ANALISIS KETERSEDIAAN BERAS DENGAN PENDEKATAN SISTEM DINAMIK DI KELURAHAN PUNGGALUKU KECAMATAN LAEYA KABUPATEN KONAWE SELATAN

Hengki Erlanda Saputra, La Karimuna, Dhian Herdiansyah

Abstract


ABSTRACT This aims of thing study were to analyze the availability of rice with a dynamic system approach and determine the development of rice availability policies with a dynamic system approach in Punggaluku, Laeya District, South Konawe Regency. Determination of the location was done purposively. The sampling unit was taken using purposive sampling, namely the considerations used to determine the sample in this study, namely the Department of Agriculture, Fisheries and Forestry Agriculture Counseling Agency (FFACA), and the Combined Farmers Group (CFG) that have archives and data needed using researchers. Data collection we done using questionnaire, interview and documentary methods. The analysis used we a dynamic system approach using powersim software constructor. The results showed that the three development policies on the availability of rice simulation in Punggaluku Village were carried out, with a simulation policy scenario of increasing 4% of paddy field printing rate, not enough rice consumption in 2018 with rice availability of 1,288.64 tons and rice consumption rate of 1,545, 48 tons until 2021 with the availability of rice amounting to 1,608.59 tons and the level of rice consumption amounting to 1,642.36 tons, as well as the simulation policy of increasing rice productivity by 80% which is not sufficient for rice until 2020 with rice availability of 1,543.09 tons and the level of rice consumption is 1,610.07 tons. To meet rice consumption in 2018 until 2028 a joint policy scenario is carried out, with a combined policy scenario increasing the rice print rate by 4% and increasing productivity by 80% simultaneously, the combined scenario can meet the availability of rice in Punggaluku Village in 2019 with the availability of rice amounting to 1,578.16 tons and consumption level of 1,577.77 tons until 2028 with the availability of rice amounting to 2,538.82 tons and consumption level of 1,868.43 tons. So that it can be concluded that by increasing the rice print rate by 4% and productivity by 80% it can suffice the availability of rice in Punggaluku Village in 2019 until 2028. Keywords: rice, punggaluku, simulation, dynamic models. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengembangan kebijakan ketersediaan beras dengan pendekatan sistem dinamik di Kelurahan Punggaluku Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive). Pengambilan unit sampel diambil secara purposive sampling yaitu pertimbangan yang digunakan untuk menentukan sampel dalam penelitian ini yaitu Dinas Pertanian, Balai Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP3K), dan Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) yang memiliki arsip dan data yang dibutuhkan peneliti. Pengumpulan data dilakukan dengan metode kuesioner, wawancara dan dokumetasi. Analisis yang digunakan adalah pendekatan sistem dinamik menggunakan software powersim constructor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga pengembangan kebijakan simulasi ketersediaan beras di Kelurahan Punggaluku yang telah dilakukan, dengan skenario kebijakan simulasi peningkatan laju cetak sawah sebesar 4% belum mencukupi konsumsi beras pada tahun 2018 dengan ketersediaan beras sebesar 1.288,64 ton dan tingkat konsumsi beras sebesar 1.545,48 ton sampai tahun 2021 dengan J. Sains dan Teknologi Pangan Vol. 4, No.4, P. 2360-2378, Th 2019 2361 | P a g e J. Sains dan Teknologi Pangan (JSTP) ISSN : 2527-6271 2019 ketersediaan beras sebesar 1.608,59 ton dan tingkat konsumsi beras sebesar 1.642,36 ton, begitupun dengan kebijakan simulasi peningkatan produktivitas beras sebesar 80% belum mencukupi konsumsi beras sampai pada tahun 2020 dengan ketersediaan beras sebesar 1.543,09 ton dan tingkat konsumsi beras sebesar 1.610,07 ton. Untuk mencukupi konsumsi beras tahun 2018 sampai tahun 2028 dilakukan skenario kebijakan gabungan, dengan melakukan skenario kebijakan gabungan peningkatan laju cetak sawah sebesar 4% dan peningkatan produktivitas sebesar 80% secara bersamaan, skenario gabungan dapat memenuhi ketersediaan beras di Kelurahan Punggaluku di tahun 2019 dengan ketersediaan beras sebesar 1.578,16 ton dan tingkat konsumsi sebesar 1.577,77 ton sampai tahun 2028 dengan ketersediaan beras sebesar 2.538,82 ton dan tingkat konsumsi sebesar 1.868,43 ton. Sehingga dapat simpulkan bahwa dengan meningkatkan laju cetak sawah sebesar 4% dan produktivitas sebesar 80% dapat mencukupi ketersediaan beras di Kelurahan Punggaluku pada tahun 2019 sampai tahun 2028. Kata kunci : beras, punggaluku, simulasi, model dinamik

Refbacks

  • There are currently no refbacks.