NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL MANUSIA PERAHU (Studi di Desa Waemputtang Kecamatan Poleang Selatan Kabupaten Bombana)

Ardi Yusuf, Juhaepa Juhaepa, Dewi Anggraini

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai kearifan lokal manusia perahu di Desa Waemputtang Kecamatan Poleang Selatan Kabupaten Bombana, dan upaya-upaya apakah yang dilakukan manusia perahu (Suku Bajo) dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal di Desa Waemputtang Kecamatan Poleang Selatan Kabupaten Bombana.    Dalam penelitian ini diambil informan sebanyak  14 orang, tipe penelitian yaitu menggunakan deskriptif kualitatif, jenis dan sumber data yaitu jenis data kualitatif dan sumber data dari penelitian ini adalah jenis data primer dan data sekunder. Sedangkan teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dalam penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan lokal manusia perahu terjadi adanya upaya yaitu upaya-upaya yang dilakukan manusia perahu (suku bajo) dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal yaitu melakukan penanaman mangrove (hutan bakau), melakukan pelarangan bom ikan dilaut, mengetahui wilayah penangkapan, mengetahui biota laut, mengetahui pelayaran (berlayar), membangun kebersamaan, membangun persatuan, bersikap rela berkorban dan bersikap tolong-menolong. Adapun nilai-nilai kearifan lokal manusia perahu yaitu adanya pelestarian pantai laut, tradisi melaut manusia perahu (suku bajo), sistem pengetahuan suku bajo dan interaksi suku same (bajo) dengan suku bagai (pendatang).


Full Text:

PDF

References


Arif HM.. 2009. Harmonisasi Agama dan Budaya di Indonesia 2, Jakarta: Balai Pustaka.

Ayatohaedi. 2006. Kepribadian Budaya Bangsa (Local Genius). Jakarta: Pustaka Jaya.

Juhana. 2001. Suku Bajo Tersebar di Wilayah Sulawesi. Makassar: Kepustakaan Selayar.

Keraf. 2002. Bentuk Pengetahuan, Kenyakinan, Pemahaman, Wawasan, Serta Adat Kebiasaan atau Etika. Yogyakarta: Perpustakaan UGM.

Moendardjito. 2009. Bentuk Kearifan Lokal. Bandung: Balai Pustaka.

Quaritch Wales. H. 2001. Gagasan Nilai Pandangan yang Bersifat Bijaksana (Local Wisdom). Bandung: Pustaka Jaya.

Sabdillah Sahar, M., Roslan, S., & Sarpin. (2020). The Impacts of the Use of the Bagan Apung on the Socio-Economic Life of Fishermen Communities. Indonesian Journal of Social and Environmental Issues (IJSEI), 1(1), 22-27. https://doi.org/10.47540/ijsei.v1i1.2

Soesangobeng. 2002. Hunian Suku Bajo. Semarang: Pustaka Karya Surya.

Suharto Arvan. 1999. Banyak Suku di Nusantara dengan Kearifan Lokal yang Mengagumkan Untuk Hidup Berdampingan Dengan Ekosistem Laut. Balik Papan: PT Rengkar Jaya.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 SOCIETAL



Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License