ANALISIS PROFIL HEMATOLOGI AKIBAT RADIASI PADA PETUGAS DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD BAHTERAMAS, KENDARI

Arum Dian Pratiwi, Lisnawaty Lisnawaty, Jumakil Jumakil, Fifi Nirmala, Nurmaladewi Nurmaladewi

Abstract


Abstract
Salah satu penerapan teknologi nuklir dalam bidang kesehatan atau medik adalah pelayanan radiologi. Unit
Pelayanan Radiologi merupakan salah satu instalasi penunjang medik, menggunakan sumber radiasi pengion
(sinar-X) untuk mendiagnosis adanya suatu penyakit dalam bentuk gambaran anatomi tubuh yang ditampilkan
dalam film radiografi. Rumah Sakit Bahteramas Sulawesi Tenggara adalah rumah sakit yang memiliki instalasi
radiologi dan unit CT-scan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dosis radiasi yang diterima
oleh pekerja instalasi radiologi dan untuk mengetahui perbedaan kadar hemoglobin, leukosit, dan trombosit
pada pekerja instalasi radiologi. Penelitian ini dilakukan di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Umum Bahteramas
Kendari, Sulawesi Tenggara. Variabel dalam penelitian ini adalah umur, masa kerja, dosis radiasi, kadar
hemoglobin, leukosit, dan trombosit. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 12 responden. Penelitian ini
menggunakan analisis data secara deskriptif dan secara analitik (uji beda). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa
dosis radiasi yang diterima oleh petugas (dari hasil TLD badge) dalam kurun waktu 3 bulan masih jauh di bawah
Nilai Batas Dosis yang diperkenankan. Rata-rata dosis radiasi yang diterima adalah 0,2766 mSv dengan nilai
min-max = 0,2399 – 0,3525 mSv. Tidak terdapat perbedaan kadar hemoglobin (p-value = 0,894), kadar leukosit
(p-value = 0144), dan kadar trombosit (p-value = 0,506) yang bermakna pada pekerja instalasi radiologi baik
yang kontak langsung maupun yang tidak kontak langsung di RSUD Bahteramas Kendari.

Kata kunci: Dosis Radiasi, Hemoglobin, Leukosit, Trombosit, Umur, Masa Kerja, RSUD Bahteramas

 


Full Text:

PDF

References


Hidayati, L., 2012. Gambaran Hitung Jenis

Leukosit pada Radiografer di Perusahaan X

Surabaya Tahun 2012. Fakultas Kesehatan

Masyarakat Universitas Airlangga.

Gabriel, J.F., 1996. Fisika Kedokteran. Jakarta:

EGC.

Lusiyanti, Y., M. Syaifudin. 2008. Penerapan Efek

Interaksi Radiasi dengan Sistem Biologi sebagai

Dosimeter Biologi. JFN. 2(1). 1-15.

Mauliku, N.E., Ramadani. 2019. Hubungan

Paparan Radiasi Sinar X dengan Kadar

Hematologi pada Petugas Radiologi Rumah Sakit

Purwakarta. Teras Kesehatan 2(1). 26-31.

Lestari, S.H.A., Ismoyowati, dan M. Indradji. 2013.

Kajian Jumlah Leukosit dan Diferensial Leukosit

pada Berbagai Jenis Itik Lokal Betina Pakannya di

Suplementasi Probiotik. J. Ilmiah Peternakan 1

(2): 699-709.

Sadikin, M., 2002. Biokimia Darah. Widya Medika

Jakarta.

Sadikin, M. 2001. Pelacakan Dampak Radikal

Bebas terhadap Makromolekul. Kumpulan

Makalah Pelatihan:Radikal Bebas dan

Antioksidan dalam Kesehatan. Fakultas

Kedokteran UI. Jakarta.

Campbell, A. Neil, Jane B. Recee & Mitcha

Lawrence G. 2002. Biologi Jilid 3 Edisi 5. Erlangga.

Nisa, A.K, U.P. Juswono, S. Martono, 2010. Efek

Radioterapi Terhadap Produksi Sel Dahar pada

Penderita Ca Mammae dan Ca Servix. Universitas

Brawijaya. Diakses 5 November 2019

https://media.neliti.com/media/publications/159

-ID-none.pdf.

Sucipto, C.D., 2014. Keselamatan dan Kesehatan

Kerja. Gosyen Publishing: Yogyakarta.

Yang F., Zhou M., Gong L., Liu Z., Li DF., Li Jy.,

Effect of Low-Dose Ionizing Radiation on

Platelet And Leukocytes of Radiation Workers.

Pubmed

(12).

-1582.

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/2799840

Prayitno, G. 2001. Perbedaan Kadar Hemoglobin,

Jumlah Lekosit dan Jumlah Trombosit Darah

Akibat Paparan Radiasi antara Petugas

Radioterapi dan Petugas Radiodiagnostik. Diakses

November

http://eprints.undip.ac.id/8628/1/1258.pdf

Mastah.org, 2019. Timbal/Plumbum (Pb):

Pengertian, Sifat Karakteristik dan Kegunaan.

Diakses:

Oktober

https://www.mastah.org/timbal-plumbum-pb-pe

ngertian-sifat-karakteristik-dan-kegunaan/




DOI: http://dx.doi.org/10.37887/epj.v4i2.12477

Refbacks

  • There are currently no refbacks.