PENGARUH SUHU DAN LAMA PENYEDUHAN TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN UJI ORGANOLEPTIK MINUMAN FUNGSIONAL KAYU MANIS(Cinnamon burmanii. BI) -ROSELA (Hibiscus sabdariffa L.)

Ade Yulia, Silvi Leila Rahmi

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan suhu dan lama penyeduhan kulit kayu manis dan kelopak bunga rosella yang memberikan pengaruh terbaik terhadap aktivitas antioksidan dan sifat organoleptik minuman fungsional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode experimental design dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial. Pengamatan yang dilakukan dalam penelitian minuman fungsional kayu manis-rosella adalah aktivitas antioksidan dan pengujian organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan suhu penyeduhan berpengaruh terhadap warna dan penerimaan keseluruhan minuman fungsional kayu manis-rosella. Tetapi suhu penyeduhan tidak berpengaruh terhadap aktivitas antioksidan dan rasa minuman fungsional kayu manis rosella. Lama penyeduhan berpengaruh terhadap aktivitas antioksidan, warna dan penerimaan keseluruhan minuman fungsional kayu manis rosella tetapi tidak berpengaruh terhadap rasa. Terdapat interaksi antara suhu dan lama penyeduhan terhadap warna minuman fungsional kayu manis rosella. Perlakuan suhu penyeduhan 100 oC selama 15 menit memberikan aktivitas antioksidan tertinggi yaitu 65,14%. Perlakuan suhu dan waktu penyeduhan yang terbaik adalah suhu 100 oC selama 10 menit dengan aktivitas antioksidan 62,12 %, kesukaan terhadap warna 4,45 (suka), Rasa 3,55 (suka), dan penerimaan kesulurahan 4,15 (suka).

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.