Analisis Indeks Pencamaran Air Di Sungai Langkapa Kabupaten Bombana

Asrul Nasir, La Baco Sudia, La Ode Ahmad Nur Ramadhan

Abstract


Sungai Langkapa merupakan sumber air baku yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih untuk penduduk Kabupaten Bombana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menetapkan status mutu air Sungai Langkapa  sebagai sumber air baku Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bombana. Metode yang digunakan yaitu (1) analisis indeks pencemaran. Hasil penelitian ini yaitu pada stasiun I diperoleh nilai indeks pencemaran sebesar 3,01, stasiun II sebesar 2,97 dan pada stasiun III sebesar 2,75. Beberapa parameter yang tidak memenuhi baku mutu kelas 1 yaitu DO dan BOD. Sehingga status mutu air Sungai Langkapa masuk klasifikasi cemar ringan.

 

Kata Kunci ; Air, Sungai, Pencematan

Full Text:

PDF

References


Brown, A.L. 1987. Freshwater Ecoloy. Heinemann Education Books, London. 163 p.

Cech T.V. 2005. Principle of Water Resources: History, Development, Management, and Policy 2nd ed. New York (US): John Wiley & Sons, Inc.

Cordova MR. 2008. Kajian air limbah domestik di Perumnas Bantar Kemang, Kota Bogor dan pengaruhnya pada Sungai Ciliwung [skripsi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Chow et al. 1988. Applied Hydrology, McGraw-Hill Book Co., Singapore.

Effendi, H. 2003. Telaah Kualitas Air Bagi Pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan Perairan. Kanisius. Yogyakarta.

Fardiaz S. 1992. Polusi Air dan Polusi Udara. Bogor (ID): Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi IPB.

Gupta P, Roy S, Mahindrakar AB. 2012. Treatment of water using water Hyacinth, water tettuce and vetiver grass-a review. Resources and Environment. 2(5): 202-15.

Ishartanto, W.A. 2009. Pengaruh aerasi dan penambahan bakteri Bacillus sp. dalam mereduksi bahan pencemar organik air limbah domestik [skripsi]. Bogor (ID): Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor.

Lallanilla, M. 2013. Enam masalah lingkungan teratas di Cina. http://id.berita.yahoo.com/enam-masalah-lingkungan-teratas-di-cina- 125151899. html, diakses 21 September 2018.

Loucks DP. 2000. Sustainable Water Resource Management. Water International. 25 (1) : 2 – 10

Kordi, M.G.H dan Tancung, A. B. 2010. Pengelolaan Kualitas Air dalam Budidaya Perairan. Rineka Cipta. Jakarta.

Priyambada IB, Oktiawan W, Suprapto RPE. 2008. Analisa Pengaruh Perbedaan Fungsi Tata Guna Lahan Terhadap Beban Pencemaran BOD Sungai (Studi Kasus Sungai Serayu Jawa Tengah). Jurnal Presipitasi, 5. 55-62.

Saeni MS. 1989. Kimia Lingkungan. Bogor (ID): Dirjen Pendidikan Tinggi Departmen Pendidikan dan Kebudayaan Pusat Antar Universitas Ilmu Hayati IPB.

Sawyer, C. N & P.L. McCarty. 1967. Detergents, Chemistry For Sanitary Engineers. Second Edition Mcgraw-Hill Book Company Tokyo

Sudarmadji., Hadi, P dan Widyastuti. 2016. Pengelolaan Sumberdaya Air Terpadu [Cetakan ke II]. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Sugiharto. 1987. Dasar-dasar Pengelolaan Air Limbah. Jakarta (ID): UI Press.

Suriawiria, U. 1986. Mikrobiologi Air dan Dasar-Dasar Pengolahan Buangan Secara Biologis. Alumni. Bandung.

Surya, R. A. 2015. Kebijakan Pengelolaan Sumber Daya Alam Untuk Penyediaan Air Baku Berkelanjutan di Tingkat Kabupaten (Studi Kasus Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara) [disertasi]. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Taufik, I. 2006. Pencemaran Deterjen Dalam Perairan dan Dampaknya Terhadap Organisme Air. Media Akuakultur. 1(1).




DOI: http://dx.doi.org/10.33772/jpw.v6i1.16347

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


About license: 
 
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
 
LOKASI