Pengembangan Usaha Ternak Ayam Pedaging Sistem Kemitraan Bagi Hasil Berdasarkan Aksesibilitas Peternak Terhadap Sumber Daya

Amam Amam, Zaenal Fanani, Budi Hartono, Bambang Ali Nugroho

Abstract


Sistem kemitraan bagi hasil adalah sistem kerjasama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih (antar-peternak) atau peternak sebagai pelaksana yang menjalankan usaha budi daya yang dibiayai atau dimiliki oleh perusahaan peternakan dan/atau perusahaan di bidang lain. Tujuan penelitian yaitu melakukan pemetaan sumber daya yang dapat diakses peternak dan model pengembangan usaha ternak ayam pedaging sistem kemitraan bagi hasil. Penelitian dilakukan pada bulan Januari-Juni 2018. Sebanyak 44 peternak ayam pedaging sistem bagi hasil di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Analisis data menggunakan teknik SEM (Structural Equation Model) dengan SmartPLS 2.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akses peternak terhadap sumber daya dan SDM peternak berpengaruh terhadap pengembangan usaha ternak ayam pedaging sistem bagi hasil sebesar 68,3%. Kesimpulan penelitian ini yaitu sumber daya yang dapat diakses peternak ayam pedaging sistem kemitraan bagi hasil adalah sumber daya finansial, teknologi, fisik, ekonomi, lingkungan, dan sosial. Peranan sumber daya tersebut penting untuk pengembangan usaha ternak.


Full Text:

PDF

References


Asmara, A., Purnamadewi, Y. L., and Lubis, D. 2017. The Relationship Analysis between Service Performances of Milk Producer Cooperative with the Dairy Farm Performance of Members. Media Peternakan. 40 (2): 143-150.

Bamualim, A. M., Madarisa, F., Pendra, Y. Mawardi, E., dan Asmak. 2015. Jurnal Peternakan Indonesia. 17 (2): 83-93.

Ellitan, L. 2003. Peran Sumber Daya dalam Meningkatkan Pengaruh Teknologi terhadap Produktivitas. Jurnal Manajemen & Kewirausahaan. 5 (2): 155-170.

Kusnadi, U. 2008. Inovasi Teknologi Peternakan dalam Sistem Integrasi Tanaman-Ternak untuk Menunjang Swasembada Daging Sapi. Pengembangan Inovasi Pertanian. 1 (3): 189-205.

Limawandoyo, E. A. dan A. Simanjutak. 2013. Pengelolaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia pada PT Aneka Sejahtera Engineering. Jurnal Manajemen Bisnis Petra. 1 (2): 1-12.

Nur, P. 2004. Model Kelembagaan Pertanian dalam Rangka Mendukung Optimasi Produksi Padi. Falsafah Sains. 22 (6): 1-6.

Pakage, S., Hartono, B., Fanani, Z., Nugroho, B. A. 2015. Analysis of Technical, Allocative and Economic Efficiency of Broiler Production Using Closed House System in Malang District of East Java, Indonesia. LRRD. 27 (9): 1-8.

Prihantoro, A. 2012. Peningkatan Kinerja Sumber Daya Manusia Melalui Motivasi, Disiplin, Lingkungan Kerja, dan Komitmen. Value Added. 8 (2): 78-98.

Riszqina, Isbandi, Rianto, E., and Santoso, S. I. 2014. The Analysis of Factors Affecting The Performance in Benefits of Karapan (Racing) Cattle Business in Madura Island, East Java. JITAA. 39 (1): 65-72.

Roessali, W., Masyhuri, S. Nurtini, Darwanto, D. H. 2011. Factors Influencing Farmers Decision to Increase Beef Cattle Business Scale in Central Java Province. JITAA. 36 (1): 27-35.

Syukur, S. H., Fanani, Z., Nugroho, B. A., and Antara, M. 2014. Empowerment of Livestock Farmer through Graduate Program to Build to Village on Dynamics of Beef Cattle Farmers Groups Level of Gaduhan Model. Journal of Natural Science Research. 4 (2): 107-112.

Wiyono, G. 2011. Merancang Penelitian Bisnis dengan Alat Analisis SPSS 17.0 & SmartPLS 2.0. Unit Penerbit dan Percetakan STIM YKPN Yogyakarta. Indonesia.

Yudiarini, N. 2014. Perubahan Pertanian Subsisten Tradisional ke Pertanian Modern. Dwijen AGRO. 2 (1): 1-8.




DOI: http://dx.doi.org/10.33772/jitro.v6i2.5578

Refbacks

  • There are currently no refbacks.