UANG PANAI DALAM PERKAWINAN SUKU BUGIS (Studi Di Desa Leboea Kecamatan Poleang Tengah Kabupaten Bombana)

Nirmawati Nirmawati, Bahtiar Bahtiar, Dewi Anggraini

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penentuan uang panai di Desa Leboea Kecamatan Poleang Tengah Kabupaten Bombana dan untuk mengetahui dampak tingginya uang panai dalam perkawinan Suku Bugis di Desa Leboea Kecamatan Poleang Tengah Kabupaten Bombana. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Leboea Kecamatan Poleang Tengah Kabupaten Bombana. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara langsung, dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhi penentuan uang panai dan dampak tingginya uang panai dalam perkawinan Suku Bugis di Desa Leboea Kecamatan Poleang Tengah Kabupaten Bombana. Faktor-faktor yang mempengaruhi penentuan uang panai yaitu: status ekonomi, jenjang pendidikan, kehormatan, dan kondisi fisik calon istri. Faktor-faktor tersebut sangat berpengaruh terhadap penentuan uang panai karena semakin tinggi perekonomian, pendidikan, dan semakin sempurna fisik seorang perempuan maka semakin tinggi pula uang panai yang akan dipatok oleh pihak perempuan dan merupakan kehormatan tersendiri oleh kedua belah pihak apabila perkawinan dapat terlaksana. Dampak tingginya uang panai dalam perkawinan Suku Bugis memiliki dua dampak yaitu dampak positif dan dampak negatif. Dampak positif yaitu timbulnya semangat kerja laki-laki yang ingin melaksanakan perkawinan. Sedangkan dampak negatif yaitu pernikahan dibatalkan, menjual harta benda dan bahkan terjadi kawin lari.


Full Text:

PDF

References


Asri.S.S. 2008.Ungkapan Dalam Perkawinan Adat Suku Moronene. Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara: Kendari.

Djanuddin, Ernia: 2005. Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Kawin Lari (Depofeleiao) (Studi Kasus di Kelurahan Watulea Kecematan Gu Kabupaten Buton). Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Halu Oleo: Kendari. Skripsi.

Hasibun, Melayu S.P. 2009. Manajemen Sumber Daya Manusia (Edisi Revisi Cetakan Ke Tiga). PT. Bumi Aksara: Jakarta.

Kamal Reski.2016. Persepsi Masyarakat Terhadap Uang Panai’ Di Kelurahan Pattalassang Kabupaten Takala. UIN Alauddin Makassar: Makassar. Skripsi.

Kartono, Kartini. 2006. Peran Keluarga Memandu Anak. CV. Rajawali: Jakarta.

Moleong, Lexy J. 2006. Metode Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya: Bandung.

Nensi Suria. 2017. Persepsi Masyarakat Terhadap Mahar Dan Uang Panai’ Pada Adat Pernikahan di Desa Tanete Kabupaten Gowa. Uin Alauddin Makassar: Makassar. Skripsi.

Soemarwoto, Otto. 2009. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan. Gadjah Mada Universitas Press: Yogyakarta.

Suyatno, Bagon dan Sutina. 2011. Metode Penelitian Sosial (Cet. VI). Kencana Prenanda Media Grup: Jakarta.

Upe, Ambo dan Juhaepa. 2011. Eksistensi Nilai Tolong-Menolong Pada Masyarakat Bugis, Kajian atas Assitulung-Tulungeng pada Prosesi Pernikahan. Jurnal Sumber Daya Insani Universitas Muhammadiyah Kendari, Juli (20)


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 SOCIETAL



Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License