POTENSI RESPONSIVE FEEDING DAN ASUPAN MAKRONUTRIEN TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA ETNIK MUNA DI BATALAIWORU, SULAWESI TENGGARA

Nurbiah Nurbiah, Larasati Sekar Kinasih

Abstract


ABSTRAK
Di Indonesia, stunting menjadi salah satu masalah kesehatan serius dan mendapat perhatian khusus dari
pemerintah. Perilaku responsive feeding (RF) ibu memiliki peran penting terhadap kejadian stunting.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan perilaku RF dan asupan zat gizi energi dan protein
terhadap kejadian stunting pada etnik Muna di Sulawesi Tenggara. Metode yang digunakan dalam
penelitian adalah observasional dengan pendekatan cross sectional melalui metode kuantitatif dan
kualitatif. Subjek penelitian sebanyak 110 balita berusia 6-24 bulan diambil menggunakan metode simple
random sampling. Status stunting dinilai berdasarkan indikator panjang badan menurut umur dan
dibandingkan standar WHO. Data RF menggunakan kuesioner dan wawancara mendalam; asupan energi
protein menggunakan recall 24 jam. Analisis data menggunakan program SPSS. Perilaku RF ibu memiliki
hubungan signifikan (p<0,05); asupan energi protein tidak memiliki hubungan signifikan (p>0,05)
terhadap kejadian stunting balita 6-24 bulan pada etnik Muna. Perilaku RF ibu memiliki hubungan positif
dengan kejadian stunting. Namun tidak ada hubungan kekurangan asupan energi protein terhadap
kejadian stunting pada etnik Muna.

Kata kunci : asupan energi, asupan protein, reponsive feeding, stunting


Full Text:

PDF

References


Aboud, F. E., S. Shafique, and S. Akhter. 2009. “A Responsive Feeding Intervention Increases Children’s

Self-Feeding and Maternal Responsiveness but Not Weight Gain.” Journal of Nutrition 139(9):

–43.

Apriyanto, Denny. 2016. “Hubungan Pola Asuh (Caregiving Behaviour) Dengan Status Gizi Anak Balit a

Di Kecamatan Lampe Kabupaten Sumbawa Nusa Tenggara Barat.” Universitas Diponegoro.

Bentenley, Margaret E, Heather M Wasser, Hilary M, and Creed Kanashiro. 2011. “Responsive Feeding

and Child Undernutrition in Low- and Middle-Income Countries.” The Journal of Nutrition

(doi.10.3945/jn): 502–7.

Bhutta, Zulfiqar A. et al. 2008. “What Works? Intervent ions for Maternal and Child Undernutrition and

Survival.” The Lancet 371(9610): 417–40.

Black, Robert E et al. 2013. “Maternal and Child Nutrit ion 1 Maternal and Child Undernutrit ion and

Overweight in Low-Income and Middle-Income Countries.” 6736(13).

Briliant ika, FR. 2016. “Faktor Determinan Perilaku Responsive Feeding Pada Balita Stunting Usia 6 - 36

Bulan.” Jurnal of Nutrition College 5 Jilid I: 120–29.

Fahmida, Umi, and Drupadi HS Dillon. 2007. Handbook Nutritional Assessment. Jakarta: Seameo Tropmed

RCCN. University of Indonesia.

Hanum, Nur Latifah, and Ali Khosman. 2012. “Pola Asuh Makan, Perkembangan Bahasa, Dan Kognit if

Anak Balita Stunted Dan Normal Di Kelurahan Sumur Batu, Bantar Gebang Bekasi.” Gizi dan

pangan 7(2): 81–88.

Hayat i AW, Hardinsyah, Jalal F, Madanijah S, Briawan D. 2012. “Pola Konsumsi Pangan Dan Asupan

Energi Dan Zat Gizi Anak Stunting Dan Tidak Stunting 0-23 Bulan.” Jurnal Gizi Pangan 7(2): 0–

Ihsan, Habib. 2016. “Faktor Risiko Stunting Pada Anak Usia 6 - 12 Bulan.” (thesis). Universitas

Diponegoro.

Kemenkes RI. 2007. Riset Kesehatan Dasar. Balitbangkes.

Kemenkes.RI. 2010. Riset Kesehatan Dasar. Balitbangkes.

Kemenkes RI. 2013. Riset Kesehatan Dasar. Balitbangkes.

Kemenkes RI. 2015. Buku Saku Pemantauan Status Gizi Dan Indikator Kinerja Gizi. Jakarta.

Kemenkes RI. 2016a. InfoDATIN. Pusat Data Dan Informasi. Situasi Balita Pendek Di Indonesia. Jakarta

Selatan.

Kemenkes RI. 2016b. Nutritional Status of Indonesia 2016 (Indonesian).

Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. 2017. Buku Saku Desa Dalam

Penanganan Stunting. Jakarta: Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan

Transmigrasi.

Kementrian Kelautan dan Perikanan. 2015. “Angka Konsumsi Ikan 2010 – 2015.” Sistem informasi

diseminasi data dan statistik kelautan dan perikanan: 32–34.

Khalid, Hina, and Erika G. Martin. 2017. “Female-Headed Households Associated with Lower Childhood

Stunting Across Culturally Diverse Regions of Pakistan: Results from a Cross-Sectional Household

Survey.” Maternal and Child Health Journal 21(10): 1967–84.

Kusumawardhani, Intan. 2017. “ASI Eksklusif, Panjang Badan Lahir, Berat Badan Lahir Rendah Sebagai

Faktor Risiko Terjadinya Stunting Pada Anak Usia 6-24 Bulan Di Puskesmas Lendah II Kulon

Progo.” : 2–3.

L. Kathleen Mahan, and Escott-Stump. 2014. Krause’s Food, Nutrition & Diet Therapy. Philadelphia:

Sunders Sompany.

Lemeshow, S, DW Hosmer, J Klar, and SK Lwanga. 1997. Besar Sampel Dalam Penelitian Kesehatan.

Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Pemerintah Daerah Kab.Muna. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Muna

Tahun 2015.

Rahmaniah, Huriyat i Emi, and Irawati Winda. 2014. “Riwayat Asupan Energi Dan Protein Yang Kurang

Bukan Faktor Risiko Stunting Pada Anak Usia 6-23 Bulan.” Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia 2(1):

–58.

Ruel, Marie T, and Mary Arimond. 2003. Measuring childcare practices: approaches, indicators, and

implications for programs Caregiver - Child Interactions During Feeding.

Sara, Mega, W Hertanto, and Martha Irene. 2016. “Makanan (Prelakteal Dan Papahan) Sebagai Faktor

Risiko Kejadian Stunting Pada Anak Usia 12-24 Bulan Di Lombok Timur NTB.” : 1–10.

Sostroasmoro, S, and I Sofyan. 2011. Dasar-Dasar Metodelogi Penelitian Klinis. Edisi Ke-4. Jakarta:

Sagung Seto.

Stewart, Christ ine P. et al. 2013. “Contextualising Complementary Feeding in A Broader Framework for

Stunting Prevent ion.” Maternal and Child Nutrition 9(S2): 27–45.

Suraya, Rahmat. 2014. “FenomenaBudaya Dalam Kehidupan.” Jurnal Kajian Budaya 10: 45–56.

Susetyowati. 2016. “Gizi Bayi Dan Balita.” In Ilmu Gizi Teori & Aplikasi, eds. Hardinsyah and IDN

Supariasa. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC, 182–93.

UNICEF. 2013. Unicef The State of the World’s Children 2013: Children with Disabilities.

Unicef, WHO, and World Bank. 2017. “Levels and Trends in Child Malnutrit ion. Joint Child Malnutr ition

Estimates.”

WHO. 2000. Nutrition for Health and Development. A Global Agenda for Combating Malnutrition. France.

WHO. 2009. Infant and young child feeding: Model Chapter for textbooks for medical students and allied

health professionals Complementary Feeding Vol.7.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.