ANALISIS KANDUNGAN RHODAMIN B PADA SAUS TOMAT (Solanum Lycopersicum Linn.,) YANG BEREDAR DI BEBERAPA PASAR TRADISIONAL KOTA KENDARI

Novi Triantari, La Karimuna, tamrin tamrin

Abstract






ABSTRACTThis study aimed to determine the presence of Rhodamine B content in tomato sauce traded in the Kendari City traditional markets, including the Mandonga KOREM Market, the Mandonga Wet Market, the Old City Central Market, Andonohu Market, the Wua-Wua Central Market, and or the Baru Market. This study also aimed to determine the Rhodamine B content in the tomato sauce samples. This study used purposive sampling by determining specific criteria, namely the striking red color of the tomato sauce. The population used in this study were all types of tomato sauce traded in the traditional markets of Kendari City. This study used wool yarn as a test tool with the principle of drawing dyes into fat-free wool yarn. The method used in this study was the gravimetric method and the research data were tabulated and then analyzed descriptively. The results show that some tomato sauces traded in the traditional markets of Kendari City positively contained synthetic Rhodamine B dyes. Two out of ten positive tomato sauce samples were containing synthetic Rhodamine B dyes with different levels, where the highest Rhodamine B levels were found in SL1 samples with a concentration of 194 ppm and the lowest levels were found in BM1 samples with a concentration of 116 ppm. 

Keywords: Rhodamine B, Tomato Sauce, and Kendari Traditional Market

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan adanya kandungan Rhodamin B pada saus tomat yang beredar di Pasar Tradisional Kota Kendari khususnya pada Pasar Korem Mandonga, Pasar Basah Mandonga, Pasar Sentral Kota Lama, Pasar Andonohu, Pasar Sentral Wua-Wua atau Pasar Baru dan untuk mengetahui kadar Rhodamin B pada sampel saus tomat yang positif mengandung Rhodamin B. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling yaitu pengambilan sampel dengan menentukan kriteria khusus yaitu warna merah yang mencolok pada saus tomat yang akan diteliti. Populasi dan sampel pada penelitian ini yaitu semua jenis saus tomat yang diperjualbelikan di pasar tradisional kota kendari. Penelitian ini menggunakan benang wol sebagai alat uji dengan prinsip penarikan zat warna ke dalam benang wol bebas lemak. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode gravimetri dan data hasil penelitian ditabulasi dengan menggunakan tabel kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa saus tomat yang diperdagangkan dipasar-pasar tradisional Kota Kendari positif mengandung pewarna sintetis Rhodamin B. Terdapat dua dari sepuluh sampel saus tomat yang positif mengandung pewarna Sintetis Rhodamin B dengan kadar yang berbeda, dimana kadar Rhodamin B tertinggi terdapat pada sampel SL1 dengan konsentrasi 194 ppm dan kadar terendah terdapat pada sampel BM1 dengan konsentrasi 116 ppm.  

Kata Kunci : Rhodamin B, Saus Tomat, dan Pasar Tradisional Kota Kendari


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.