Analisis Senyawa Aktif dalam Cacing Spesies Lokal dan Efek Antiinflamasi

Arysca Wisnu Satria, Andy Darmawan, Irwan Sudarmanto

Abstract


Inflammation is a common health problem experienced by humans. Besides using drugs, people also use animals to treat inflammation, such as earthworms. This study aims to analyze the content of active substances found in the earthworm, commonly obtained in Indonesia as an anti-inflammatory drug. The extraction of active substances was carried out by the maceration method using hexane, chloroform, and ethyl acetate fraction with a ratio of 0.5:0.3:0.2. The fractionation results using hexane and ethanol are obtained 3.705 grams and 2.046 grams extracts respectively. Furthermore, each extract was tested using the Gas Chromatography-Mass Spectrophotometer (GC-MS) method and the result are almost uniform but different concentrations. The result of the worm taxonomic identification is the species Eudrilus eugeniae. The compounds identified are the cycloheptasiloxane group, which consists of three types, i.e. cyclohetasiloxane tertradecamethyl, cycloheptasiloxane hexadecamethyl, and cycloheptasiloxane octadecamethyl. These cycloheptasiloxanes compounds are compounds that have antibacterial, anticoagulant, and anti-inflammatory properties.

Abstrak

                                                                                        

Radang atau inflamasi merupakan masalah kesehatan yang umum dialami oleh manusia. Selain menggunakan obat-obatan untuk mengobati radang, manusia juga menggunakan hewan seperti cacing tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan zat aktif yang terdapat pada cacing tanah yang umum diperoleh di Indonesia sebagai bahan obat antiradang. Ekstraksi zat aktif dalam cacing tanah dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut heksan, kloroform dan etil asetat dengan perbandingan 0,5:0,3:0,2. Hasil fraksinasi menggunakan pelarut heksan dan etanol berturut-turut sebesar 3,705 dan 2,046 gram. Selanjutnya masing-masing ekstrak tersebut diuji kandungan senyawanya menggunakan metode Gas Chromatography-Mass Spectrophotometer (GC-MS) menghasilkan senyawa yang hampir seragam namun berbeda konsentrasinya. Hasil identifikasi taksonomi cacing yang diperoleh adalah spesies Eudrilus eugeniae. Sedangkan senyawa yang teridentifikasi adalah golongan cycloheptasiloxane, yang terdiri dari tiga jenis, yaitu: cyclohetasiloxane tertradecamethyl, cycloheptasiloxane hexadecamethyl, dan cycloheptasiloxane octadecamethyl. Senyawa golongan cycloheptasiloxane ini adalah senyawa yang termasuk antibakteri, antikoagulan dan antiinflamasi/antiradang.

 

Kata kunci: antiinflamasi, ekstraksi, Eudrilus eugeniae, cycloheptasiloxane


Keywords


Biorepruduction

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.33772/biowallacea.v7i1.11429

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 BioWallacea : Jurnal Penelitian Biologi (Journal of Biological Research)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

BioWallacea : Jurnal Penelitian Biologi (Journal of Biological Research),

p-ISSN : 2355-6404  l   e-ISSN : 2685-6360

Alamat : Jalan H.E.A. Mokodompit Kampus Baru Anduonohu, Lantai-2 Jurusan Biologi Program Studi Biologi Fakultas MIPA Universitas Halu Oleo, Kendari.

Editor-in-Chief: Mr. Jamili (HP/WA: +6285241767959)

Journal Manager of BioWallacea: L.O.A.P. Rudia (HP/WA: +6285396691601)

E-mail: biowallacea@uho.ac.id

 

Flag Counter       

Creative Commons License 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.