Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Luka Bakar Dengan Nosokomial Pneumonia Di RSUD Dr. Soetomo Pada Tahun 2017-2019

Oki Nugraha Putra

Abstract


Nosokomial pneumonia merupakan salah satu bentuk infeksi yang seringkali ditemukan pada pasien luka bakar dengan tingkat morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Modalitas utama pada nosokomial pneumonia adalah pemberian antibiotik. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengevaluasi penggunaan antibiotik untuk pneumonia pada pasien luka bakar dengan nosokomial pneumonia secara kualitatif dengan metode Gyssen dan secara kuantitatif dengan defined daily dose (DDD). Pengambilan data dilakukan secara retrospektif melalui data rekam medik pasien luka bakar dengan nosokomial pneumonia yang di rawat di RSUD Dr. Soetomo pada tahun 2017-2019. Diperoleh tujuh pasien luka bakar dengan nosokomial pneumonia yang memenuhi kriteria inklusi. Dari 7 pasien tersebut, enam diantaranya tergolong hospital acquired pneumonia (HAP), dan 1 pasien termasuk ventilator associated pneumonia (VAP). Antibiotik terbanyak untuk terapi nosokomial pneumonia yakni meropenem (34%), levofloxacin dan amikasin masing-masing sebesar 17%. Didapatkan 3 pasien (42,9%) termasuk kategori IVa (altenatif lebih efektif), 1 pasien (14,2%) termasuk kategori IVb (alternatif lebih tidak toksik), 1 pasien (14,2%) termasuk kategori IVd (spektrum lebih sempit), 1 pasien (14,2%) termasuk kategori IIa  (dosis tidak tepat) dan 1 pasien (14,2%) tidak termasuk kategori I-IV. Nilai total DDD /100 patients-days didapatkan sebesar 161,09. DDD/100 patients-days antibiotik pada penelitian ini didapatkan levofloxacin (67,50), amikasin (42,59), meropenem (39,82), serta cefoperazon (11,18). Pemberian antibiotik pada pasien luka bakar dengan nosokomial pneumonia termasuk dalam kategori kurang tepat sebesar 85,5% dan 14,5 % masuk dalam kategori tepat. Selain itu, tingkat pemakaian antibiotik masih cukup tinggi.

 

Kata Kunci : Luka Bakar, Nosokomial Pneumonia, Antibiotik, Gyssen, Defined Daily Dose

 


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.33772/pharmauho.v6i1.11095

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.