HUBUNGAN POLIMORFISME GEN ANGIOTENSINOGEN M235T DENGAN HIPERTENSI ESENSIAL PADA ETNIS SULAWESI TENGGARA

Sapto Raharjo, Agus Chahyadi, Aulia Fadhilah, Tien Tien, Andi Noor Kholidha, Sjarif Subijakto

Abstract


Patogenesis penyakit hipertensi esensial dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan. Gen renin-angiotensin-aldosterone system (RAAS) telah dipelajari secara ekstensif untuk perannya dalam mengontrol tekanan darah. Ada berbagai gen yang mengkode komponen di RAAS yang terlibat dalam pengembangan hipertensi. Polimorfisme gen ini sangat diyakini terkait dengan prevalensi hipertensi. Studi Polimorfisme gen angiotensinogen 235M/T menunjukkan bahwa alel 235T pada orang Asia meningkatkan risiko hipertensi dibandingkan pada orang kulit putih. Penelitian ini  mengevaluasi frekuensi polimorfisme AGT (M235T) dalam kaitannya dengan hipertensi esensial pada etnis di Sulawesi Tenggara. Desain penelitian ini adalah desain cross sectional dengan varian angiotensinogen M235T terhadap Hipertensi Esensial sebagai variabel independen. Penelitian ini menggunakan pendekatan biologi molekuler untuk menginterpretasikan hasil elektroforesis DNA dari sampel yang sebelumnya telah diperiksa menggunakan teknik PCR dan RFLP. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa polimorfisme gen angiotensinogen M235T tidak memiliki hubungan dengan kejadian hipertensi esensial di Etnis Sulawesi Tenggara. Uji chi-square menunjukkan bahwa nilai p lebih besar dari nilai alpha (α) (nilai p 0,275> α (0,005)). Hal ini menunjukkan bahwa polimorfisme gen M235T bukan faktor risiko pada pengembangan penyakit jantung hipertensi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah polimorfisme gen angiotensinogen M235T tidak memiliki hubungan dengan kejadian hipertensi esensial di etnis Sulawesi Tenggara.

Kata kunci— Hipertensi Esensial, Gen Angiotensinogen, Polimorfisme Gen.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.