Efek Merokok Terhadap Viskositas Darah

Sartika Sartika

Abstract


Blood viscosity is strongly influenced by hematocrit and total protein levels. In general, active smokers have high hematocrit levels because cigarettes contain carbon monoxide which has a tendency to bind to hemoglobin faster than oxygen. So that oxygen levels in blood vessels can decrease. One of the body's physiological responses in meeting the needs of oxygen in the body is by increasing the production of red blood cells. Increased levels of red blood cells will affect total hematocrit levels. An increase in large molecular proteins such as fibrinogen also affects total blood viscosity.

This research uses a quantitative approach to see the effect of smoking on blood viscosity. The population this study were all active smokers in Kendari. The sample this study were male active smokers who were selected using a purposive sampling technique in accordance with established inclusion and exclusion criteria. The sample this study as many as 40 people were divided into two groups, 20 active smokers and 20 non-smokers. Mann Whitney analysis results show that there is no significant difference in viscosity in smokers and non-smokers. However, Pearson analysis found that smoking has a significant correlation with blood viscosity.

Keywords: Smoker, Blood Viscosity.


ABSTRAK

Viskositas   darah   sangat   dipengaruhi   oleh  kadar hematokrit dan protein total. Pada umumnya perokok aktif memiliki kadar hematokrit yang tinggi karena rokok mengandung karbon monoksida yang memiliki kecenderungan berikatan dengan hemoglobin lebih cepat dibandingkan dengan oksigen. Sehingga kadar oksigen dalam pembuluh darah dapat menurun. Salah satu respon fisiologi tubuh dalam memenuhi kebutuhan oksigen dalam tubuh yaitu dengan cara meningkatkan produksi sel darah merah. Kadar sel darah merah  yang meningkat akan mempengaruhi kadar hematokrit total. Peningkatan protein bermolekul besar seperti fibrinogen juga mempengaruhi viskositas darah total.  

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk melihat efek merokok terhadap viskositas darah. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perokok aktif di Kendari. Sampel dalam penelitian ini adalah laki-laki perokok aktif yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 40 orang yang dibagi dalam dua kelompok yaitu kelompok laki-laki perokok aktif sebanyak 20 orang dan kelompok laki-laki bukan perokok sebanyak 20 orang. Hasil analisis Mann Whitney menunjukan bahwa tidak ada perbedaan viskositas yang signifikan pada perokok dan non-perokok. Namun Analisis Pearson diperoleh bahwa kebiasaan merokok mempunyai korelasi yang signifikan terhadap viskositas darah.

Kata kunci: Perokok, Viskositas Darah.


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.33772/biowallacea.v7i1.11021

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 BioWallacea : Jurnal Penelitian Biologi (Journal of Biological Research)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

BioWallacea : Jurnal Penelitian Biologi (Journal of Biological Research),

p-ISSN : 2355-6404  l   e-ISSN : 2685-6360

Alamat : Jalan H.E.A. Mokodompit Kampus Baru Anduonohu, Lantai-2 Jurusan Biologi Program Studi Biologi Fakultas MIPA Universitas Halu Oleo, Kendari.

Editor-in-Chief: Mr. Jamili (HP/WA: +6285241767959)

Journal Manager of BioWallacea: L.O.A.P. Rudia (HP/WA: +6285396691601)

E-mail: biowallacea@uho.ac.id

 

Flag Counter       

Creative Commons License 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.