PEMBUANGAN SAMPAH DAN DAMPAKNYA TERHADAP MASYARAKAT DI KOTA BAU-BAU PROVINSI SULAWESI TENGGARA

Jumakil Jumakil, Yusuf Sabilu, Lymbran Tina, Yuslina Yuslina, Ruslan Majid, Asnia Zainuddin

Abstract


Abstrak
Kota Bau-Bau menghasilkan sampah mencapai 80-100 ton per hari, setiap tahunnya mengalami peningkatan.
Timbulan sampah yang terus mengalami peningkatan akan mmenimbulkan kerusakan lingkungan. Selain
lingkungan dampak yang ditimbulkan sampah dapat dirasakan oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui cara pembuangan sampah di Kota Bau-Bau dan dampaknya terhadap masyarakat. Jenis penelitian ini
adalah observational study dengan jumlah sampel 2.630 yang diambil dengan teknik propotional random
sampling, responden adalah ibu rumah tangga umur 25-65 tahun. Hasil penelitian menunjukkan 53,8% sampah
dibuan ke TPS, 32,9% dibakar 5,9% dibuang ke sungai, 5,2% dibuang ke halaman, 0,8% dibuang ke lubang tanah
tidak ditutup, 0,7% dikumnpulkan kolektor pendaur ulang, 0,5% dibuang ke lubang tanah dan ditutup, 0,2%
dibiarkan membusuk. Dampak yang ditimbulkan 44,1% sampah berserakan, 22,1% banyak lalat berada di , 21,9%
banyak tiku, 20,9% banyak nyamuk, 10,7% anjing dan kucing mencari makan, 3,8% merasakan bau busuk yang
menyengat, dan 4,1% terjadi penyumbatan saluran air/drainase. Kesimpulan Sebagian besar masyarakat Kota
Bau-Bau membuang sampah pada Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS), namun masih ada yang
membakar, membuang di sekitar halaman rumah, sungai, membiarkannya sampai membusuk. Dampak yang
ditimbulkan dari pembuangan sampah di Kota Bau-bau adalah sampah yang berserahkan, keberadaan vektor
pembawa penyakit, bau busuk yang mengganggu serta terjadi penyumbatan drainase.

Kata kunci:dampak sampah; pembuangan sampah, sampah rumah tangga

 


Full Text:

PDF

References


The World Bank. 2019. Trends in Solid Waste

Management [Internet]. Available from:

datatopics.worldbank.org

Vol.2/No.1/Desember2017;ISSN2540-

Nurbaya S. 2019. Indonesia Hasilkan 67 Juta

ton Sampah pada Tahun 2019. Jakarta

BPS. 2018. Perilaku Ketidakpedulian

Lingkungan Hidup. Jakarta

Dwinanda R. 2019. Produksi Sampah Baubau

Capai 100 Ton Per Hari. Republika [Internet];

Available from: https://www.republika.co.id

Setiadi A. 2015. Studi Pengelolaan Sampah

Berbasis Komunitas pada Kawasan

Permukiman Perkotaan di Yogyakarta. J Wil dan

Lingkung;3(1).

Samal B, Madguni O. 2015. Interaction of

Household Waste with Municipal Solid Waste :

STudy of Open Dumpsites. Octa J Environ Res

[Internet];3(2):129–35. Available

from:

http://www.sciencebeingjournal.com

Sari PN. 2016. Analisis Pengelolaan Sampah

Padat di Kecamatan Banuhampu Kabupaten

Agam. J Kesehat Masy Andalas;10(2):157–65.

Wahyudi J. 2109. Emisi Gas Rumah Kaca (GRK)

dari Pembakaran Terbuka Sampah Rumah

Tangga Menggunakan Model IPCC. J Litbang

Media Inf Penelit Pengemb IPTEK BAPPEDA

Kabupaten Pati

[Internet];15(1):65–76.

Available

from:

https://ejurnal-

litbang.patikab.go.id

Masyhuda, Hestiningsih R, Rahadian R. 2017.

Survei Kepadatan Lalat di Tempat Pembuangan

Akhir (TPA) Sampah Jatibarang Tahun 2017. J

Kesehat Masy [Internet];5(4):560–9. Available

from: https://ejournal3.undip.ac.id

Wali IN. 2011. Pengelolaan Sampah Berbasis

Sosial Budaya Mengatasi Masalah Lingkungan

di Bali. Bumi Lestari

J Environ

[Internet];11(1):167–77. Available

from:

https://ojs.unud.ac.id

Hastutiek P, Fitri LE. Potensi Musca Domestika

Linn sebagai Vektor Beberapa Penyakit. 2007. J

Kedokt Brawijaya [Internet];23(3):125–36.

Available from: https://jkb.ub.ac.id

Neke D. Apr 2018. Hujan Deras, Ratusan

Rumah di Bau Bau Terendam Banjir.

Kompas.com [Internet]. Available from:

https://regional.kompas.com

Novrianti. 2017. Pengaruh Drainase terhadap

Lingkungan Jalan Mendawai dan sekitar Pasar

Kahayan. Media Ilm Tek Lingkungan, J Univ

Muhammadiyah

Palangkaraya

[Internet];2(1):31–6.

Available

from:

http://journal.umpalangkaraya.ac.id


Refbacks

  • There are currently no refbacks.