KEMAMPUAN CALON GURU DALAM MENGAJUKAN CONTEXTUAL WORD PROBLEMS TENTANG PENGURANGAN PECAHAN

Amanda La Hadi, Kadir Kadir

Abstract


Penelitian ini menginvestigasi pengatahuan pedagogis dan konten (pedagogical content knowledge) calon guru tentang pengurangan pada pecahan.  Tigapuluh empat calon guru matematika diminta mengajukan contextual word problems yang solusinya dapat diperoleh dari menghitung 4/5 dikurangi dengan 2/3. Pengajuan masalah digunakan sebagai cara untuk mengevaluasi kompetensi profesional calon guru. Data terdiri dari protokol verbal bersama dengan catatan tertulis yang dibuat oleh subjek.  Penelitian ini merupakan kombinasi pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif dari data yg diperoleh fokus pada mengidentifikasi struktur dari soal yang diajukan dan konteks seperti apa yang umumnya digunakan oleh subjek. Sedangkan analisis kuantitatif menghasilkan data dalam bentuk diagram dan tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konteks yang paling banyak digunakan dalam contextual word problems yang diajukan adalah pembagian kue, berat benda, dan pengukuran panjang. Struktur contextual word problems yang dihasilkan oleh calon guru matematika memiliki kelemahan dalam dua komponen yaitu: 1) dalam mengajukan konteks yang sesuai; dan 2) dalam memberikan informasi yang cukup sehingga solusi dari masalah yang diajukan dapat diperoleh dengan menerapkan konsep aritmatika 4/5 dikurangi dengan 2/3. Hasil ini menunjukkan temuan baru tentang kelemahan calon guru dalam pemahaman konsep aritmatika pecahan yang berpengaruh langsung dengan bagaimana mereka akan mengajarkan materi tersebut.

Kata kunci—Calon Guru Matematika, Pengajuan Masalah, Kontekstual, Word Problems, Pengurangan Pecahan.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.