KETERSEDIAAN RTH SEBAGAI NILAI TAMBAH PADA KAWASAN PERKOTAAN DALAM TEKNOLOGI PENCAPAIAN TARGET URBAN METROPOLITAN PARK SYSTEM (UMPS) TAHUN 2020 DI KOTA MAKASSAR

Husni Kotta, Sitti Rosydah, Hapsarianty Hapsarianty, Waode Zulkaidah

Abstract


ABSTRAK
Salah satu permasalahan dalam penataan kawasan di Perkotaan adalah faktor lingkungan pada
ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebagai nilai tambah ini dimaksudkan untuk mendapatkan
identifikasi akan kebutuhan keseluruhan perencanaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Makassar
tahun 2020. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa dari 50 jenis tumbuhan RTH yang ada di Kota
Makassar, terpilih 15 jenis tumbuhan sebagai pendekatan untuk tahun 2010 terhadap luasan 640,93
ha dengan jumlah penduduk 1.349.25 jiwa. Sedangkan untuk tahun 2020 meningkat dengan jumlah
3.510.025 jiwa dengan luasan 2.150,23 ha. Teknik penerapan Kebutuhan RTH melalui intensifikasi
yaitu usaha penanaman vegetasi/ tumbuhan untuk memperkaya dan memperbaiki serta meningkatkan
mutu tata hijau pada kawasan yang sudah ada merupakan kawasan hijau dan kebutuhan ekstensifikasi
Ekstensifikasi yang dapat dilakukan pada daerah kawasan yang tidak memungkinkan lagi dilakukan
penambahan luasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) karena keterbatasan lahan yang direncanakan dengan
melihat keseimbangan dan ketersediaan Ruang Terbuka Hijau di Perkotaan harus mendapatkan prioritas
dalam melakukan keseimbangan teknologi terkait pencapaian target Urban Metropolitan Park System
(UMPS) tahun 2020.

Kata kunci: RTH, kawasan perkotaan, UMPS

 


Full Text:

PDF

References


Urban Metropolitan Park System (UMPS) Makassar CityPredic tion (2020).

Bappeda Kota Makassar 2006. Peraturan Daerah Kota Makassar Nomor 13 Tahun 2006 tentang RPJM

di tahun 2005 - 2025 Makassar

Syamsu Rijal, 2008. Green Open Space Makassar City 2017, Journal Agricultural Urban, Volume No. 1,

, 20 May, 001–110, Hasanuddin University, Makassar.

Rencana Induk Sanitasi Perkotaan Kota Makassar, 2010. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota

Makassar.

Mandouth A. El-Messery, Gaber AZ. Ismail, and Anwar K. Arafah 2009. Evaluation of Municial Solid

Wast Management in Egytian Rural Areas.

Danny Pumanto, 2002. RTH Makassar Terus Berkurang, Tim Survey, Universitas Indonesia, Jakarta, April,

(2001).

Cho, Pondyal and Roberts 2008. Spacial Analysis of The Amquity Value ofGreen open space.International

Journal of Ecologiccal Economic, 66,: 403 – 416.

Triyono dan Ahmad Arief, 2003. Model Sosial Sebagai Maestream Pembangunan Masyarakat Pesisir:

Prosiding Lokakarya Nasional Menuju Pengelolaan Sumber Daya Wilayah Berbasis Ekosistem

Untuk Mereduksi Potensi Konflik Antar Daerah, Fakultas Geografi, UGM, Agustus, 2003.

Thomas, P, and Riszwan 2008. An Investigation into The Extent And Impact of head Surfacing of

Domestic Gardens in Area of, United Kingdom, International Journal Landscape and Urban

Planning, 80: 1-13.

Roland, et al .2011. Pulse Emission of N

O and CO

from Arabfield defending on fertilation and fillage

Practice Agriculture, Ecosystem and Environment, Vol. 144, November 1 tahun 2011 ISSN page

-68.Tahun 2011, page 61- 68.

Wanda W, Canadarma, Luciana. 2006. Designing Area A long Side Urban Drainage into Green For Leisure

(Case Study: Along Side Urban Drainage, At Raya Sari Street-Surabaya), International Journal

in Suistanable Environment and Architectural, November, 20-21, 2006 Hasanuddin University,

Makassar, Indonesia.

Wijanarko, B. 2000. Kemungkinan Penerapan Co Management Dalam Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau

(RTH) Di Pantai Utara Surabaya, Journal Procceding of Internasionnal Development, Teknik

Lingkungan UNDIP, Semarang.

Seth P.et al. 2008. Valuing The Benefit of The Urban Forest: A Spatial Hendronic Approach, International

Journal of Environment Planning And Management, 51: 717 – 736.

Alhamid, M. 2008. Characterisation of Activated Carbon (C) as Absorbent from Riau Coal by Phisical

Activating Methods, Proceeding of The 1

st

th

International Meeting on Advances in Thermo Fuid 26

August 2008, University Technologi Malaysia ISBN 978- 983/9805- 6628.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.