STUDI KEHILANGAN HASIL PADA KEGIATAN TEBANG TEBU

Suwarto Suwarto, Alvyan Dwi Setiawan

Abstract


ABSTRAKS
Produktivitas gula diantaranya ditentukan oleh bobot tebu ditebang di lahan dan diangkut ke pabrik.
Penebangan batang tebu sekaligus untuk pengeprasan seharusnya tepat di permukaan tanah. Pada
kenyataannya masih terdapat batang tebu tertinggal di atas permukaan tanah yang disebut
tunggak/tunggul. Studi ini bertujuan menganalisis kehilangan tebu pada saat tebang. Tinggi tunggak
diukur masing-masing 50 tunggak dalam 10 kali kegiatan tebang. Bobot batang, nira, brix, dan rendemen
batang atas, tengah dan bawah dilakukan pada 20 contoh analisis. Rata-rata tinggi tunggak adalah 5,0
cm. Kehilangan bobot tebu giling dari komponen tunggak adalah 26,9 ku/ atau setara dengan 228,6 kg
gula kristal putih per hektar. Satu musim giling 2018 PG Kebon Agung telah menebang 17.747 hektar,
sehingga terdapat potensi meningkatkan produksi gula kristal putih sebesar 4.058 ton yang bernilai Rp
48,694 milyar. Nilai kehilangan tersebut sangat besar sehingga teknik tebang tebu yang tepat di atas
permukaan tanah untuk mengurangi kehilangan tebu perlu dikembangkan.

Kata kunci: tunggak, nira, brix, gula kristal putih, rendemen


Full Text:

PDF

References


Ardiyansyah B. & Purwono. 2015. Mempelajari pertumbuhan dan produktivitas tebu (Saccharum

officinarum. L) dengan masa tanam sama pada tipologi lahan berbeda. Bul.Agrohorti 3 (3) : 357 –

[BPS] Badan Pusat Statistik. 2018. Statistik tebu Indonesia. https://www.bps.go.id/publication/2018/11/13/

a47197d21c1d9c0b3b2e/statistik-tebu-indonesia-2017 [19 Juli 2019].

Indrawanto C., Purwono, Siswanto, Syakir M.& Rumini W. 2010. Budidaya dan Pasca Panen Tebu.

ESKA Media. Jakarta. 40p.

Indrawanto, C., Purwono, Siswanto, Syakir M., Munarso S.J., Pitono J. & Rumini W.. 2012. Budidaya dan

Pascapanen Tebu. IAARD Press, Jakarta, ID.

Kurniawan I.E. & Purwono. 2018. Tebang, muat, dan angkut di wilayah PG Madukismo, Yogyakarta.

Bul.Agrohorti 6 (3): 354-361

[LID] Layanan Informasi Desa. 2017. Mengupas Permasalahan Petani dalam Budi Daya Tebu. Diunduh 7

November 2019 dari https://8villages.com/full/petani/article/id/59dc96da2bad4c570ecacaa2.

[Permentan RI] Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia. 2015. Peraturan Menteri Pertanian

Republik Indonesia Nomor: 53/Permentan/KB.110/10/2015 tentang Pedoman Budidaya Tebu

Giling Yang Baik (Good Agricultural Practices/Gap For Sugar Cane).

Sachdeva M., Bhatla S. & Batta S.K. 2011. Sucrose accumulation in sugarcane: a potential target for crop

improvement. Acta Physiol Plant (2011) 33:1571–1583. https://doi 10.1007/s11738-011-0741-9.

Sunaryo. 2006. Upaya meraih laba dengan cara menekan kehilangan tebu dan meningkatkan rendemen

selama tebang giling. Jurnal AGRIJATI 3 (1) : 60 - 64

Suryadi, Khuluq A.D. & Djumali. 2018. Pertumbuhan, Produktivitas dan hasil hablur klon tebu masak

awal-tengah di tanah Inceptisol. J. Agron. Indonesia 46 (2): 208-214.

https://dx.doi.org/10.24831/jai.v46i2.17088


Refbacks

  • There are currently no refbacks.