APLIKASI ZEOLIT MENINGKATKAN HASIL TANAMAN PADA TANAH ULTISOL

Yusuf Sabilu

Abstract


ABSTRAK

 

Tanah ultisol memiliki luas 25% dari total daratan Indonesia, sangat penting dalam pembangunan pertanian Indonesia. Ultisol merupakan tanah yang memiliki kesuburan yang sangat rendah karena kandungan bahan organik rendah, keasaman tinggi, kandungan Al dan Fe tinggi, liat, kapasitas tukar kation (KTK) rendah, kandungan logam berat tinggi, sehingga keterbatasan tanah Ultisol dapat diperbaiki dengan menggunakan zeolit. Deposit zeolit di Indonesia sangat besar sekitar 447,49 juta ton yang tersebar di Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi dan Maluku. Di Indonesia zeolit telah digunakan sebagai amelioran tanah ultisol dan sebagai campuran pupuk urea dan kompos, terbukti dapat meningkatkan produksi pertanian pada tanah ultisol tetapi penggunaannya ditingkat petani masih rendah dan terbatas pada petani Pulau Jawa dan Sumatera. Rendahnya pemanfaatan zeolit ditingkat petani disebabkan kurangnya pengetahuan petani tentang zeolit, belum tahu cara penggunaannya, ketersediannya zeolit dipasaran masih terbatas, penggunaan pada berbagai jenis tanaman pangan belum banyak diketahui dan jumlah zeolit yang diperlukan untuk perbaikan lahan marginal sangat banyak sehingga biaya untuk menyediakan zeolit tingkat petani sangat mahal.

 

Kata kunci : Zeolit, ultisol, dan peningkatan produksi pertanian.

 

 ABSTRACT Ultisol land has an area of 25% of Indonesia's total land area, is very important in the development of agriculture Indonesia. Ultisol is a land that has a very low fertility due to low organic matter content, high acidity, high contents of Al and Fe, clay, cation exchange capacity (CEC) is low, high heavy metal content, so the limitations Ultisol can be corrected by using zeolite. Zeolite deposits in Indonesia is very big around 447.49 million tonnes spread across Sumatera, Java, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi and Maluku. In Indonesia zeolites have been used as a soil ameliorant ultisol and as a mixture of urea fertilizer and compost, is proven to increase agricultural production on land use for farmers ultisol but is still low and is limited to the farmer Java and Sumatra. Low use of zeolites for farmers due to the lack of farmers' knowledge about zeolites, do not know how to use, the availability of zeolites market is still limited, the use of the various types of food crops is not widely known and the amount of zeolite required for repair of marginal land so much so that the cost to provide the zeolite level of farmers very expensive. Keywords : Zeolites, ultisol and increasing agricultural production.

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.33772/biowallacea.v3i2.3236

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) Jurnal BioWallacea



 

BioWallacea : Jurnal Penelitian Biologi (Journal of Biological Research),

p-ISSN : 2355-6404  l   e-ISSN : 2685-6360

Alamat : Jalan H.E.A. Mokodompit Kampus Baru Anduonohu, Lantai-2 Jurusan Biologi Program Studi Biologi Fakultas MIPA Universitas Halu Oleo, Kendari.

Editor-in-Chief: Mr. Jamili (HP/WA: +6285241767959)

Journal Manager of BioWallacea: L.O.A.P. Rudia (HP/WA: +6285396691601)

E-mail: biowallacea@uho.ac.id

 

Flag Counter       

Creative Commons License 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.