PENINGKATAN BERAT BADAN IBU HAMIL MEMPENGARUHI BERAT BADAN LAHIR BAYI DI DAERAH PESISIR

Juminten Saimin, Muhammad Faisal, Asmarani Asmarani, Satrio Wicaksono

Abstract


Pertumbuhan janin dan berat badan bayi lahir dipengaruhi oleh status gizi ibu hamil, baik sebelum dan selama
kehamilan. Prevalensi BBLR di negara-negara berkembang masih tinggi. Tingginya kasus BBLR akan berdampak
pada peningkatan angka kesakitan dan kematian bayi. Penelitian ini Mengetahui hubungan antara peningkatan
berat badan ibu hamil dan berat lahir bayi di daerah pesisir. Metode Penelitian ini adalah observasional analitik
dengan metode cross sectional. Penelitian dilakukan di wilayah Puskesmas Mata, Puskesmas Nambo dan
Puskesmas Abeli pada bulan Desember 2016. Populasi penelitian adalah ibu berusia 20-35 tahun yang melahirkan
di daerah pesisir Kota Kendari pada bulan Januari-Oktober 2016. Pengambilan sampel secara simple random
sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 215. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian
menunjukkan responden terbanyak berusia 20-25 tahun (43,3%), pendidikan terakhir SMA (44,2%), sebagai ibu
rumah tangga (90,2%), pekerjaan suami adalah wiraswasta (44,2%), dan multiparitas (60,9%) dengan IMT sebelum
hamil sebagian besar normal (65,6%). Peningkatan berat badan selama hamil sebagian besar normal (65,1%) dan
berat badan lahir bayi terbanyak BBLN (91,6%). Terdapat 8,4% bayi BBLR yang dilahirkan oleh ibu dengan
peningkatan berat badan yang kurang selama kehamilan. Terdapat hubungan antara peningkatan berat badan ibu
hamil dengan berat badan lahir bayi (p=0,00). Terdapat hubungan antara peningkatan berat badan ibu hamil
dengan berat badan lahir bayi di daerah pesisir.

Kata kunci: BBLN, BBLR, peningkatan berat badan ibu hamil


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.37887/epj.v2i2.5432

Refbacks

  • There are currently no refbacks.