-2 Fakultas Pascasarjana Universitas Hasanuddin Makassar.

Devi Sulistyani, 2021. Identifikasi Faktor-faktor yang Mempengaruhi Budaya Merantau Pedagang Bakso di Desa Karang Duren Kecamatan Girimarto Kabupaten Wonogiri. Program Pendidikan Akutansi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Ghani, Abdul Abud. 2004. Keluargaku Surgaku. Jakarta: Mizan Publika.

Hugo, G. 2013). What we know about circular migration and enhanced mobility.https://www.migrationpolicy.org/research/what-we-know-about-circular-migration-and-enhanced-mobility.

Karningsih. 2014. Mobilitas Sirkuler Wanita Pedagang Kaki Lima (Studi Kasus di Pasar Johar Kota Semarang). Jurnal Pengembangan Humaniora Vol. 14 No.1

Mantra, Ida Bagus, 2005. Pengantar Studi Demografi, Penerdit Nurcahaya, Yogyakarta.

Munir, 2003. Studi Demografi. Nurcahaya, Yogyakarta.

Mujiburrahmad, Ahmad Humam Hamid, Tazliatun Nufus, 2021. Pola Migrasi dan Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Migrasi Penduduk di Kecamatan Padang Tiji. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora. Vol.10 No. 3

Purnomo, Didit. 2009. Fenomena Migrasi Tenaga Kerja dan Perannya Bagi Pembangunan Daerah Asal: Studi Empiris di Kabupaten Wonogiri. Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 10, No.1 Juni, hal. 84-102

Samuel, Hanneman dan Asis Suganda. 1997. Sosiologi 1. Depertemen Pendidikan dan Kebudayaan: Jakarta. (ganti buku)

Schneider, J., & Parusel, B. (2011). Circular and temporary migration empirical evidence, current policy practice and future options in Germany.

https://ec.europa.eu/home-affairs/sites/homeaffairs/files/what-we-do/networks/ European migration network/reports/docs/emn-studies/circular-migration/de 20111115 circular

Sopian, Agustan Tamrin. 2017. Merantau: Studi tentang Faktor Pendorong dan Dampak Sosial Ekonomi terhadap Aktifitas Merantau di Desa Sijelling Kecamatan Tellu Siattinge Kabupaten Bone. Program Studi sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar.

Sumartono, 2013. Proses Strategi Nafkah Migran Sirkuler Pedagang Sayur Keliling di Wilayah Pamulang Kota Tangerang Selatan. Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Terbuka.

Sunarto, 1991. Dampak Migrasi Sirkuler terhadap Desa Asal Migran di dua desa yaitu Sodo dan Mulusan Kabupaten Gunung Kidul. Jurnal Populasi 2 (2).

Tanzil. 2020. Mobilitas Sirkulasi dalam Masyarakat Lokal. Literacy Institute. Kendari.

Triningsih, Anna. 2013. Masalah Demografis dan Kebijakan Pemerintah Propinsi Kepulauan Riau. Jurnal Kependudukan Indonesia. Volume 8 Nomor 2, 65-78

Wickramasekara, P. (2011). Circular migration: Atriple win or a dead end. http://www.gurn.info/en/discussion-papers/no15-mar11 circular-migration-a-triple-win-or-a-dead-end

Wulan, Ayu Puspitasari (2010). Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Minat Migrasi Sirkuler ke Kabupaten Semarang. Skripsi. Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro. Semarang.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Tanzil Tanzil Tanzil

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Principal Contact:

Rety Reka Merlins, S.Sos., M.A

E-mail: retyrekamerlins@gmail.com

Phone Number: 082349935865

Editorial Office:

Laboratory of Sociology, Faculty of Social and Political Sciences, Halu Oleo University

Building 2nd Floor, Green Campus, H.E.A. Mokodompit Street, Kendari City, Postal Code: 93232

Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License