EKSISTENSI TRADISI KAFEENA DALAM PERNIKAHAN SUKU MUNA DI KELURAHAN WASOLANGKA KECAMATAN PARIGI

Hijra Hijra, Bahtiar Bahtiar, Sarmadan Sarmadan

Abstract


Penelitian bertujuan untuk mengetahui eksistensi, makna, dan fungsi tradisi Kafeena dalam pernikahan suku Muna. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi Kafeena dalam pernikahan suku Muna terbagi menjadi 2 yakni: 1. Tradisi Kafeena dalam pernikahan suku Muna adalah kebiasaan khas pada masyarakat Muna yang berupa seperangkat pakaian putri dari ujung kaki sampai ujung rambut, sebagai tanda syukur calon pengantin laki-laki apabila lamaranya telah diterima. Nilai sosial tradisi Kafeena dalam pernikahan suku Muna masih tetap ada sampai sekarang karena mengandung unsur tradisi dimana Kafeena merupakan warisan budaya dari nenek moyang hingga masyarakat; 2. Makna Kafeena dalam pernikahan suku Muna, yaitu sebagai bentuk pertanyaan yang ditujukan kepada pihak perempuan atau biasa disebut khabentano pongke atau pelubang telinga. Dengan itu untuk mengetahui apabila benda-benda pada proses pinangan (Kafeena) diterima dengan baik oleh pihak perempuan, maka tahap pelakasanaan pernikahan dapat dilakukan dan apabila Kafeena tersebut belum atau tidak diterima oleh pihak perempuan, maka tahap pelakasanaan pernikahan tidak dapat dilakukan; 3. Fungsi Kafeena dalam pernikahan suku Muna yaitu: fungsi sosial, sebagai solidaritas dan sebagai adat.


Full Text:

PDF

References


Ahmad, Alfin. (2010). Nilai Sosial, (online), (http://alfinnitihardjo.ohlog.com/nilai- sosial.oh112673.html). (diakses, Sabtu 15 November 2014).)

Andryani, Natalia Tri. (2013). Eksistensi Tradsis Saparan Pada Masyarakat Desa Sumberejo Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang

Brodgan dan Taylor. (1993). Kualitatif: Dasar-Dasar Penelitian. Surabaya: Usaha Nasional.

Fuadi, Agus Nur. (2013). Fungsi Sosial Keberadaan Unnes Vespa Owners (UVO) Semarang. Skripsi S1. Pendidikan Sosiologi dan Antropologi, FIS, Universitas Negeri Semarang.

Johnson, Doyle Paul. (1986) Teori Sosiologi Klasik dan Modern. Jakarta: Gramedia Pustaka.

Ibrahim, Sudjana, Nana. (2007). Penelitian dan Penlaian Pendidikan. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Koentjaraninggrat. (1992). Manusia dan budaya Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.

Suprapti. (2018). Peran Tokoh Adat Muna Dalam Pernikahan Adat Suku Muna (Studi di Desa Abadi Jaya Kecamatan Maginti Kabupaten Muna Barat).

Sztompka, Piotr. (2007). Sosiologi Perubahan Sosial. Jakarta: Prenada Media Grup.

Upe, Ambo. 2010. Tradisi Aliran dalam Sosiologi. Jakarta: RajaGrafindo Persada.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 SOCIETAL



Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License