PENAMBAHAN KARAGENAN DAN TEPUNG TULANG IKAN BANDENG (chanos chanos) TERHADAP KARAKTERISTIK NORI SAYUR KECIPIR (psophocarpus tetragonolobus L.)

Fajar Indah Lestari, Rosida Rosida, Luqman Agung Wicaksono

Abstract


Sayur kecipir merupakan alternatif bahan baku untuk pembuatan nori sehingga dapat menekan biaya produksi pada nori komersial yang cukup mahal. Karagenan dan tepung tulang ikan bandeng digunakan sebagai bahan penstabil dan juga meningkatkan kandungan gizi pada nori. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kombinasi terbaik antara penambahan karagenan dan tepung tulang ikan bandeng terhadap karakteristik nori kecipir. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan 2 faktor, yaitu penambahan karagenan (1%, 1,5%, dan 2%) dan tepung tulang ikan bandeng (1%, 1,5%, dan 2%) dengan 3 kali ulangan. Penambahan karagenan 1,5% dan tepung tulang ikan bandeng 2% merupakan perlakuan terbaik dengan nilai kadar air 6,92%, kadar abu 11,58%, kadar protein 12,24%, kadar lemak 8,97%, aktivitas antioksidan 42,76%, daya patah 3,30N, kadar kalsium 648 mg/100 g, uji organoleptik warna 3,55 (suka), rasa 3,9 (suka), aroma 3,6 (suka) dan tekstur 3,9 (suka).

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.