ANALISIS KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA SMP PESISIR DITINJAU DARI PERBEDAAN GENDER

Sudirman Sudirman

Abstract


Pesisir Indonesia menyimpan banyak potensi yang belum dapat dikembangkan secara maksimal. Lemahnya kemampuan matematis sumberdaya manusia menjadi salah satu penyebab potensi tersebut belum dapat dikelola dan dimanfaatkan dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan koneksi matematis siswa SMP pesisir ditinjau dari gender pada kelas VIII SMPN 2 Tiworo Selatan. Koneksi matematis pesisir adalah aktivitas mengaitkan keadaan atau masalah pesisir ke dalam konsep matematika dan diselesaikan dengan prosedur matematika. Subjek penelitian ini berjumlah 44 siswa yang terdiri dari dua kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan terhadap siswa laki-laki dan siswa perempuan masing-masing 1 orang untuk mewakili PDM tinggi, sedang, dan rendah. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan persentase ketercapaian kemampuan koneksi matematis siswa sebesar 36%. Artinya, kemampuan koneksi matematis siswa SMP pesisir rendah. Data tersebut diperoleh dari rata-rata persentase ketercapaian indikator menghubungkan antara objek dan matematika, menghubungkan antara matematika dan kehidupan sehari-hari, dan menghubungkan antara matematika dengan disiplin ilmu lain. Persentase kemampuan koneksi matematis siswa laki-laki sebesar 29% dan siswa perempuan 40%. Jadi kemampuan koneksi matematis siswa perempuan lebih baik daripada siswa laki-laki. Penyebab rendahnya kemampuan koneksi matematis siswa SMP pesisir ini adalah rendahnya pemahaman konsep matematis siswa.

Kata Kunci­— Koneksi matematis, Pesisir, Gender.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.