Analisis Prioritas Konsep Dan Strategi Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh Di Kecamatan Nambo

Sitti Astija, Ishak Kadir, Dewi Nurhayati Yusuf

Abstract


Kawasan permukiman kumuh di Kecamatan Nambo terbagi atas Kluster Pudai – Nambo (Kelurahan Bungkutoko, Petoaha, Nambo) dan Kluster Tondonggeu – Sambuli. Tipologi permukiman di Kecamatan Nambo merupakan dataran rendah dan tepi air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis skala prioritas, menentukan konsep dan strategi penanganan kawasan kumuh di Kecamatan Nambo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif dengan menggunakan analisis pembobotan indikator prioritas kawasan kumuh berdasarkan Peraturan Menteri PU No. 2 Tahun 2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan kumuh di Kecamatan Nambo terbagi atas dua klasifikasi prioritas yaitu kumuh sedang, status lahan tidak legal dan pertimbangan lainnya tinggi dan kumuh sedang, status lahan tidak legal dan pertimbangan lain sedang. Berdasarkan kondisi kekumuhan di Kecamatan Nambo maka konsep/ pola penanganan kawasan permukiman kumuh yaitu permukiman kembali. Rumusan strategi; penyiapan lahan, rehabilitasi/perbaikan bangunan hunian, rehabilitasi/ perbaikan infrastruktur permukiman dan rehabilitasi/ perbaikan proteksi kebakaran.

 

Kata Kunci : Kawasan Kumuh, Konsep, Nambo, Prioritas, Strategi


Full Text:

PDF

References


Budiharjo, Eko. (2005). Tata Ruang Perkotaan. PT Alumni, Bandung

Budiyono dan Asep Suryana. (2019). Analisis Penanganan Permukiman Kumuh (Studi Kasus Di Kelurahan Kampung Melayu Kecamatan Jatinegara Jakarta Timur). Jurnal Ilmiah Plano Krisna, 14(2): 54-63

Krisandriyana, Maresty, Winny Astuti, dan Erma Fitriarini. (2019). Faktor Yang Mempengaruhi Keberadaan Kawasan Permukiman Kumuh Di Surakarta. Desa-Kota 1(1); 24-33.

Portes, Alejandro. (2009). Rationality in The Slum: An Essay on Interpretive Sociology. University of Texas: Cambridge University Press.

Ruli, As’ari dan , Siti Fadjarani. (2018). Penataan Permukiman Kumuh Berbasis Lingkungan. Jurnal Geografi 15(1); 56-67.

Siregar, Tety Juliany. (2010). Kepedulian Masyarakat dalam Perbaikan Sanitasi Lingkungan Permukiman Kumuh di Kelurahan Matahalasan Kotan TanjungBalai. Tesis. Universitas Diponegoro: Semarang

Sutiani, Eny Endang. (2006). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terciptanya Kawasan Permukiman Kumuh Di Kawasan Pusat Kota (Studi Kasus: Kawasan Pancuran, Salatiga). Tesis. Semarang: Magister Teknik Pembangunan Wilayah Dan Kota Program Pasca Sarjana-Universitas Diponegoro.

Tarmizi, Nurlina. (2012). Ekonomi Ketenagakerjaan. Universitas Sriwijaya. Palembang: Unsri Press

_____________. (2013). Tri Mandra Kependudukan. Universitas Sriwijaya. Palembang: Unsri Press.

Tiawon, Harin, Titiani Widati, dan Amiany. 2018. Kajian Strategi Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh Perkotaan Berbasis Program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) Berbasis Program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) Di Kota Kuala Kapuas. Jurnal Teoritis dan Bidang Keteknikan, 2(1); 82-89




DOI: http://dx.doi.org/10.33772/jpw.v6i1.17335

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


About license: 
 
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
 
LOKASI