AKTIVITAS ANTIDIABETES EKSTRAK ETANOL DAUN Premna Cordifolia Roxb. PADA TIKUS WISTAR JANTAN YANG DIINDUKSI GLUKOSA

Henny Kasmawati, Ruslin Ruslin, Sabarudin Sabarudin, Bau Mirna Ayu Eka

Abstract


ABSTRACT

This study aimed to determine the antidiabetic potential of rogo leaf ethanol extract (Premna cordifolia Roxb.) and its effectiveness compared to glibenclamide. This research is an experimental research model of Pre-Post Test Randomized Control Group Design. Modeling rats using an oral glucose induction of 20 g/kg (wb) for 21 days in 24 Wistar strain male-rats and divided into six groups namely KN (normal control), K(-) (negative control), K(+) (glibenclamide 0.45 mg/kg (wb)), DR1, DR2 and DR3 (ethanol extract of rogo leaves with doses of 150 mg/kg (wb), 300 mg/kg (wb) and 600 mg/kg (wb)). Rats were treated once a day for 2 weeks and fasting Blood Glucose Levels (BGL) was measured using the Autocheck® glucometer. BGL data were analyzed using the One-Way Anova method to see a decrease and percent decrease in blood glucose levels. The results show that the ethanol extract of rogo leaves at a dose 150 mg/kg (wb), 300 mg/kg (wb), and 600 mg/kg (wb) had potential as antidiabetic (p<0.05) and the dose of 600 mg/kg (wb) showed the same effectiveness as glibenclamide 0.45 mg/kg (wb) in reducing blood glucose levels based on statistical results (p>0.05). Conclusion: Ethanol extract of Premna cordifolia Roxb. leaves have antidiabetic activity in Wistar male-rats.

Keywords:  Premna cordifolia Roxb. Ethanol extract, antidiabetic activity, glucose, rats

 

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi antidiabetes ekstrak etanol daun Premna cordifolia Roxb. dan efektivitasnya dibandingkan glibenklamid. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental model Pre-Post Test Randomize Control Group Design. Pemodelan tikus menggunakan metode penginduksian glukosa oral dosis 20 g/kgBB selama 21 hari pada 24 ekor tikus jantan galur wistar dan dibagi menjadi 6 kelompok yaitu KN (kontrol normal), K(-) (Kontrol negatif), K(+) (glibenklamid 0,45 mg/KgBB), DR1, DR2 dan DR3 (ekstrak etanol daun rogo dosis 150 mg/KgBB, 300 mg/KgBB dan 600 mg/KgBB). Tikus diterapi sekali sehari selama 2 minggu dan KGD puasa diukur menggunakan glukometer Autocheck®. Data KGD  dianalisis dengan menggunakan metode Anova One-Way untuk melihat penurunan dan persen penurunan kadar glukosa darah. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol daun rogo (Premna cordifolia Roxb.) dosis 150 mg/KgBB, 300 mg/KgBB dan 600 mg/KgBB memiliki potensi sebagai antidiabetes (p<0,05) dan dosis 600 mg/kgBB menunjukkan efektivitas yang sama dengan glibenklamid 0,45 mg/kgBB dalam menurunkan kadar glukosa darah berdasarkan hasil uji statistik (p>0,05). Ekstrak etanol daun Premna cordifolia Roxb. mempunyai aktivitas sebagai antidiabetes terhadap tikus putih jantan galur wistar.

Kata kunci : Ekstrak etanol Premna cordifolia Roxb., aktivitas  antidiabetes, glukosa, tikus


Full Text:

Untitled

Refbacks

  • There are currently no refbacks.