PERAN ISTRI NELAYAN BAJO DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN SOSIAL EKONOMI KELUARGA DI DESA LAMANGGAU KECAMATAN TOMIA KABUPATEN WAKATOBI

Aliyasi; Sulsalman Moita; Dewi Anggraini

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengkaji peran sosial ekonomi istri nelayan bajo dalam memenuhi kebutuhan keluarga di Desa Lamanggau Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi. 2) mengidentifikasi faktor-faktor yang mndorong peran sosial ekonomi istri nelayan bajo dalam memenuhi kebutuhan keluarga di Desa Lamanggau Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh melalui data primer yaitu diperoleh langsung dari lapangan melalui metode observasi dan wawancara dengan 15 orang informan yakni 10 orang berprofesi sebagai istri nelayan bajo, 4 orang suami dari istri nelayan, dan Kepala Desa Lamanggau. Data sekunder berupa cacatan-cacatan dari dokumen yang terdapat di Kantor Desa Lamanggau Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi. Hasil dalam penelitian ini menunjukan peran istri nelayan bajo dalam memenuhi kebutuhan keluarga pada Desa Lamanggau Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi, dimana pertama, peran sosial yang meliputi: 1) Peran domestik, yaitu antara lain: a. Mengurus rumah tangga (dimna para istri melakukan pekerjaan yakni memasak, mencuci, membersihkan rumah), b. Mengurus anak (mendidik anak, memberikan nasehat, dan motivasi terhadap anak). 2) Partisipasi dalam lingkungan sosial, yaitu antara lain: a. Partisipasi dalam acara pesta, b. Partisipasi dalam acara duka. Peran sosial istri terbentuk dimana status istri nelayan bajo yang memberikan kontribusi sosial kepada masyarakat telah terbukti mampu memberikan dampak positif terhadap aktifitas sosial di Desa Lamanggau Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi, 3) Peran dalam pendidikan (pendidikan formal, nonformal dan informal), 4) Peran dalam kesehatan, 5) Peran dalam agama, 6) Peran dalam hubungan sosial. Dan kedua, peran ekonomi dimana meliputi: 1) Pengelolaan ikan hasil tangkap suami (mulai dari kegiatan menimbang, mencuci, memotong, mengeringkan serta memanggang ikan dan mengolahnya sehingga menjadi nilai uang), 2) Mengikat rumput laut (meluangkan waktu untuk melakukan pengikatan rumput laut di kala ada tetangga yang membutuhkan tenaga kerja, dan pekerjaan ini tanpa harus memiliki keterampilan), dan 3) Pemasaran ikan (dengan cara membawanya langsung ke pelanggan tetap, melakukan penjualan keliling di masyarakat, serta membawa ke pasar untuk dijual), yang dimana dari ketiga peran ini telah memberikan kontribusi pendapatan ekonomi terhadap keluarga. Faktor-faktor yang mempengaruhi istri nelayan bajo dalam peran sosial ekonomi di Desa Lamanggau Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi, yang meliput: 1) Faktor ekonomi (pendapatan suami rendah dan kebutuhan yang terus meningkat), 2) Faktor Tradisi (sudah tertanam kebiasaan dalam keluarga, dimana seluruh anggota keluarga turut terlibat dalam proses produksi), dan 3) Faktor dukungan suami (kaum pria tidak memberi batasan pekerjaan-pekerjaan yang boleh dilakukan oleh perempuan sepanjang mereka dapat mengatur waktu kerjanya).


Full Text:

PDF

References


Brown, 1993. Pokok-Pokok Antropologi Budaya. Yayasan Obor Indonesia. Jakarta

Mustafa, Muhammad Dalvi. 2013. Sosiologi Masyarakat Pesisir. Universitas Gajah Mada. Yogyakarta.

Notopuro, Hardjito. 1984. Peran Wanita Dalam Masa Pembangunan di Indone. Ghalia Indonesia. Jakarta.

Safari. 2014. Pesisir dan Laut. Http://safariputriunior.blogspot.com/2014/02/pesisirdan-laut.html


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 SOCIETAL



Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License