STUDI KUALITATIF DUKUNGAN KELUARGA DAN MOTIVASI TERHADAP KESEMBUHAN PADPENDERITA TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEMARAYAKOTA KENDARI TAHUN 2019

Farid Rezal(1), Fifi Nirmala G(2), Widya Utari Syafri(3),


(1) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo
(2) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo
(3) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo
Corresponding Author

Abstract


Abstract
Tuberkulosis paru merupakan penyakit menular yang menyerang paru disebabkan oleh mycobacterium
tuberculosis. Pengobatan TB paru memerlukan waktu yang cukup lama, sehingga kelangsungan pengobatan TB
paru membutuhkan faktor penunjang yaitu salah satunya adalah dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui dukungan keluarga dan motivasi terhadap kesembuhan pada penderita tuberkulosis paru di
Wilayah Kerja Puskesmas Kemaraya Kota Kendari Tahun 2019. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian
kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Pemilihan informan pada penelitian ini menggunakan teknik
purposive sampling, 6 informan kunci dan 2 informan biasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi
kesembuhan yang paling dominan dalam menunjang kesembuhan penderita adalah dukungan keluarga dalam
bentuk dukungan emosional yaitu dukungan perhatian terhadap pemenuhan makanan dan yang paling utama
adalah perhatian dalam mengontrol pengobatan penderita. Penderita sendiri merasa lebih termotivasi dengan
adanya dukungan perhatian yang lebih dari keluarga. Petugas kesehatan memberikan penderita motivasi untuk
selalu sabar, ikhlas dan semangat dalam menjalani pengobatan hingga sembuh serta tidak mudah untuk
berputus asa. Peranan kader kesehatan dalam melayani pasien TB Paru diharapkan dapat membangun hubungan
yang baik dengan penderita.

Kata kunci: Tuberkulosis paru, dukungan keluarga, motivasi


References


Who Global Tuberculosis Report 2017. 2017.

World Health Organization. Geneva.

Kementrian Kesehatan RI. 2012. Pedoman

Nasional Program Pengendalian Penyakit Kusta.

Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik

Indonesia.

Kementrian Kesehatan RI. 2015. Profil

Kesehatan Indonesia Tahun 2014. Jakarta.

Dinas Kesehatan Provinsi Sultra. Profil

Kesehatan Sulawesi Tenggara Tahun 20162017.

Sulawesi

Tenggara.

Dinas Kesehatan Kota Kendari. Profil Kesehatan

Kota Kendari Tahun 2016-2017. Kota Kendari.

Who Global Tuberculosis Report 2013. 2013.

World Health Organization. Geneva.

Departemen Kesehatan RI. 2007. Pedoman

Nasional Penanggulangan Tuberkulosis. Jakarta:

Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Melisa. 2012. Hubungan Dukungan Sosial

Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien

Tuberkulosis Paru Di Poli Paru Blu Rsup

Prof.Dr.R.D Kandou Manado. Ejournal

Keperawatan (E-Kp) Volume 1 No 1.

Ginting, T. 2008. Faktor-Faktor Yang

Mempengaruhi Terhadap Timbulnya Gangguan

Jiwa Pada Penderita Tuberkulosis Paru Dewasa

Di Rumah Sakit Persahabatan. Jurnal Respir Indo

Vol 28 No 1

Hutapea, T. P. 2009. Pengaruh Dukungan

Keluarga Terhadap Kepatuhan Minum Obat Anti

Tuberkulosis. Jurnal Respirologi Indonesia

[Serial On The Internet], 29(2).

Rachmawati, T., & Turniani, L. 2006. Pengaruh

Dukungan Sosial Dan Pengetahuan Tentang

Penyakit Tb Terhadap Motivasi Untuk Sembuh

Penderita Tuberkulosis Paru Yang Berobat Di

Puskesmas. Buletin Penelitian Sistem

Kesehatan, 9(3)

Saraswati W. Gambaran Dukungan Sosial

Kelaurga Terhadap Klien Tuberkulosis Paru Yang

Berobat Di Puskesmas Kecamatan Jagakarsa.

Fak Keperawatan UI. 2012

Nuraenah. 2012. Hubungan Dukungan Keluarga

Dan Beban Keluarga Dalam Merawat Angota Dengan Riwayat Perilaku Kekerasan Di Rs JiwaIslam Klender Jakarta Timur. Tesis. Jakarta:Universitas Indonesia.

Nursalam Dan Kurniawati, N.D. 2007. AsuhanKeperawatan Pasien Terinfeksi. Hiv/Aids.Jakarta.

Sardiman, A. 2001.Interaksi DanmotivasibelajarMengajar. Jakarta: Raja Grafindo.

Friedman, M.M., 1998 Family Nursing:Research, Theory And Practice. (4th Ed.),California: Appleton And Lange.

Herry. 2011. Tingkat Kecemasan, DukunganSosial, Dan Mekanisme Koping TerhadapKelentingan Keluarga Pada Keluarga Dengan TbParu Di Kecamatan Ciomas Bogor

Nurhidayana, dkk. 2018. KeberhasilanPengobatan Tuberkulosis (TB) Paru Di WilayahKerja Puskesmas Panambungan Kota Makassar.Program Studi Kesehatan MasyarakatUniversitas Islam Negeri Alauddin Makassar,Indonesia. Volume 4, No. 1, Jan Uari—April2018.

Nainggolan, H. R. N. 2013. Faktor YangBerhubungan Dengan Gagal Konversi Pasien TbParu Kategori I Pada Akhir Pengobatan FaseIntensif Di Kota Medan (Thesis)

Amaliah,

R.

Faktof-Faktor

Yangberhubungan Dengan KegagalankonversiPenderita Tb Paru Bta Positifpengobatan FaseIntensif Di Kabupatenbekasi Tahun 2010.Fakultas Kesehatanmasyarakat UniversitasIndonesia

Syam, M. S., Riskiyani, S., & Rachman, W. A.Dukungan Sosial Penderita Tuberculosis Paru Di

Vol. 2/No.1/ Desember 2017; ISSN

Wilayah Kerja Puskesmas Ajangale Kabupaten

Bone Tahun 2013 Social Support Of Pulmonary

Tuberculosis Patients Working At Health District

Ajangale Bone Year 2013.

Smet, B. 2009. Keperawatan Kesehatan

Komunitas Teori Dan Praktik Dalam Lingkup

Sosial. Jakarta:PT.Gramedia

Ulfah, M. 2013. Hubungan Dukungan Keluarga

Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien

Tuberkulosis (TBC) Di Wilayah Kerja Puskesmas

Pamulang Kota Tangerang Selatan Tahun 2011

Mudatsir, dkk. 2017. Pengalaman Keluarga

Dalam Memberikan Dukungan Keluarga Pada

Penderita Kusta. Jurnal Ilmu Keperawatan.

Murni Citra Dewi, 2015. Gambaran

Keberhasilan Pengobatan Pada Pasien

Tuberkulosis Paru Bta (+) Di Wilayah Kecamatan

Ciputat, Kota Tangerang Selatan Tahun 2015.

(Skripsi). Fakultas Kedokteran Dan Ilmu

Kesehatan Universitas Negeri Syarif

Hidayatullah Jakarta.

Hasan Hidayah, 2018. Pengaruh Sosial Budaya

Dan Sikap Petugas Terhadap Keberhasilan

Kesembuhan Tb Paru Di Puskesmas Semula Jadi

Kecamatan Datuk Bandar Timur Kota

Tanjungbalai. Medan: Universitas Sumatera

Utara.

Prijosaksono, A. 2001. Self Management Series.

Jakarta: Gramedia.

Darmanto, D. 2014. Respirology. Edisi 2. Jakarta:

Penerbit Buku Kedokteran.


Full Text: PDF

Article Metrics

Abstract View : 266 times
PDF Download : 170 times

DOI: 10.37887/epj.v5i1.15595

Refbacks

  • There are currently no refbacks.