GAMBARAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) MASYARAKAT PESISIR DI KEL. MATA & KEL. KESSILAMPE KEC. KENDARI KOTA KENDARI

Hariati Lestari, Yasnani Yasnani

Abstract


Abstrak
Perilaku hidup bersih dan sehat seseorang sangat berkaitan dengan peningkatkan kesehatan individu, keluarga,
masyarakat dan lingkungannya. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah semua perilaku yang dilakukan atas
kesadaran setiap anggota keluarga, sehingga setiap anggota keluarga dapat berperan aktif pada setiap kegiatan
kesehatan di masyarakat. Pemberdayaan PHBS harus dimulai dari tatanan rumah tangga, karena keluarga sehat
menjadi aset pembangunan bangsa. PHBS merupakan program promosi kesehatan. Kebersihan dan kesehatan
sangat berkaitan hubungannya dalam mewujudkan kesehatan masyarakat, mulai dari diri sendiri, orang lain,
maupun lingkungan dan sosial. Jika PHBS di remehkan, maka banyak virus atau bakteri penyakit yang akan terjadi
di masyarakat. Indikator PHBS di lingkungan masyarakat meliputi; mencuci tangan dengan air yang mengalir dan
menggunakan sabun, mengkonnsumsi air yang bersih, menggunakan jamban yang bersih dan sehat, olah raga yang
teratur dan terukur, tidak merokok, persalinan dengan tenaga kesehatan, pemberian ASI eksklusif pada bayi,
pemantauan pertumbuhan bayi atau balita, dan membuang sampah pada tempatnya. Kelurahan Kessilampe
merupakan kelurahan dengan penduduk terbanyak ke dua dari Kelurahan Kendari Cadi untuk kecamatan Kendari.
Sedangkan Kelurahan Mata merupakan salah satu kelurahan yang ada di Kecamatan Kendari dengan luas wilayah
1.514 Ha, yang terdiri dari 4 RW dan 12 RT (profil Kelurahan Mata 2014). Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui gambaran pengetahuan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) masyarakat pesisir di
Kelurahan Mata dan Kelurahan Kessilampe Kecamatan Kendari Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan metode
penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Mata dan Kelurahan Kessilampe Kecamatan Kendari
Kota Kendari. Populasi dalam penelitian ini adalah 200 responden dari masing-masing kelurahan. 100 responden
dari Kelurahan Mata dan 100 responden dari 100 Kelurahan Kessilampe.

Kata kunci: perilaku hidup bersih dan sehat, masyarakat pesisir, kel. Mata dan kel. Kessilampe


Full Text:

PDF

References


Alhidayati, A., & Asmuliyanti, A. (2016).Perilaku

Ibu dalam Memilih Tenaga Penolong Persalinan

di Wilayah Kerja Puskesmas Tembilahan Hulu Tahun 2016. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 3(3),

-162

Alihar, F. (2018). Penduduk Dan Akses Air Bersih

Di Kota Semarang ( Population And Accsess To

Clean Water In Semarang City ). 13(1), 67–76.

Apriyanti, L., Widjanarko, B., & Laksono, B.

(2019). Faktor-faktor yang Mempengaruhi

Pemanfaatan Jamban Keluarga di Kecamatan

Jatibarang Kabupaten Brebes. 14(1).

Di, S., Dasar, S., & Gumpang, N. (2018).

Gambaran tentang perilaku hidup bersih dan

sehat di sekolah dasar negeri gumpang 01

kartasura sukoharjo.

Fadhilah Nur. (2015). PHBS Tatanan Rumah

Tangga dan Faktor yang Berhubungan. Jurnal

Ilmiah Kesehatan. Vol.5 No.7 Januari 2015.

Gunawan, S., Drew, C., Nindi R, D. C., Henyta, &

Sari, K. P. (2018). 133 Penyuluhan “Perilaku

Hidup Bersih Sehat (PHBS)” Dalam Rangka

Program Tentara Manunggal Masuk Desa

(TMMD) Wilayah Kodim 0510 Tigaraksa,

Tangerang. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia,

file:///C:/Users/ MYASUS/Dow nloads/289765

-1-PB.pdf




DOI: http://dx.doi.org/10.37887/epj.v4i2.12475

Refbacks

  • There are currently no refbacks.