PERANCANGAN RUANG TERBUKA HIJAU KAWASAN TEPI AIR LOA JANAN ULU

Anna Rulia, Riza Setiabudi Kurniawan, Vrido Adi Pratowo

Abstract


ABSTRAK
1
Penanganan terhadap ruang terbuka hijau pada kawasan tepi air sangat penting terutama untuk daerahdaerah
yang
dialiri

banyak sungai seperti Kalimantan. Salah satu contoh adalah RTH kawasan tepi air
Loa Janan Ulu merupakan yang terletak pada perbatasan Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai
Kartanegara. Sebagai daerah yang strategis sebagai jalur utama menuju Tenggarong dan Balikpapan,
kawasan ini sangat potensial untuk dikembangkan ruang terbuka hijau kawasan tepi airnya. Daerah ini
juga berkembang dengan pesat dalam berbagai sector mulai dari perdagangan, pendidikan, kesehatan
serta jasa. RTH Kawasan tepi air Loa Janan Ulu saat ini terbengkalai dengan fungsi yang tidak jelas.
Kondisi yang minim vegetasi dengan berbagai tumpukan barang bekas membuat Kawasan ini terlihat
kumuh. Jika dibiarkan berlarut maka kondisi ini akan semakin parah. Karena itulah penelitian ini
diusulkan untuk perancangan kawasan tepi air tersebut agar dapat bermanfaat secara optimal baik secara
ekologi, ekonomi maupun sosial budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode perancangan
lima langkah dalam arsitektur meliputi permulaan, persiapan, pengajuan usul, evaluasi dan tindakan
perancangan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, studi pustaka maupun
wawancara. Dari langkah-langkah yang dilakukan diharapkan didapatkan gambar perancangan
arsitektural RTH Kawasan. Hasil desain tersebut diharapkan dapat digunakan sebagai solusi pemanfaatan
RTH tepi air agar dapat bermanfaat optimal bagi masyarakat.

Kata kunci: ruang terbuka hijau, tepi air


Full Text:

PDF

References


Creswwell, J. (2009), Research Design, Sage Publishing.

Hasriyanti, N. (2014), Kajian Ruang Publik Tepi Air, Jurnal Vokasi Vol.10.No.1 hal. 21-38.

Lestari, S.P. et al. (2014), Pengembangan Ruang Terbuka Hijau Dalam Upaya Mewujudkan Sustainable

City, Jurnal Administrasi Publik Vol.2. No.3 hal.381-387.

Rizal, Y. (2010), Pengembangan Kawasan Tepian Sungai Sebagai Kawasan Business Baru di Kota

Pekanbaru, Journal of Local Wisdom Vol.2 No.3 hal.29-34.

Samsudi. (2010), Ruang Terbuka Hijau Kebutuhan Tata Ruang Perkotaan Kota Surakarta, Journal of Rural

Development Vol.1 No.1 hal 11-19.

Santoso, B. et al. (2012), Pola Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau Pada Kawasan Perkampungan Plemburan

Tegal Ngaglik Sleman, Jurnal Inersia Vol.VIII No.1 hal.1-14.

Setyawani, W. et al. (2017), Analisis Ruang Terbuka Hijau dan Kecukupannya di Kota Depok, Buletin

Tanah dan Lahan Vol.10. No.1 hal.121-127.

Undang-undang Nomor 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang.

Undang-undang Nomor 38 Tahun 2011 Tentang Sungai.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang Terbuka Hijau Kawasan

Perkotaan.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.