Evaluasi Program Pengembangan Kawasan Kakao Berbasis Korporasi (Integrasi Tanaman Kakao Dan Ternak Sapi) Di Kabupaten Kolaka Timur

Hasmadiana Hasmadiana, Sahta Ginting, Ali Bain

Abstract


The agricultural sector is a sector a mainstay in development in East Kolaka Regency, especially in cocoa and cattle commodities. The purpose of this study was to evaluate the impact of the corporate-based cocoa area development program (integration of cocoa plants and cattle) in East Kolaka Regency. This study uses a qualitative descriptive analysis. The results of the study concluded that smallholder cocoa plantations have prospects in supporting the integrated farming model with cattle. Integrated farming strongly supports the pattern of commodity diversification (cocoa and cattle), which are able to support each other in both business sub-sectors. Cocoa farming has not had an effect on increasing cocoa farming in each village. This is because the distribution of the proceeds from the sale of cattle is divided into each group, so that the integration of cocoa and cattle is not carried out properly.

Keywords: Evaluation, Cocoa, Cattle

Sektor pertanian merupakan sektor yang masih menjadi andalan dalam pembangunan di Kabupaten Klaka Timur, khususnya pada komuditas kakao dan ternak sapi. Tujuan penelitian ini mengevaluasi dampak program pengembangan kawasan kakao berbasis korporasi (integrasi tanaman kakao dan ternak sapi) di Kabupaten Kolaka Timur. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa perkebunan kakao rakyat memiliki prospek dalam mendukung model usahatani integrasi dengan ternak sapi. Usahatani integrasi sangat mendukung pola diversifikasi komoditas (kakao dan sapi), yang mampu saling mendukung di kedua subsektor usaha. Usaha tani kakao belum berpengaruh pada peningkatan usaha pertanian kakao di masing-masing desa. Hal ini disebabkan karena pembagian hasil dari penjualan ternak sapi dibagi pada masing-masing kelompok, sehingga kegiatan integrasi tanaman kakao dan ternak sapi tidak terlaksana dengan baik.

Kata Kunci :Evaluasi, Kakao, Ternak Sapi. 


Full Text:

PDF

References


Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian. (2011). Modul Pelatihan Teknis Jarak Tanam, Pengajiran, Dan Pelubangan Tanaman Kakao Pelatihan Teknis Budidaya Tanaman Kakao. Balai Besar Pelatihan Pertanian Batangkaluku.

Direktorat Budidaya Ternak Ruminansia, (2010). Pedoman Teknis Pengembangan Integrasi Ternak Sapi dan Tanaman. Direktorat Jenderal Peternakan, Departemen Pertanian, Jakarta.

Direktorat Jenderal Penataan Ruang. 2003. Beberapa Ungkapan Sejarah Penataan Ruang Indonesia 1948 – 2000. Citra Kreasi: Jakarta.

Direktorat Pengembangan Peternakan, (2003). Program Terobosan Pengembangan Peternakan Integrasi Ternak dengan Kebun Kelapa Sawit. Media Pengembangan Peternakan Vol. 11 Tahun IV, Direktorat Jenderal Bina Produksi Peternakan, Departemen Pertanian, Jakarta.

Kariyasa. (2003). Hasil Laporan Pra Survei Kelembagaan Usaha Tanaman-Ternak Terpadu dalam Sistem dan Usaha Agribisnis. Proyek PAATP, Jakarta.

Muhadjir, Noeng. (1996). Metode Penelitian Kualitatif, Edisi III. Pilar Media: Yogyakarta.

Nasrul, Wedi. (2012). Pengembangan Kelembagaan Pertanian Untuk Peningkatan Kapasitas Petani Terhadap Pembangunan Pertanian. Menara Ilmu. Vol.III No. 29, Juni 2012.

Nugraha, Riza Imam. Mengenal Manajemen Pakan Sistem Penggemukan Sapi. https://dispertan.bantenprov.go.id/Mei 2022.

Peraturan Menteri Pertanian Nomor: 50/Permentan/ Ot.140/8/2012 Tentang Pedoman Pengembangan Kawasan Pertanian

Saputra, R.U.H, (2000). Pertanian Terpadu sebagai Pilar Kebangkitan Bangsa Indonesia.

Saputra, Tri Haryanto. (2012). Potensi Limbah Kulit Kakao Untuk Pakan Ternak di Kecamatan Gedong Tataan.

Suherman dan Edi Kurniawan. (2017). Manajemen Pengelolaan Ternak Kambing di Desa Batu Mila Sebagai Pendapatan Tambahan Petani Lahan Kering. Jurnal Dedikasi Masyarakat;7-13

Suherman, Nurhapsa, dan Irmayani. (2018). Panduan Praktis Pembuatan Pupuk Organik Sederhana. UMPAR Press: Pare-Pare

Syakir, Muhammad, Elna Karmawati dan Joko Pitono. (2010). Budidaya dan Pasca Panen Kakao. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. Bogor.

Syamsu J.A., L.A.Sofyan., K.Mudikdjo., E.Gumbira Sa'id. E. B. Laconi, (2012). Analisis potensi limbah tanaman pangan sebagai sumber pakan ternak ruminansia di Sulawesi Selatan. Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Peternakan, Vol.VIII (4).

Winardi. (2003). Teori Organisasi dan Pengorganisasian. Divisi Buku Perguruan Tinggi, Jakarta: PT Raja Grafindo Perkasa




DOI: http://dx.doi.org/10.33772/jpw.v7i2.27915

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


image hostimage hostimage hostimage hostimage host

About license: 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
 
LOKASI