ANALISIS KELAYAKAN EKONOMI PADA PEMBANGUNAN JALAN PRAJA2- KALI KADIA KOTA KENDARI

Ilham Ilham, La Ode Muh Nurrakhmad Arsyad, Try Sugiyarto, Santi Santi, La Ode Abdul Syukur

Abstract


ABSTRAK
Salah satu akses jalan di Kota Kendari yang perlu ditinjau yaitu Jalan Praja 2 hingga Kali Kadia. Salah
satu dasar pentingnya akses jalan tersebut yaitu untuk mengurai pergerakan kendaraan menuju dan dari
wilayah Anduonohu. Analisis kelayakan ekonomi terdiri dari biaya operasional kendaraan serta nilai
waktu perjalanan. Biaya operasional kendaraan (BOK), baik rute eksisting maupun rute rencana yakni
untuk rute eksisting sepanjang 3,60 km, biaya operasional kendaraan untuk sepeda motor (MC) sebesar
Rp557,26; untuk kendaraan ringan (LV) sebesar Rp8.430,73; untuk kendaraan semi berat (MHV) sebesar
Rp13.873,05; untuk kendaraan berat (HV) sebesar Rp20.627,08. Untuk rute rencana jalan Praja2-Kali
Kadia sepanjang 1,98 km, biaya operasional kendaraan untuk sepeda motor (MC) sebesar Rp244.95; untuk
kendaraan ringan (LV) sebesar Rp3.431,14; untuk kendaraan semi berat (MHV) sebesar Rp6.204,38; untuk
kendaraan berat (HV) sebesar Rp8.718,28. Nilai waktu perjalanan, untuk kendaraan ringan (LV) sebesar
Rp8.418/km/kend; untuk kendaraan semi berat (MHV) sebesar Rp12.697/km/kend; untuk kendaraan berat
(HV) sebesar Rp9.436/km/kend.

Kata kunci: kelayakan ekonomi, BOK, nilai waktu perjalanan

 


Full Text:

PDF

References


________________. 1996. Perhitungan Biaya Operasi Kendaraan. Lembaga Afiliasi Penelitian Dan

Industri (LAPI). Institut Teknologi Bandung (ITB). Bandung.

Akbar, Muhammad, dkk. 2019. Penentuan Besarnya Tarif Angkutan Dalam Kota (Angkot) dengan Metode

BOK, (Online), Musamus Journal od Civil Engineering. e-ISSN:2622-870X p-ISSN 2622-8084.

Vol. 1 No.2 April 2019. p12-15.

(https://ejournal.unmus.ac.id/index.php/civil/article/view/2037/1190, diakses September 2019)

Black, John. 1981. Urban Transport Planning. Croom Helm. London

Departemen Pekerjaan Umum. 2005. Studi Kelayakan Proyek Jalan dan Jembatan. Pd T-19-2005-B.

Departeman Pekerjaan Umum. 1970. Peraturan Perencanaan Geometrik Jalan Raya Nomor 13 Tahun

Penerbit Direktorat Jenderal Bina Marga.

Departemen Pekerjaan Umum. 1999. Pedoman Perencanaan Jalur Pejalan Kaki Pada Jalan Umum.

Departemen Pekerjaan Umum. 1991. Tata Cara Perhitungan Strktur Beton Untuk Bangunan Gedung.

SK SNI T 15-1991-03.

Direktorat Jendral Bina Marga Direktorat Bina Jalan Kota (BINKOT). 1997. Manual Kapasitas Jalan

Indonesia (MKJI). Sweroad Bekerja sama dengan PT. Bina Karya (Persero), Jakarta.

Direktorat Jendral Bina Marga. 1997. Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota. Penerbit

Direktorat Jendral Bina Marga

Kamaluddin2003. EkonomiTransportasi, Ghalia Indonesia Jakarta

Miro, Fidel. 2002, Perencanaan Transportasi. Jakarta. Penerbit Erlangga.

Saodang, Hamirhan. 2004. Konstruksi jalan raya buku I: Geometrik Jalan. Nova. Bandung.

Tamin, Ofyar, Z. 2000. Perencanaan dan Permodelan Transportasi. Bandung, Indonesia: Penerbit ITB

Oglesby, Clarkson H. Dan Hicks, R. Gary, 1988, Teknik Jalan Raya, jilid 1, Edisi keempat, Penerbit

Erlangga, Jakarta Pusat.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.