Peran Adat Dalam Mitigasi Bencana di Kampung Yongsu Desoyo, Distrik Ravenirara, Kabupaten Jayapura

Yannice Luma Marnala Sitorus, Musfira Musfira, Joko Purcahyono

Abstract


Kejadian banjir bandang Sentani tahun 2019 telah menghancurkan sebagian besar permukiman di Kampung Yongsu Desoyo, yang terletak di sebelah utara Pegunungan Cycloop. Atas keputusan Pemerintah Kabupaten Jayapura lewat instansi BPBD, kemudian direncanakan relokasi permukiman warga kampung terdampak karena lokasi permukiman yang terkena banjir bandang berada di kawasan daerah aliran sungai penyebab bencana tersebut. Akan tetapi warga kampung yang memiliki lahan kosong rencana relokasi tersebut menuntut ganti rugi tanah adat, yang biasanya akan mencakup sejumlah nilai rupiah yang sangat besar, sehingga rencana relokasi ini terhenti dan untuk sementara waktu warga kampung korban bencana mengungsi ke lahan milik gereja di sana. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kepemilikan tanah adat terhadap penataan permukiman pasca-banjir bandang dan peran lembaga adat dalam mitigasi bencana di Kampung Yongsu Desoyo. Data sekunder diperoleh dari berbagai pustaka dan instansi pemerintah sedangkan data primer diperoleh dari wawancara terhadap kepala kampung dan tokoh adat. Data dianalisis secara deskriptif dengan menampilkan narasi dan tabel. Hasil analisis menunjukkan gambaran pengaruh kepemilikan tanah adat terhadap penataan permukiman pasca-banjir bandang dan peran lembaga adat dalam mitigasi bencana di Kampung Yongsu Desoyo, Distrik Ravenirara, Kabupaten Jayapura.

Keywords


mitigasi bencana, pemangku kepentingan, penataan permukiman, tanah adat

Full Text:

PDF

References


Bams (2020). 75 Rumah Untuk Korban Banjir Bandang di Kampung Yongsu Dibangun Tahun Depan. Pacificpos, 8 Juni 2020. https://www.pasificpos.com/75-rumah-untuk-korban-banjir-bandang-di-kampung-yongsu-dibangun-tahun-depan/

BNPB (2008). Peraturan Kepala BNPB Nomor 4 Tahun 2008 Tentang Pedoman Penyusunan Penanggulangan Bencana. Jakarta: BNPB.

BNPB (2012). Peraturan Kepala BNPB Nomor 3 Tahun 2012 Tentang Panduan Penilaian Kapasitas Daerah Dalam Penanggulangan Bencana. Jakarta: BNPB.

BPS Kabupaten Jayapura (2018). Kecamatan Ravenirara Dalam Angka 2018.

BPS Kabupaten Jayapura (2018). Kecamatan Sentani Dalam Angka 2018.

BPS Kabupaten Jayapura (2021). Kabupaten Jayapura Dalam Angka 2021.

Diamond, J. (2015). The World Until Yesterday (Dunia Hingga Kemarin), Apa yang Dapat Kita Pelajari dari Masyarakat Tradisional?, Jakarta: KPG.

Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Jayapura (2009). Draft Laporan Pemetaan Daerah Rawan Bencana Geologi di Distrik Depapre dan Distrik Ravenirara Kabupaten Jayapura Tahun Anggaran 2009. Sentani: Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Jayapura.

Djojosoekarto, A., Sumarwono, R., dan Suryaman, C. (2008). Kinerja Otonomi Khusus Papua. Jakarta: Kemitraan Bagi Pembaruan Tata Pemerintahan di Indonesia.

Djojosoekarto, Dr. Agung, dkk (2012). Nilai-Nilai Dasar Orang Papua Dalam Mengelola Tata Pemerintahan (Governance), Studi Refleksif Antroplogis, Kemitraan Bagi Pembaruan Tata Pemerintahan. Yogyakarta: Centre for Learning and Advancing Experimental Democracy and Indonesia Forestry and Governance Institute.

Done, I. A. S. (2018). Pemetaan Hak Ulayat Berdasarkan Perspektif Masyarakat Lokal. Tugas Akhir Program Sarjana. Universitas Sains dan Teknologi Jayapura.

Jojola, T. (2008). Indigenous Planning - An Emerging Context. Canadian Journal of Urban Research, 17 (1), 37-47.

Kalilago, Richard R. (2021). Zona Ekologi Masyarakat Adat Tepra. Kabar Alam, Jumat 16 April 2021. https://kabaralam.com/tapak/zona-ekologi-masyarakat-adat-tepra

Kementerian PPN/BAPPENAS (2013). Masyarakat Adat di Indonesia: Menuju Perlindungan Sosial yang Inklusif. Jakarta: Direktorat Perlindungan dan Kesejahteraan Masyarakat, Kementerian PPN/BAPPENAS.

Mansoben, J.R. (1995). Sistem Politik Tradisional di Irian Jaya. Jakarta: LIPI.

Okoseray, A. F. (2020). Penataan Ruang Daerah Rawan Banjir Kampung Yongsu Desoyo, Distrik Ravenirara, Kabupaten Jayapura. Tugas Akhir Program Sarjana. Jayapura: USTJ.

Siscawati, M. (2014). Masyarakat Adat dan Perebutan Penguasaan Hutan. Wacana 33(XVI), 3-23.

Suryawan, I N. (2014). Desain Besar Penataan Daerah Dan Dinamika Identitas Budaya di Provinsi Papua Barat. Jurnal Studi Pembangunan Interdisiplin, XXIII(3), 1-18.

UNDP (2005). Community Livelihoods and Civil Society Organisations in Papua, Indonesia, a Snapshot by Local Non-Government Organisations, UNDP.

Wally, Engelbert (2019). Warga Kampung Yongsu Desoyo segera direlokasi. Jubi 16 April 2019. https://jubi.co.id/relokasi-warga-kampung-yongsu-desoyo-segera-dilakukan/

Wenda, Y. (2020). Banjir Bandang Sentani, Pengulangan dari Abad Silam. Jubi, 08 Juli 2020, jubi.co.id




DOI: http://dx.doi.org/10.33772/jpw.v7i2.20202

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


image hostimage hostimage hostimage hostimage host

About license: 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
 
LOKASI