HUBUNGAN PERILAKU DENGAN STATUS GIZI IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NAMBO DAN ABELI KOTA KENDARI

Fithria Fithria, Sartiah Yusran, Sartiah Yusran, Irma Yunawati, Irma Yunawati, Dian Pratiwi, Dian Pratiwi

Abstract


Abstrak
Status gizi merupakan ukuran keberhasilan dalam pemenuhan gizi untuk ibu hamil. Gizi ibuhamil merupakan
gizi yang diperlukan dalam jumlah yang cukup untuk pemenuhan gizi ibu dan perkembangan janin yang
dikandungnya. Kebutuhan makanan dilihat bukan hanya dalam porsi yang dimakan tetapi harus di tentukan
pada mutu zat-zat gizi yang terkandung dalam makanan yang di konsumsi.Tujuan penelitian adalah untuk
mengetahui hubungan antara perilaku ibu hamil terhadap status gizi. Jenis penelitian yang digunakan adalah
deskriptif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional study, dengan populasi seluruh ibu hamil yang
memasuki trimester II dan III. Teknik pengambilan sampel dengan caratotal sampling dengan jumlah 80
responden di wilayah kerja puskesmas Nambo dan Abeli Kota Kendari tahun 2018. Untuk variabel independen
pengetahuan, sikap dan tindakan ibu hamil menggunakan alat ukur kuisioner dianalisis dengan menggunakan
uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α<0,05 dan untuk variabel dependen status gizi menggunakan alat
ukur pita LILA. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan bernilai p=0,002(p< 0,005),
sikap p=0,000(p< 0,005),dantindakan bernilai p=0,001 (p < 0,005) dimana dalam pengetahuan, sikap dan
tindakan terhadap status gizi ibu hamil. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwaada hubungan antara
pengetahuan, sikap dan tindakan dengan status gizi ibu hamil.Saran bagi ibu hamil hendaknya berpengetahuan,
bersikap dan bertindak positif dalam memenuhi kebutuhan gizinya selama hamil, tindakan yang paling tepat
bagi ibu hamil adalah dengan mengonsumsimakanan yang mengandung gizi sehingga ibu hamil mempunyai
status gizi baik.

Kata Kunci:ibu hamil; status gizi; pengetahuan; sikap; tindakan

 


Full Text:

PDF

References


World Health Organization (WHO). (2015).

Maternal mortality

rate. Available

From:(Www.Who.Int/En/) Diakses tanggal 11

Desember 2018.

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Riset

Kesehatan Daerah (RISKESDAS) tahun 2018.

Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

DinasKesehatan Kota Kendari. (2018). Laporan

tahunanDinas Kesehatan Kota Kendari tahun

Kendari: Dinas Kesehatan Kota Kendari.

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi kesehatan dan

perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Khomsan, A. (2000). Teknik pengukuran

pengetahuan gizi. Bogor: Institut Pertanian

Bogor.

Irawati, D. & Fachrurozi. (1992). Penelitian gizi

dan makanan. Bogor: Pusat Penelitian dan

Pengembangan Gizi.

Sukmawati.

(2012). Hubungan antara

pengetahuan dan sikap dalam memenuhi

kebutuhan nutrisi dengan status gizi ibu hamil di

Puskesmas Kassi-Kassi Makassar. Unpublished

undergraduate thesis. Universitas Islam Negeri

Alauddin, Makassar.

Siwi, S.S. (2010). Hubungan tingkat pengetahuan

tentang gizi dengan kadar hemoglobin pada ibu

hamil di Kecamatan Jebres Surakarta. Jurnal

Komunikasi Kesehatan. 1(1).

Goni, A.P.G., Laoh, J.M. & Pangemanan, D.H.C.

(2013, Agustus). Hubungan pengetahuan dan

sikap ibu hamil dengan status gizi selama

kehamilan di Puskesmas Bahu Kota Manado.

Jurnal Keperawatan. 1(1).

Retnanignsih,

R.B.

(2010).

Hubunganpengetahuan ibu hamil tentang gizi

dengan status gizi ibu hamil trimester III di

Puskesmas Colomadu

II Karanganyar.

Unpublished undergraduate thesis. Universitas

Sebelas Maret, Surakarta.

Azwar, S. (2012). Sikap manusia: teori dan

pengukurannya. Yogyakarta: Liberty.

Nadesul, H. (2008). Makanan sehat untuk ibu hamil. Jakarta: Puspawara.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.