PENGARUH SENAM AEROBIK LOW IMPACT TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA DISMINORE PRIMER REMAJA PUTRI DI SURAKARTA

Mellia Silvy Irdianty, Fakhrudin Nasrul Sani, Heni Nur Kusumawati

Abstract


Abstrak
Latar belakang: Ketidasiapan secara fisik dan psikologis terkadang menyebabkan remaja mengalami gangguan
pada menstruasinya, diantaranya adalah nyeri haid atau sering disebut dismenorea. Nyeri yang dialami
seringkali menganggu kegiatan sehari – hari bahkan remaja seringkali harus melewatkan pembelajaran di
sekolah dikarenakan nyeri tersebut. Salah satu upaya non farmakologis yang dapat dilakukan untuk bisa
mengurangi nyeri, salah satunya menggunakan senam aerobic low impact yang dilakukan 1 minggu sebelum
menstruasi berlangsung. Tujuan: Mengetahui pengaruh senam aerobik low impact terhadap penurunan nyeri
haid pada remaja putri yang mengalami disminore primer. Metode penelitian menggunakan rancangan prepost

test without control yang dilakukan dengan melakukan suatu intervensi pada satu kelompok tanpa
pembanding. Penelitian dilaksanakan di wilayah Surakarta dengan 30 responden remaja usia 12- 15 tahun.
Analisis yang digunakan adalah wilcoxon test dengan tingkat kemaknaan 95%. Hasil dari penelitian didapatkan
ada pengaruh senam aerobic low impact terhadap penurunan skala nyeri haid pada remaja putri di Surakarta.
Kesimpulan: Senam aerobic low impact terbukti memiliki pengaruh efektif dalam menurunkan derajat nyeri
pada dismenore. Mayoritas responden yang sebelumnya mengalami nyeri sedang, menurun menjadi skla nyeri
ringan.
Kata Kunci : Dismenore, Senam Aerobic Low Impact, Stretching, remaja putri.

 


Full Text:

PDF

References


Hickey, V.J. 2013. The Clinical Practice Of

Neurogical and Neurosurgical Nursing. 4th

edition. Philadhelphia : Lippicott Williams and

Wilkins

Holder, M.D. 2016. Happines in Children :

Measurent Corrilates and Enhasment Of e

Positive Subjectif Well Being. London : Springer.

Van Rensburg, K. 2011. Managing

dysmenorrhoea in the pharmacy: review. SA

Pharmaceutical Journal, 78(1): 42-44.

Prawirohardjo, S., Wiknjosastro, H. &

Sumapraja, S. (2018) Ilmu Kandungan (Edisi

Ketiga). Jakarta: Yayasan Bina Pustaka

Sarwono, 274-278.

Dawood, M. Y. (2016) Primary dysmenorrhea:

advances in pathogenesis and management.

Obstetrics & Gynecology, 108(2): 428-441.

French, L. (2015) Dysmenorrhea. American

family physician, 71(2): 285-291.

Savtri dan Citrawathi. Hubungan Status Gizi

Dan Usia Menarche Dengan Kejadian

Dismenore Siswi Smp Negeri 2 Sawan. 2019.

Jurnal Pendidikan Biologi Undhiksa : Vol 2

Fuadah F. 2016. Hubungan antara Status Gizi

dengan Usia Menarche pada Remaja Putri

diSMP Umi Kulsum Banjaran Kab. Bandung

Provinsi Jawa Barat Tahun 2016. J

IlmuKesehatan.;10(2):707–14

Sari, K.S.N., Sumaryani, S., Trisetyaningsih, Y.,

Pola Perilaku Remaja untuk Menangani

Keluhan Dsymenorrhoea

di

SMK

Muhammadiyah 2 Moyudan Sleman

Yogyakarta. Media Ilmu Kesehatan. 4(1): 30-6.

. Suwarnisih, K.A, & Anindhita Y.C. 2017.

Hubungan usia menarche dengan kejadian

dismenore pada remaja putri di SMP N 17

Surakarta.. Jurnal Maternal STIKes Mitra

Husada Karanganyar Vol. 2, No. 1.

. Hastuti, witri dan widyaningsih W. 2020. Senam

Aerobic Untuk Mengatasi Nyeri Menstruasi

Pada Remaja Putri Di Pondok Pesantren Al

Ishlah Semarang. Jurnal Kesehatan Kusuma

Husada : Vol 11 no 1

. Suparto, Achmad. 2011. Efektifitas Senam

Dismenore dalam Mengurangi Dismenore pada

Remaja Putri. Phederal. Vol 4 No.1. Mei 2011.

Hal. 7




DOI: http://dx.doi.org/10.37887/epj.v4i2.12493

Refbacks

  • There are currently no refbacks.