PENGARUH INTERVENSI BUAH JAMBU BIJI TERHADAP KADAR KOLETEROL TOTAL PADA ORANG DEWASA DISLIPIDEMIA KOTA KENDARI

Asmarani Asmarani, Nina Indriyani N, Rhenislawaty Rhenislawaty

Abstract


Abstract
Pergeseran pola penyakit di masyarakat yang semula didominasi penyakit menular dan infeksi, saat ini telah
beralih ke penyakit degeneratif, misalnya dislipidemia yang merupakan salah satu faktor risiko terjadinya
penyakit jantung koroner. Pola makan masyarakat yang tinggi lemak dan kolesterol dapat menyebabkan
dislipidemia. Buah yang mengandung serat larut air (pektin), dan vitamin C yang tinggi seperti jambu biji dapat
digunakan sebagai bahan intervensi hiperkolesterolemik. Penelitian ini bertujuan Mengetahui pengaruh jambu
biji (psidium Guajava) terhadap kolesterol total pada dewasa dislipidemia Kota Kendari. Jenis dan desain
penelitian quasi eksperimental. Pada kelompok intervensi diberikan jus jambu biji dan olahraga dan kelompok
kontrol berupa olahraga. Subyek mengkonsumsi jambu biji dengan dosis 400 mg, sekali sehari dengan volume
tiap pemberian 250 ml yang dilakukan selama 30 hari. Sebelum diberikan intervensi tersebut subyek akan
diambil darahnya untuk pemeriksaan koleterol total. Jumlah subyek untuk masing-masing kelompok sebesar
33 orang (1:1). Data penelitian yang diambil berupa pengamatan jumlah level lipid darah (mg/dl) yaitu
kolesterol total (TC) dengan menggunaka metode pemeriksaan standar. Data dianalisis menggunakan uji
korelasi paired t test. Hasil pada penelitian menunjukkan setelah 4 minggu perlakuan, pemberian jambu biji
menurunkan kolesterol total yang signifikan pada kelompok intervensi dibandingkan dengan kelompok kontrol
(p<0,05). Kesimpulan penelitian ini Pemberian jus jambu biji terbukti mampu menurunkan kolesterol total.

Kata Kunci: jambu biji (Psidium guajava); kolesterol total; dislipidemia

 


Full Text:

PDF

References


Kemenkes RI. (2011). Strategi Nasional

Penerapan Pola Konsumsi Makanan dan

Aktivitas Fisik untuk Mncegah Penyakit Tidak

Menular. Jakarta: Direktorat Jenderal Bina Gizi

dan Kesehatan Ibu dan Anak.

Kemenkes RI. (2013). Riset Kesehatan Dasar

(Riskesdas) Tahun 2013. Badan Penelitian dan

Pengembangan Kesehatan. Jakarta: Kementrian

Kesehatan Republik Indonesia.

Dinas kesehatan Provinsi SULTRA. (2013). Profil

Tahunan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi

Tenggara Tahun 2013.

Dinas kesehatan Kota Kendari. (2013). Profil

Tahunan Dinas Kesehatan Kota Kendari Tahun

Waspadji, S., Suryono, S., Sukarji, K.& Kresnawan,

S.A.T. (2010) Pengkajian Status Gizi. Jakarta:

Balai Penerbit FKUI.

Krummel, D. (2004). Medical nutrition

theraphy in cardiovascular disease. In: Mahan LK,

Escott SS. Krause, Food, Nutrition and Diet

Therapy. 11th ed. Pensylvania: Saunders.

Anwar, T.B. (2015). Dislipidemia Sebagai Faktor

Resiko Penyakit Jantung Koroner.Thesis.

Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.

Tersedia dalam

[Diakses 20 April 2015]

Guyton AC and Hall JE. (2004). Textbook of

Medical Physiology, 11th edition, Elsevier

Saunders. New York. USA: EGC.

Malvlya., Pranati., Rishabha, Srivastava. (2011).

Sources of pectin, extraction and its application

in pharmaceutical industry- an overview. Indian

Journal of Natural Products and Resources. (2):

-18

Mills, S and Bone, K. (2000). Principles and

Practise of Phtochemistry Modern Herbal

Medicine. Churchil Livingstone: Edinburgh.

Van Lennep, JER., Westerveld, HT., Erkelens, DW.,

Van der Wall, EE. (2013). Risk factors for

coronary heart disease: implications of gender.

Cardiovascular Research. 53: 538-549.

Merchant, A.T., Anand, S.S., Kelemen, L.E.,

Vuksan, V., Jacobs, R., Davis, B., Theo, K., & Yusuf,

S. (2007). Carbohydrate intake and HDL in a

multiethnic population. The American Journal of

Clinical Nutrition. (85): 225-230.

Al-Ajlan, A.R. (2011). Lipid profile in relation to

anthropometric measurements among college

male students in Riyadh, Saudi Arabia: cross

sectional study. International Journal Biomed

Science.7(2):112-117.

Sartika, R.A.D. (2011). Faktor Risiko Obesitas

pada Anak 5-15 tahun Indonesia. Jurnal Makara

Kesehatan. 15(1): 37-43.

Tuminah, S. (2009). Efek Asam Lemak Jenuh dan

Asam Lemak Tak Jenuh”Trans” terhadap

Kesehatan. Gizi Indonesia. (1): 32.

Brown C.D., Higgins M., Donato K.A., Rohde F.C.,

Garrison R., Obarzanek E., Ernst N.D., Horan M.

(2000). Body mass index and the prevalence of

hypertension and dyslipidemia. Obesity research.

(6): 605-69.

Terpstra AHM, Lapre JA, De Vries HT, Beynen AC.

(2002). The Hypocholesterolemic Effect of

Lemon Peels, Lemon Pektin, and the 21Waste

Stream Material of Lemon Peels in Hybrid F1B

Hamsters. Europan Journal Nutrition. 41: 19-26

Hernawati. (2007). Peranan Berbagai Sumber

Serat dalam Dinamika Kolesterol pada Individu

Hiperkolesterolemi dan Normokolesterolemi.

Bandung: Jurusan Pendidikan Biologi Universitas

Pendidikan Indonesia; Thesis. Bandung.

Yamasiro, S., Nougchi, K., Matsuzaki, T., Miyagi K.

(2003). Cardioprotective effects of extracts from

Psidium guajava L and limonuium wrightii,

Okinawan medicinal plants, against

iscemic-referfusin injury in perfused rat hearts.

Pharmacology. (67): 128-135

Asmarantaka, Sutyarso, Wahyuni, A. (2013).

Perubahaan Kadar HDL dan LDL Sebagai respon

Latihan Aerobik Pada Aerobik dan Fitness Center

Sonia Bandar Lampung. Thesis.

Almatsier, S. (2009). Prinsip Dasar Ilmu Gizi.

Jakarta: PT Gamedia Pustaka Utama.

Rahmad, A., Abu, B. F. M., and Hambali, Z.

(2006). The Effect of Guava (Psidium guajava)

Consumption on Total Antioxidant and Lipid

Profile in Normal Male Youth. African Journal of

Food Agriculture Nutrition a development.

(2): 1-12.

Fatimah., Maryanto S., Yustinus. (2004).

Pengaruh pemberian jambu biji (Psidium

guajava L) pada lipid serum tikus (sprague

dawley) hiperkolesterolemia. Jurnal Media

Medika Indonesia. 39(2): 10-16


Refbacks

  • There are currently no refbacks.