Perbaikan Mutu Genetik Melalui Sistem Grading Ternak dalam Upaya Menunjang Program Pemuliaan Berbasis Digital

Apri Irianto, Asep Gunawan, Muladno Muladno

Abstract


ABSTRAK

Pengembangan sapi potong di Indonesia telah berkembang dibeberapa daerah dengan menerapkan teknologi dan inovasi peternakan melalui Sekolah Peternakan Rakyat (SPR). Penelitian ini bertujuan memperbaiki mutu genetik sapi PO melalui seleksi berdasarkan sistem grading untuk pembibitan dan perbanyakan sapi, serta melakukan pemantauan perkembangannya dengan program digitalisasi. Penelitian dilakukan melalui pendataan kuantitatif dan kualitatif dengan sistem wawancara langsung ke para peternak menggunakan kuisioner. Parameter penelitian diantaranya karakteristik eksternal, silsilah sapi, dan ukuran tubuh seperti bobot badan dan lingkar dada. Analisis data menggunakan Analisis  Deskriptif dan pendugaan model regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah sapi di Desa Sekaran  lokasi Sekolah Peternakan Rakyat sebanyak 971 ekor dengan populasi terbanyak di dusun Ngantru yaitu sebesar 82%. Sistem perkawinan  sapi yang sering diterapkan yaitu kawin suntik (inseminasi buatan) sebesar 94% dan 6% dengan perkawinan alami. Produktivitas sapi PO cukup tinggi dengan ukuran lebar dada berkisar 154–165 cm dan bobot badan berkisar 282–309 kg. Body condition score (BCS) sapi PO berada pada kisaran 2–3 di skala 5. Sistem grading menunjukkan bahwa sapi PO banyak tergolong dalam grade A sebesar 58%. Sapi PO di Desa Sekaran memiliki potensi yang besar untuk dijadikan sumber bibit dan perbanyakan populasi karena telah memiliki sistem grading yang baik .

Kata kunci : Desa Sekaran, digitalisasi, sapi PO, seleksi, sistem grading

                                                            ABSTRACT         

   The development of beef cattle in Indonesia has developed in several regions by implementing animal husbandry technology and innovation through the Sekolah Peternakan Rakyat (SPR). This study aims to improve the genetic quality of PO cattles through selection based on grading systems for cattle breeding and propagation, as well as monitoring their development with a digitization program. The study was conducted with a direct interview system to farmers using a questionnaire. The research parameters included external characteristics, genealogy of cattle, and body size such as body weight and chest size. Data analysis using descriptive statistic and regression analysis. The results showed that the total of cattle in Sekaran Village was 971 with the largest population in the Ngantru approximately 94%. The cattle mating system were conducted using  artificial insemination and naturally bred were  94% and 6%, respectively.  PO cattle productivity is high with chest width measurements from 154–165 cm and body weights from 282-309 kg. The body condition score of PO cattles is in the range of 2-3 on a scale of 5. The grading system shows that many PO cattles were classified in grade A was 58%.  PO cattles in Sekaran Village have great potential to be used as a source animal genetic resources of PO breeding center.

Keywords : grading system, digital, PO cattle, Sekaran village, selection

Full Text:

PDF

References


Alim, S. & L. Nurlina. 2007. Hubungan antara karakteristik dengan persepsi peternak sapi potong terhadap inseminasi buatan. Jurnal Ilmu Ternak 7(2):165-169.

[BPS] Badan Pusat Statistik. 2018. Kecamatan Kasiman dalam Angka. Badan Pusat Statistika. Bojonegoro.

[DPMD] Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. 2018. Potensi dan Tingkat Perkembangan Desa. DPMD Kabupaten Bojonegoro. Bojonegoro.

Gunawan A & B.W. Putera. 2016. Aplikasi linier ukuran tubuh untuk seleksi fenotipik bibit induk sapi PO di Kabupaten Bojonegoro. Jurnal IPTHP 4(3):375-378.

Haryoko, I. & P. Suparman. 2009. Evaluation of carcass production of PO cattle based on heart grith measurement, body condition score and slaughter weight. Animal Production 11(1):28-33.

Jurado, J.J., A. Alonso. & R. Alenda. 1994. Selection responses for growth in Spanish Merino flock. J. Anim. Sci. 72:1433-1440.

[OFAC] Ontario Farm Animal Council. 2010. Body conditioning score of beef cattle. http://www.ofac.org/pdf/body%20condition%20score.pdf. [2nd Aug 2019].

Pawere, F.R., E. Baliarti, & S. Nurtini. 2012. Proporsi bangsa, umur, bobot badan awal dan skor kondisi tubuh sapi bakalan pada usaha penggemukan. Buletin Peternakan 36(3):193-198.

Putra, W.P.B., Sumadi, & T. Hartatik. 2014. Pendugaan bobot badan pada sapi Aceh dewasa menggunakan dimensi ukuran tubuh. JITP 3(2):76-80.

Roessali, W. 2004. Profitabilitas usaha pembibitan simental di Kecamatan IV Candung Kabupaten Agam. Jurnal Pengembangan Peternakan Tropis. Spesial Edition Seminar Nasional Ruminansia 7 Oktober 2004 Buku 3. Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro, Semarang.

Rosikh, A., H.A. Aria, & M. Qomaruddin. 2015. Analisis perbandingan angka calving rate sapi potong antara kawin alami dengan inseminasi buatan di kecamatan dukun kabupaten gresik. Jurnal Ternak 6(1):13-17.

Soekardono, A. Chairussyhur, & L.M. Kasip. 2009. Identifikasi grade sapi bali betina bibit dan koefisien reproduksi sapi betina di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Buletin Peternakan 33(2):74-80.

Sukardi. 2004. Metodologi Penelitian Pendidikan: Kompetensi dan Praktiknya. Bumi Aksara. Jakarta.

Vergara, O.D, M.A. Elzo, M.F. Ceron-Munoz, & E.M. Arboleda. 2009. Weaning weight and post weaning gain genetic parameters and genetic trends in Blanco Orejinegro-Romosinuano-Angus-Zebu multibreed cattle population in Columbia. Livestock Science 124:156-162.

Wasito, H.R. 2005. Peternakan Harus Jadi Unggulan. Penerbit Permata Wacana Lestari. Jakarta.

Wildman, E.E, G.M. Jones, P.E. Wagner, R.L. Bowman, H.F. Troutt, & T.N. Lesch. 1982. A dairy cow body condition scoring system and its relationship to selected production characteristic. J. Dairy Sci. 65: 495.

Wiradarya, T.R. 2004. Peningkatan produk-tivitas ternak domba melalui perbaikan nutrisi rumput lapang. Laporan Penelitian. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Yulianto, P. & S. Cahyo. 2010. Pembesaran Sapi Potong secara Intensif. Penebar Swadaya. Jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.33772/jitro.v7i1.8693

Refbacks

  • There are currently no refbacks.