Penerapan Gerakan Literasi Dasar Sekolah Untuk Menumbuhkkan Minat Membaca Siswa Di SD Negeri 6 Lawa Kab. Muna Barat

Gustinawati Gustinawati, Hasriany Amin, Wa Ode Lusianai

Abstract


Sekolah Dasar ii6 iiLawa iiKab.iiMuna iiBarat merupakan iisalah iisatu sekolah iiyang telah melakukan pengembangan iigerakan  literasi sekolah.iGerakan literasi ini sejalan dengan tujuan kurikulum nasional (Kurikulum 2013) yang menuntut siswa berkontribusi dalam kemajuan pendidikan di Indonesia. Tujuan dari Penelitian ini  adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan gerakan literasi dasar sekolah untuk menumbuhkan minat membaca siswa di SD Negeri 6 Lawa Kab. Muna Barat dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program gerakan literasi sekolah. Penelitian ini menggunakan Konsep gerakan literasi sekolah (Mulyo Teguh 2017). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Informan dalam  penelitian  ini  adalah  Kepala Sekolah   dan  Guru,  Pengelolah Perpustakaan, dan Siswa.Penelitian ini  dilakukan dari bulan Februari2022 hingga April 2022. Data dalam penelitian diperoleh melaluli observasi dan wawancara. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa pada penerapan gerakan literasi dasar sekolah di SD Negeri 6 Lawa Kab. Muna Barat ada beberapa tahapan yang dilakukan yaitu tahap pembiasaan melakukan kegiatan membaca pagi atau biasa di sebut dengan reading morning dilakukan selama kurang lebih 15 menit, dan tahap kedua yaitu tahap  pengembangan melakukan kegiatan membaca buku dengan nyaring, membaca dalam hati dan membaca bersama atau biasa disebut dengan shared reading dan dilakukan selama kurang lebih 15 menit, dan tahap ketiga yaitu tahap pembelajaran melakukan kegiatan literasi pembelajaran dimana guru memberikan buku pengayaan dan buku non pelajaran, dan dilakukan selama kurang lebih 15 menit.


Full Text:

PDF

References


Abidin, Y., Mulyati, T., & Yunansah, H. 2021. Pembelajaran Literasi: Strategi Meningkatkan Kemampuan Literasi Matematika, Sains, Membaca, dan Menulis. Bumi Aksara.

Abidin Yunus, M. P. 2012.Pembelajaran Membaca Berbasis Pendidikan Karakter. Bandung. PT Refika Aditama.

Anderson, L.W. dan D.R.Krathwohl.2001. A Taxonomy for Learning, Teaching, and Assesing: A Revision of Bloom’s Taxonomy of Educational Objectives. New York: Addison Wesley Longman, Inc.

Arikunto, Suharsimi. 2013. Prosedur Penelitian. Rineka Cipta. Jakarta.

Beers, C. S., Beers, J. W., & Smith, J. O. (2009).A Principal’s Guide to Literacy Instruction. New York: Guilford Press.

Kemendikbud, 2012.Pengembangan Kurikulum 2013. Jakarta: Kementrian Pendididkan dan Kebudayaan

Moleong, Lexy J., 2007. Metodologi penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya. Bandung.

Nopilda, L., & Kristiawan, M. (2018).Gerakan literasi sekolah berbasis pembelajaran multiliterasi sebuah paradigma pendidikan abad ke-21. JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan), 3(2), 216-231.

Purwo, S. 2017. Peran Gerakan Literasi Sekolah Dalam Pembelajaran Kreatif-Produktif di Sekolah Dasar. Karya Ilmiah Dosen, 3(1).

Pantiwati, Y. 2021. Model Pembelajaran Li-Pro-GP (Literasi Berbasis Proyek Terintegrasi GLS dan PPK). Simposium Nasional Mulitidisiplin (SinaMu), 2.

Rohman, S. 2017. Membangun budaya membaca pada anak melalui program gerakan literasi sekolah. Terampil:Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, 4(1), 151-174.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Kualitatif Kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta

Teguh, Mulyo,.2017. Akulturasi Kurikulum 2013 Di Sekolah Dasar Melalui Gerakan Literasi Sekolah Untuk Menyiapkan Generasi Unggul Dan Berbudi Pekerti, Pengawas Pada Dinas Pendidikan Kabupaten Pati, Prosiding Seminar Nasional.

T, p,. 2017. Panduan Gerakan Literasi Nasional, Jakarta Timur: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan

T, p,. 2016. Panduan Gerakan Literasi Sekolah di SD, Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah

Unesco. 2003. The Prague Declaration. “Towards an Information Literate Society”.

Unesco. 2005. Beacons of The Information Society. “The Alexandria Proclamation On Information Literacy and Lifelong Learning”.

Unesco. 2006. Literacy for Life. Education for All Global Monitoring Repor.

Untari, E. 2017.Pentingnya pembelajaran multiliterasi untuk mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar dalam mempersiapkan diri menghadapi kurikulum 2013. Wahana Sekolah


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Published by:

Library and Information Science Study Program, Halu Oleo University

Kendari, South Eeast Sulawesi Province, Indonesia

 

 

Editorial Office:

The Building of Social Science and Political Science Faculty, Halu Oleo University

Library and Information Science Study  Program Room, On The Second Floor. 

Kambu, Kendari City, South East Sulawesi

Contact: 081799965920