ANALISIS SUBSTITUSI UBI JALAR ORANGE TERHADAP ORGANOLEPTIK DAN NILAI GIZI MIE SAGU (

Abdul Rahman

Abstract


Mie merupakan salah satu produk yang paling disukai oleh masyarakat sebagai pengganti makanan pokok sehari-hari. Bahan baku yang biasanya digunakan dalam pembuatan mie adalah tepung terigu. Tepung terigu memiliki kandungan gluten yang sangat tinggi dan apabila dikonsumsi secara terus menerus akan menimbulkan dampak negatif seperti gangguan pencernaan dan autisme. Sebagai alternatif untuk mengatasi hal tersebut, maka perlu dilakukan subtitusi sagu dan ubi jalar orange dalam pembuatan mie. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan menggunakan kombinasi proporsi tepung sagu, tepung terigu dan ubi jalar orange (20:35:45), (25:35:40), (30:35:30), (35:35:30), (40:35:25), (45:35:20) serta 50g tepung sagu dan 50g tepung terigu (kontrol). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian organoleptik terpilih oleh panelis terdapat pada komposisi 30g tepung sagu, 35g tepung terigu dan 35g ubi jalar orange dengan skor penilaian terhadap warna 3.63% (Disukai), aroma 3.77% (Disukai), tekstur 3.82% (Disukai), rasa 3.50% (Disukai) dan nilai gizi: kadar air 11.01 (%bb) dan, kadar abu 0.67 (%bb), kadar lemak 1.29 (%bk), kadar protein 2.17 (%bk), kadar pati 20.98 (%bk) dan serat kasar 4.23(%bb). Hasil menunjukan bahwa produk mie subtitusi sagu dan ubi jalar orange disukai dan diterima oleh konsumen sehingga membantu menekan impor tepung terigu.

Kata kunci: Mie sagu, organoleptik, nilai gizi


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.