FUNGSI KEPEMIMPINAN KEPALA DESA DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN APARAT PADA MASYARAKAT DI DESA KALI BARU KECAMATAN POLEANG SELATAN KABUPATEN BOMBANA

Muhammad Afandi Gunawan

Abstract


Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Fungsi Kepemimpinan Kepala Desa, indikator pendorong kepemimpinan yang diterapkan Kepala Desa dan Peningkatan Pelyanan Aparat terhadap Masyarakat di Desa Kali Baru : (1) Manfaat Teoritik dan (2) Manfaat Praktis. Penentuan informan pada penelitian ini dilakukan secara sengaja (purposive sampling) yaitu penelitian langsung menentukan informan yang akan diwawancarai. Adapun informan dalam penelitian ini yaitu 12 (dua belas) orang yaitu  terdiri dari 1 (satu) orangKepala Desa, 6 (enam) Aparat Desa,  dan ditambah 5 (Sembilan) orang masyarakat. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kepala Desa Kali Baru menjalankan beberapa fungsi dalam kepemimpinannya yaitu 1. Fungsi Instruktif 2. Fungsi Partisipatif 3. Fungsi Konsultatif 4. Fungsi Delegasi 5. Fungsi Pengendalian, adapun Indikator Pendorong Kepemimpinan Kepala Desa Kali Baru adalah 1. Sifat Leadersif 2. Bertanggung Jawab 3. Mendapatkan Kepercayaan dari Bawahan 4. Membuka Ruang Diskusi dengan Bawahannya. Dan Aparat desa bekerja sesuai dengan Prosedural yang ada dan  mematuhi perintah dan arahan dari Kepala Desa Kali Baru.


Full Text:

PDF

References


Arep, 2002. Manajemen Motivasi., Jakarta: PT. Grasindo

Boediono, B. 2003. Pelayanan Prima Perpajakan. Jakarta: Rineka Cipta.

Hasibuan, Malayu S.P 2009. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: BumiAksara

Heidjrachman R dan Suad Husnan, ( 1990 ). Manajemen Personalia. Edisi ke 4,BPFE UGM, Yogyakarta.

Istianto, B. 2013. Demokratisasi Birokrasi. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Kamus Besar Bahasa indonesia

Kartono, 2005. Pemimpin dan Kepemimpinan. Jakarta: PT Raja GrafindoPersada.

Komaruddin, 2000, DesainSistem Informasi, Andi Offset, Yogyakarta

Kurniawan, Sinambela, P. Lijan. 2006. Reformasi Pelayanan Publik. Bumi Aksara. Jakarta.

Moenir. 2000. Manajemen Pelayanan Publik. Jakarta: Bina Aksara.

Moleong, 2002. Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Mulyadi dan Rivai (2009) Manajemen Sumber Daya Manusia, Jakarta: cetakan kesembilan

Nasir. 1983. Metode Penelitian, Jakarta : Ghalia Indonesia

Nawawi, 2001. Pokok-Pokok Kepemimpinan dan Organisasi. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Rivai, Veithzal dan Deddy Mulyadi. 2009. Kepemimpinan dan Perilaku Organisasi. Jakarta : Raja Grafindo Persada.

Siagian, Sondang P. 2001. Peranan Staf dalam Manajemen. Penerbit CV. Haji Mas Agung

Sinambela, L.P, dkk. 2006. Reformasi Pelayanan Publik: Teori, Kebijakan, dan Implementasi. Jakarta. Bumi Aksara.

Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. CV.Alfabeta:Bandung

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif & RND. Bandung: CV.Alfabeta

Susanto A.B; Koesnadi Kardi , 2003. Pemimpin dan Kepemimpinan. Jakarta: Grasindo

Umar, H., 2008. Desain Penelitian MSDM dan Perilaku karyawan. PT. RajaGrafindo Persada, Jakarta

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2005 Tentang Pemerintah Daerah

Undang- Undang Nomor25 Tahun 2009 TentangPelayanan Publik.

Upe, Ambo. 2016. Metode Penelitian Sosial: Filosofi dan Desain Praktis. Kendari: Literacy Institute.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 SOCIETAL



Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License