STUDI PERILAKU TEKAN BATU BATA TANPA BAKAR MENGGUNAKAN ABU SEKAM SEBAGAI BAHAN SUBTITUSI

Masdiana Masdiana, Sulha Sulha, Nasrul Nasrul, Siti Nurjanah Ahmad, Fitriah Fitriah

Abstract



ABSTRAK
Batu bata adalah satu material dasar dinding pada konstruksi bangunan. Pada umumnya batu bata
memiliki bahan dasar tanah liat. Beberapa penelitian telah banyak dilakukan untuk menemukan inovasi
juga meningkatkan kekuatan batu bata. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kekuatan
batu bata dengan menambahkan bahan aditif sehingga dihasilkan inovasi batu bata yang tanpa bakar dan
tidak mudah hancur. Penelitian ini meneliti batu bata dengan 3 (tiga) komposisi abu sekam. Prosentase
abu sekam antara lain pada komposisi I sebesar 30 % dan komposisi II sebesar 24 % dan komposisi III
sebesar 45 %. Pengujian dilakukan setelah batu bata berumur 3(tiga) hari. Hasil pengujian umur 7-28 hari
diperoleh komposisi III adalah yang terbaik berdasarkan hasil peningkatan penyerapan air terbesar yaitu
20,56% danI peningkatan kuat tekan sebesar 47,50 %. Densitas tidak mempengaruhi kuat tekan dan daya
serap air.

Kata kunci: batu bata, tanpa bakar, abu sekam

Full Text:

PDF

References


AASHTO. Interm Guide for Design of Pavemnent Structures. 1972. AASHTO Washington DC. Chapter

III Revised 1981. USA

Andi Wahyuni Ardi. 2016. Uji Kuat Tekan, Daya Serap dan Densitas Material Batu Bata dengan

Penambahan Aggregat Limbah Botol Kaca. Skripsi.

Bakri. 2018. Komponen Kimia dan Fisik Abu Sekam Padi sebagai SCM untuk Pembuatan Komposit

Semen. Jurnal Prenmial 5(1). Pp 9 – 14.

Handayani. 2010. Kualitas Batu Bata Merah dengan Penambahan Serbuk Gergaji. Jurnal Teknik dan

Perencanaan. Volume 1 No. 12 Universitas Negeri Semarang.

Hara 1986. Ultization of Agrowaste for Building Material. International Reseach and Development

Cooperation Division AIST. MITI Japan.

Hwang. CL and Chandra. 1998. The Use of Ricde Husk Ash in concrete. Waste Material Used in Concrete

Manufactoring. Noyes Publication. Usa. Pp. 198

Lydia W. Maya. Nurlaela R. Dahlam. T. Pemanfaatan Biopozzolan Abu Sekam Padi Sebagai Fly Ash dalam

Pembuatan Semen untuk Meningkatkan Kualitas Fisis Mortar.

Munasih. Thomas Priyasmanu. 2016. Batu Bata dengan Campuran Abu Sekam Padi di desa Saptorenggo,

Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Volume 6 No.1. Pp 31-37.

Prasetyoko, D. 2001. Tesis. Pengoptimumam Sitesis Zeolit Beta dan Tindak Batas Pemangkinan Fiedel

Crafts. University Teknologi Malaysia.

Sayidatul Ummah. Anton. P . Hammatul. B. 2010. Kajian Penambahan Abu Sekam Padi dari Berbagai

Suhu Pengabuan terhadap Plastisitas Kaolin. Jurnal ALCHEMY. Volume 1 No.2. Pp. 53 – 74.

Standar Nasional Indonesia (SNI). 15-2094-2000. Bata Merah Pejal untuk Pasangan Dinding. Balitbang

Departemen Pekerjaan Umum. Jakarta.

Standar Nasional Indonesia (SNI). 03-6433-2000. Metode Pengujian Serapan Air pada Beton. Balitbang

Departemen Pekerjaan Umum. Jakarta

Standar Nasional Indonesia (SNI). 03-6825-2002. Metode Pengujian Kuat Lentur Mortar. Balitbang

Departemen Pekerjaan Umum. Jakarta

SII 0021-78. Standarisasi Ukuran Bata Merah. Balitbang Departemen Pekerjaan Umum . Jakarta

Triastuti. Ananto Nugroho. 2017. Pengaruh Penggunaan Abu Sekam Padi terhadap Sifat Mekanik Beton

Busa Ringan. Jurnal Teknik Sipil. Volume 24 No 2. Pp. 139 - 144. ISSN 0853-2982. DOI 10.561/jts.

Pp


Refbacks

  • There are currently no refbacks.