ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN BRONKHITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEKAR TAHUN 2016

Lymbran Tina(1), Yuli Dasriani(2), Sabril Munandar(3),


(1) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas halu Oleo Kendari
(2) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo
(3) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo
Corresponding Author

Abstract


Bronchitis odalah suatu peradangan pada cabang tenggorok bronchus {saluran udsra ke psru-paru).  Broncritis rnerupakan penyakit ir,fek;l salursn pernapasan.  Peoyakit bronch1tls lnl dapat disebabkan otcn berbagai faktor seperf  infeksi virus, bakteri,  ;lsap  rokok,  kepadatan  hunian, kebiasa,;m merokok  dan alergl,  Puskesrnas  Mekar merepakan salah  satu  unit  pelayanan keseh•l•11  lin8k•l pertama  di wilayah  Kota  Kendarl.  Berdasarkan data f'uskesmas t-.1ekar 3 tahun te.rakhir terjadi f!uktuasi y,1ng cukup llqGgi lerkait kesus bronch1tls lnL Penelh1an [nl bcrtujuan untus  mel!get;Jhui  faktor  risiko  dari  kepadatan  human,  kcbtsaan  merokok,  dan  alergi deagan kcjJdian  periyakit bronchitis  di wil.ayah  kerja  Puskesrnas  tvlekar  tahun  2016.  Pen¢1iti('lr,  il'1i  rnnggunakan rancangon   cpiccmiologi analltik   observaslonal  dengan  desain   panelitian   case  control   dengan  proscdur matching. Adapun populosi dalam pcnclltlan inl 117 dengan [urnlah sampel sebanyak 48 kasus dan 48 kontrol. Pengambilan sampel  dalam  penelitlan   ini  mcnggunal(an teknlk  simpel  random  sampling.   I lasil  penelltlan

menunjukkan kepadatan hunian (OR= 1,3;  95%CJ = 0,567 - 2,979;   p,value = 0,678) bukan  merupakan faktor

risiko kejodlan bronkhitis,  sedangkan keblasaan rnerokok {OR e 12;  95%0 = 2,416 -59,453;   P-value , 0,003)

dan alergi (OR= 12:  95%CI = 2,416 - 59,453;  P-value = 0,003)  merupakan faktor risiko kcjcdian bronchitis.

 

Kata kunci: bronkhitis, kepadatan hunlan,  keblasaan merokok, alergi


Full Text: PDF

Article Metrics

Abstract View : 207 times
PDF Download : 1565 times

DOI: 10.37887/epj.v2i1.7534

Refbacks

  • There are currently no refbacks.