OPTIMALISASI PENENTUAN LOKASI KERAMBA JARING APUNG DI PERAIRAN TELUK SABANG DENGAN PEMANFAATAN PEMODELAN NUMERIK

Ahmad Shodikin, Muh Alfan Santoso, Tjahyono Priambodo, Mardi Wibowo

Abstract


ABSTRAK
Perairan Teluk Sabang merupakan daerah yang mengalami peningkatan aktivitas pelayarannya, dimana
di Kawasan ini terdapat tiga (3) aktivitas ekonomi yaitu Kawasan Pelabuhan Bebas Sabang, Kawasan
Pariwisata dan, Kawasan Pengembangan Perikanan. Kegiatan Aktivitas ekonomi ini secara langsung akan
menimbulkan dampak yang langsung terhadap rencana Pengembangan Kawasan Budidaya Perikanan laut
dalam bentuk Budidaya Perikanan dengan Keramba Jaring Apung. Dalam Pengelolaan Budidaya
Perikana Jaring Apung Parameter Hidrooceanograi yang berupa pola arus, pola Gelombang dan
Bathymetri sangat mempengaruhi keberhasilan dalam pengelolaan budidaya perikanan laut ini. Dengan
Menggunakan Pendekatan hidrodinamika dengan menggunakan batasan pasang surut dan gelombang
pada daerah sabang akan diperoleh gambaran pola arus dan elevasi muka air pada lokasi rencana
penempatan budidaya keramba jaring apung di Kawasan Teluk Sabang.

Kata kunci: teluk sabang, budi daya keramba jaring apung, hidrodinamika perairan teluk sabang


Full Text:

PDF

References


Ahmad, T. 2001. Analisis Pengembangan Sea Farming di Indonesia. Warta Penelitian Perikanan

Indonesia, Pusat Penelitian dan Pengembangan Eksplorasi Laut dan Perikanan. Jakarta. Volume

Nomor 1 Tahun 2001. Edisi Khusus. Halaman 9-14.

Basyarie, A. 2001. .Teknologi Pembesaran Ikan Kerapu Epinephelus spp. Di dalam: Teknologi Budidaya

Laut dan Pengembangan Sea Farming di Indonesia. Departemen Kelautan dan Perikanan bekerja

sama dengan Japan International Cooperation Agency. Jakarta. Halaman 111-118.

Chaidir, I. 2000. Pengembangan Budidaya Ikan Kerapu Sebagai Salah Satu Upaya Pelestarian Terumbu

Karang. Majalah Ilmiah Analisis Sistem. Nomor 14, Tahun VII, 2000, Edisi Pertanian. Kedeputian

Bidang Pengkajian Kebijaksanaan Teknologi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi. Jakarta.

Halaman 1-9.

Hanafi, A., Tarunamulia, A. Rachman dan T. Ahmad. 2001. Penataan Ruang Teluk Pagametan di

Kecamatan Gerokgak, Bali untuk Pengembangan Sea Farming. Di dalam Teknologi Budidaya Laut

dan Pengembangan Sea Farming di Indonesia. Departemen Kelautan dan Perikanan bekerja sama

dengan Japan International Cooperation Agency. Jakarta. Halaman 57-69.

Ismail, W., Suwidah dan N.A. Wahyudi. 2001. Ekosistem Penunjang Bagi Pengembangan Budidaya Laut

Menuju Sea Farming yang Berkelanjutan. Di dalam: Teknologi Budidaya Laut dan Pengembangan

Sea Farming di Indonesia. Departemen Kelautan dan Perikanan bekerja sama dengan Japan

International Cooperation Agency. Jakarta. Halaman 80-88

, Sabang dalam Angka 2015, BPS Kota Sabang

, Sabang Dalam Angka 2016, BPS Kota Sabang.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.