KARAKTER ELEMEN PEMBENTUK BANGUNAN DALAM KARYA ARSITEK SANTIAGO CALATRAVA

aspin aspin(1),


(1) Universitas Halu Oleo
Corresponding Author

Abstract


ABSTRAK
Penelitian mengenai karakter elemen pembentuk bangunan dalam karya arsitek santiago calatrava bertujuan untuk mengetahui karakter elemen pembentuk bangunan Santiago Calatrava yang ditinjau dari 5 aspek parameter, yaitu: (1) aspek teknik, (2) aspek bentuk, (3) aspek ruang, (4) aspek fungsi, dan (5) aspek konteks. Hasil penelitian berdasarkan parameter karakter elemen pembentuk bangunan terhadap lima kasus objek penelitian, yaitu Lyon-Satolas TGV Station, Valencia City of Arts and Sciences, Tenerife Concert Hall, Milwaukee Art Museum, dan Turning Torso menunjukkan bahwa beberapa karakter elemen pembentuk bangunan Santiago Calatrava dalam berkarya, yaitu: (1) Sistem struktur yang digunakan untuk menghasilkan bentuk secara arsitektural dan struktur berfungsi sebagai arsitektur, digunakan untuk menggambarkan hubungan antara struktur dan arsitektur di mana persyaratan struktural diijinkan untuk sangat kental mempengaruhi bentuk bangunan walaupun struktur tersebut diekspos, (2) dominansi material beton, baja dan kaca, yang diolah oleh Calatrava secara tidak umum untuk menghasilkan bentuk yang sesuai dengan analogi bentuknya, (3) analogi sebagai tematik rancangan, dimana bentuk hadir selalu monumental dan ikonik, (4) elemen garis sebagai elemen fasade dan bentuk bangunan. Warna netral didominasi warna putih, (5) fleksibiltas ruang dan fungsi terhadap bentuk dan sistem struktur, (6) konteks secara orientasi, iklim dan landmark kawasan.
Kata Kunci: Karakter, elemen pembentuk bangunan, Santiago Calatrava

References


Arnheim, R. (1977). The Dynamic of Architectural Form. University of California Press. California

Baker, Geoffrey. H. (1989). Design Strategies in Architstur An Approach to the Analysis of Form. Van Nostrand Reinhold. Hongkong.

Chink, Francis D.K. (2000). Arsitektur Bentuk Ruang dan Susunannya. Erlangga. Jakarta.

Gabriela, Celani. (2005). Geometric Transformation as an Architectural Form Generation Strategy: a Case Study in the Work of Santiago Calatrava. School of Civil Engineering, Architecture and Urban Planning. State University of Campinas. Brazil

Junianto. (1998). Kontekstual Dalam dialog Arsitektur. Group Konservasi Arsitektur dan Kota UNMER Malang. Malang.

Krier, Rob. (2001). Komposisi Arsitektur. Terjemahan. Penerbit Erlangga. Jakarta.

Lang, Jon. (1987). Creating Architectural Theory:The Role of the Behavioral Sciences in Environmental Design. Van Norstrand Reinhold Company Inc. New York

Muhadjir, Noeng. (1996). Metodologi Penelitian Kualitatif. Rake Sarasin. Yogyakarta.

Poerwadarminta, W. J. S., (1972), Kamus umum Bahasa Indonesia. Balai Pustaka. Jakarta.

Smardon, R.C. (1986). Foundation for Visual Project Analisis. John Wiley and Son. New York.

Tzonis, Alexander dan Lefaivre, Liane. (1995). Movement, Structure and the work of Santiago Calatrava... Birkhauser. Boston

Von Moos, S. (1998). Calatrava – Public Buildings. Berlim:Bikhäuser. Boston


Full Text: PDF

Article Metrics

Abstract View : 85 times
PDF Download : 129 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.