PERUBAHAN PEMANFAATAN LAHAN DI KAWASAN SEKITAR PASAR SENTRAL KOTA BULUKUMBA

Nahdatunnisa Nahdatunnisa(1), M. Arzal Tahir(2),


(1) Halu Oleo University
(2) 
Corresponding Author

Abstract


Wilayah Kawasan Sekitar Pasar Sentral Kota Bulukumba merupakan bagian kawasan strategis yang telah tumbuh dan berkembang dengan pesat dan menggerakkan pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitarnya. Meningkatnya jumlah penduduk yang datang untuk bermukim di kawasan tersebut pada gilirannya membutuhkan sarana dan prasarana fisik untuk menunjang kelangsungan hidupnya. Perkembangan aktifitas pembangunan fisik yang terjadi di kawasan tersebut diikuti dengan adanya tuntutan akan  lahan guna  menampung aktivitas  masyarakat, seperti kebutuhan lahan untuk permukiman, perdagangan dan jasa, transportasi serta fasilitas permukiman lainnya. Sehingga dengan demikian sebagian besar lahan-lahan yang ada di kawasan tersebut yang sebelumnya dimanfaatkan sebagai areal persawahan telah berubah fungsi menjadi lahan untuk areal terbangun. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perubahan pemanfaatan lahan di Kawasan Sekitar Pasar Sentral Kota Bulukumba serta faktor-faktor yang mendorong terjadinya perubahan pemanfaatan lahan tersebut. Penelitian dilakukan berdasarkan metode analisis deskriptif kualitatif dan overlay peta sesuai dengan kondisi di lapangan. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa di kawasan sekitar Pasar Sentral Kota Bulukumba telah mengalami pergeseran fungsi lahan yang ditandai dengan perkembangan pembangunan fisik  di sekitar kawasan tersebut, seperti perumahan, pertokoan serta fasilitas lainnya di areal lahan yang sebelumnya merupakan areal persawahan. Pergeseran fungsi ini didorong oleh adanya faktor pertumbuhan penduduk akibat migrasi, sosial ekonomi dan budaya, aspek fisik/keruangan serta adanya kebijakan pemerintah setempat yang mengarahkan perkembangan kota di kawasan tersebut.

 

Kata kunci: Perubahan Pemanfaatan Lahan, Permukiman, Kawasan, Pasar Sentral, Kota


References


Arikunto, S. (1998). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Bintarto. R. (1989). Interaksi Desa Kota dan Permasalahannya. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Branch, M. (1996). Perencanaan Kota Komprehensif-Pengantar & Penjelasan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Budiharjo, E. (1997). Tata Ruang Perkotaan. Bandung: Alumni.

Chapin, F., S., Jr., and Edward J., K. (1979). Urban Land Use Planning. University of Illinois Press. Urbana.

Daldjoeni, N. (1992). Geografi Baru: Organisasi Keruangan dalam teori dan Praktek. Bandung: Alumni Bandung.

Mirah, E., M., Mononimbar, W., dan Tilaar, S. (2017). Perubahan Pemanfaatan Lahan Di Kawasan Strategis Tumbuh Cepat Kapitu – Teep Kabupaten Minahasa Selatan. Jurnal Spasial ejournal.unsrat.ac.id, hal. 159-172.

Koestoer, H., R. (2001). Dimensi Keruangan Kota. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.

Nurmandi, A. (1999). Manajemen Perkotaan. Yogyakarta: Lingkaran.

Sitorus, O., dan Sebayang, B. (1996). Konsolidasi Tanah Perkotaan. Yogyakarta: Mitra Kebijakan Tanah Indonesia.

Sugiyono. (2000). Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Tarigan, R. (2004). Perencanaan Pembangunan Wilayah. Jakarta: PT Bumi Aksara.


Full Text: PDF

Article Metrics

Abstract View : 67 times
PDF Download : 37 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.