TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PELAKSANAAN PROGRAM KELUARGA BERENCANA (KB) DI DESA MALIGANO KECAMATAN MALIGANO KABUPATEN MUNA

MERI AFIAT, Rahman Rahman, La Ode Muhammad Elwan

Abstract


Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut (1) Tingkat partisipasi masyarakat di desa Maligano kecamatan Maligano Kabupaten Muna suda cukup dilaksanakan dengan baik namun ditingkat partisipasi perencanaan program masi perlu ditingkatkan. Adapun 3 dimensi tersebut yaitu: (a) dimensi partisipasi masyarakat dalam perencanaan program dalam dimensi ini masyarakat di desa maligano perlu meningkatkan lagi partisipasi perencanaan program keluarga berencana. (b) dimensi partisipasi pelaksanaan  program dengan jawaban responden dan informan kategori baik artinya masyarakat suda melaksanakan dengan partisipasi yang baik. (c) demensi partisipasi dalam menikmati  hasil program dengan jawaban responden dan informan dalam kategori baik, artinya masyarakat di desa maligano merasakan manfaat dari program keluarga berencana tersebut. (2) pelaksanaan program keluarga berencana di desa Maligano kecamatan Maligano Kabupaten Muna. Adapun dimensi tersebut yaitu: (a) Dimensi Alat Kontra sepsi Pil banyak digunakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa maligano. (b) Dimensi Alat Kontrasepsi Suntik tanggapan responden dengan kategori baik. Artinya metode kontrasepsi suntik banyak digunakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyrakat desa maligano (c)  Dimensi Alat Kontrasepsi Kondom Tanggapan responden dengan kategori baik. Artinya metode metode kontrsepsi kondom banyak digunakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa maligano. (d) Dimensi Alat Kontrasepsi Intra Uterine Device (IUD) tanggapan responden dengan kategori baik. Artinya metode kontrasepsi alat  IUD banyak digunakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa maligano. (e) Dimensi Alat Kontrasepsi Impalan tanggapan responden dengan kategori baik. Artinya metode kontrasepsi impalan banyak digunakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa maligano . (f) Dimensi Alat Kontrasepsi Diafragma tanggapan responden dengan kategori kurang baik. Artinya metode kontrasepsi diafragma kurang digunakan oleh masyarakat desa maligano. (g) Dimensi Alat Kontrasepsi Diafragma tanggapan responden dengan kategori kurang baik. Artinya metode kontrasepsi diafragma kurang digunakan olrh masyarakat desa maligano.  


Keywords


Program KB; Tingkat Partisipasi

Full Text:

PDF

References


Abdul Bari Saifuddin (ed). 2003. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjono. Adisasmita, R. 2006. Pembangunan Pedesaan dan Perkotaan. Graha Ilmu. Yokyakarta. Aprillia Theresia, ddk. 2014. Pembangunan Berbasis Masyarakat: Acuan Bagi Praktisi, Akademisi dan Pemerhati Pembangunan Masyarakat, Bandung:

Badan Pusat Statistik. 2016. Sulawesi Tenggara dalam Angka 2016. Kendari. Badan Pusat Statistik. 2016. Kecamatan Kusambi dalam Angka 2016. Raha. Berartha I Nyoman . 2009. Desa masyarakat desa dan pembangunan desa .Jakarta :Ghalia Indonesia Bryant and White, 2004. Pembangunan Masyarakat. LIBERTY Yogyakarta. BSPS. 2016. Panduan Teknis : Mekanisme Pelaksanaan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya Tahun 2016. SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Sulawesi Tenggara. Kendari. Darmawi, E. 2014. Partisipasi Masyarakat dalam Pelaksanaan Program nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) di Desa Talang Leak I Kecamatan Bingin Kuning Kabupaten Lebong. Mimbar Jurnal Penelitian Sosial dan Politik, Vol. III (1). Deviyanti, D. 2013. Studi tentang Patisipasi Masyarakat dalam Pembangunan di Kelurahan Karang Jati Kecamatan Balikpapan Tengah. e-Journal Administrasi Negara, Vol. I (2). Dono Susilo. 2004. Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) dan Program Keluarga Berencana (KB) Mandiri: Studi Tentang Efektivitas KIE untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Program KB Mandiri di Desa Trosemi Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo. Skripsi: UNS. Effendi, Bachtiar. (2002). Hal Utama dalam Pembangunan. Andi Offset Yogyakarta. Frankisha, C.J., Kwanb, B., Ratner, P.A., Higgins, J. W. dan Larsene, C. 2002. Challenges of Citizen Participation in Regional Health Authorities. Jurnal of Social Science & Medicine, No. 54 Hamijoyo. 2007. Partisipasi dalam Pembangunan. Depdikbud RI. Jakarta. Hanapiah, M.A. 2011. Fenomena Pembangunan Desa. Institut Pemerintahan dalam Negeri. Jatinangor. Jawa Barat. Hetifah, S.J.S. 2009. Inovasi Partisipasi dan Good Governance, (20 Prakarsa Inovatif di Indonesia). Yayasan Obor Indonesia.Jakarta. Isbandi, R.A. 2007. Perencanaan Partisipatoris Berbasis Aset Komunitas : Dari Pemikiran Menuju Penerapan. FISIP IU Press. Depok. Isbandi Rukminto, 2007. Pemberdayaan,pengembangan masyarakat dan intervensi komunitas, lembaga penelitian FE-UI , Jakarta I Nyoman, Sumaryadi. 2010. Efektifitas Implementasi Otonomi Daerah: Jakarta Citra Utama. 9

Jefta Leibo. 1990. Sosiologi Pedesaan. Yogyakarta: Andi Offset. Juliantara, 2002. Arus Bawah Demokrasi, Otonomi dan Pemberdayaan Desa, Ghalia Juliantara, D. 2004. Pembaharuan Kabupaten. Pembaharuan. Yogyakarta. Kartasasmita, Ginanjar. 2011. Pembangunan Untuk Rakyat. Jakarta CIDES Khairuddin, 2005. Sektsa Kebijakan Desentralisasi, Averros Press, Malang. Kabar Buton. 2016. Program BSPS 2016, Mubar Kebagian 330 unit. http://www.kabarbuton.com/berita/program-bsps-2016-mubar-kebagian- 330-uni.html. Diakses pada tanggal 2 Oktober 2016. Khairuddin. 1992. Pembangunan Masyarakat Tinjauan Aspek Sosiologis, Ekonomi, dan Perencanaan. Yogyakarta: Liberty.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 ISSN: 2460-058X REZ PUBLICA Jurnal Administrasi Publik



=====================REZ PUBLICA====================

REZ PUBLICA has been covered by the following indexes:

 

 

Office: Jl. H.E.A. Mokodompit Kampus Hijau Bumi Tridharma Anduonohu, Kendari, Indonesia. Telp: (0401) 3192511 | rezpublica@uho.ac.id www.uho.ac.id 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License

ISSN 2460-058X