ANALISIS KONFIGURASI TAPAK RUANG PERMUKIMAN KAMPUNG KOTA BERBASIS SPACE SYNTAX (Studi Kasus: Perumahan Padat Penduduk Kelurahan Sindulang Satu, Manado)

Adrianus Leo Liem(1), Budi Prayitno(2),


(1) Program Studi S2 Arsitektur, Departemen Arsitektur dan Perencanaan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
(2) Departemen Arsitektur dan Perencanaan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
Corresponding Author

Abstract


ABSTRAK
Permukiman padat penduduk di Kelurahan Sindulang Satu Manado merupakan permukiman kampung kota
yang berkembang secara alami dan berorientasi pada aliran Sungai Tondano yang memiliki peranan penting
terhadap perkembangan lingkungan permukiman di dalamnya, hal ini berdampak terhadap tingkat kepadatan
yang tinggi dan konfigurasi tapak ruang permukiman yang tidak beraturan. Aliran Sungai Tondano dengan
potensi fungsi ekonomi yang baik, seharusnya membawa dampak positif terhadap peningkatan kualitas
lingkungan permukiman yang ada di dalamnya. Fenomena yang terjadi adalah dengan perkembangan bentuk
konfigurasi tapak ruang permukiman yang terjadi secara alami dan tidak beraturan, menyebabkan terjadinya
degradasi lingkungan karena rendahnya keterhubungan antara fungsi sungai yang berpotensi dan konfigurasi
tapak ruang huni yang terbentuk. Penelitian ini mencoba melakukan eksperimen melalui pendekatan konfigurasi
spasial dengan menggunakan metode analisis space syntax dengan tujuan untuk mengetahui kejelasan ruang
(intelligibility of space) ruang permukiman, ditinjau dari kualitas connectivity of space, integrity of space, dan
mean depth. Penelitian ini membandingkan kondisi eksisting dan usulan model arsitektur permukiman.
Kesimpulan dari peneltian ini adalah melalui pendekatan penataan konfigurasi tapak ruang permukiman dapat
mempengaruhi nilai kejelasan ruang permukiman, serta keterhubungan antar ruang yang lebih baik dan
peningkatan kualitas lingkungan permukiman untuk fungsi sosial maupun ekonomi.
Kata kunci: konfigurasi tapak, ruang permukiman, kampung kota, space syntax.
ABSTRACT
Populated settlements in Kelurahan Sindulang Satu Manado is a urban village settlement that develops
naturally and is oriented towards the Tondano River which plays an important role in the development of the
neighborhood in it, This has an impact on the high levels of density and the configuration of irregular residential
space footprint. Tondano River flows with the potential of good economic function, should bring a positive
impact on the improvement of the quality of the settlement environment in it. The phenomenon that occurs is the
development of the form of residential configuration that occurs naturally and irregular, causing the occurrence
of environmental degradation due to the low connectedness between the functions of potential rivers and The
created space footprint configuration. This research attempts to conduct experiments through spatial
configuration approach using space syntax analysis method, to know the intelligibility of space in the settlement,
is reviewed from the quality of the connectivity of space, integration of space, and mean depth. This research
compares the existing condition and proposed residential architecture model. The conclusion of this study is
through the setup approach of spatial site configuration, influencing the intelligibility value of settlement space,
better inter-room connectedness and improvement of residential environment for social function and economic.
Keywords: site configuration, settlement space, urban village, space syntax.


References


Amin, A. (2010). Collective Culture and Urban Public Space. In City, Vol.12(1), 5-24.

Bafna, S. (2003). Space Syntax: A Brief Introduction to Its Logic and Analytical Techniques. Sage.

Cho, I. S., Heng, C. K., & Trinic, Z. (2016). Re-Fraing Urban Space: Urban Design For Hybrid and Highdensity

Conditions. New York: Routledge.

Cheng, V. (2010). Understanding Density and High Density. Dalam L. Ng (ed), Desinging High-Density Cities

For Social and Environmental Sustainability. 3-16. London: Earthscan.

Dursun, P. (2007). Space Syntax In Architectural Design. Proceedings, 6th International Space Syntax

Symposium, ─░stanbul, Vol. 56, 1-12.

Hillier, B. (2007). Space is The Machine: A Configurational Theory of Architecture. London: Space Syntax,

Electronic Edition.

Hillier, B., & Hanson, J. (1984). The Social Logic of Space. New York: Cambridge University Press.

Hillier, B., & Hanson, J. (1997). The Reasoning Art: Or, The Need For An Analytical Theory Of Architecture.

Proceedings Space Syntax Today, Vol.1, 1-5.

Prayitno, B. (2013). An Analysis on Spatial Permeability and Fluida Dynamics of Wind and Termal in Tropical

Riverside settlement areas of Banjarmasin City, Indonesia. Jurnal Manusia dan Lingkungan, Vol.20 (2),

-212.

Purnomo, A. B. (2009). Teknik Kuantitatif Untuk Arsitektur dan Perancangan Kota. Rajawali Press.

Siregar, J. P. (2014). Metode Dasar Space Syntax Dalam Analisis Konfigurasi Ruang. Malang: Jurusan

Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya.

Spreiregen, P. 1965. The Architecture of Town And Cities. New York: McGraw-Hill Book Company.

Subagyo, P. (2010). Statistika Terapan Edisi 2. Yogyakarta: BFEE.

Zahn, M. (1999). Perancangan Kota Secara Terpadu: Teori Perancangan Kota dan Penerapannya. Yogyakarta:

Kanisius.


Full Text: PDF

Article Metrics

Abstract View : 14 times
PDF Download : 17 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.