Analisis Kebutuhan Jaringan Jalan Dan Jembatan Di Kabupaten Buton Selatan Berbasis Data Penginderaan Jauh Dan Sistem Informasi Geografi

Melsi Melsi, Jamal Harimudin, Golok Jaya

Abstract


Kebutuhan jaringan jalan dan jembatan dapat dilihat dengan menggunakan parameter jarigan jalan yaitu status jalan, kondisi jalan, jenis pengerasan jalan dan penggunaan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi jaringan jalan dan jembatan berdasarkan simpul perekonomian serta kebutuhan jaringan jalan dan jembatan di Kabupaten Buton Selatan berbasis SIG (Sistem Informasi Geografi). Proses pemetaan dilakukan dengan pengolahan data satelit citra SPOT 6 dengan melakukan analisis spasial. Hasil analisis kemudian di overlay untuk menghasilkan peta status jalan, peta kondisi jalan dan peta jenis pengerasan jalan. Untuk jembatan dan penggunaan lahan dilakukan survey lapangan untuk menghasilkan peta sebaran jembatan dan peta sebaran simpul perekonomian. Hasil penelitian adalah kebutuhan jalan berdasarkan simpul perekonomian di Kabupaten Buton Selatan dan tingkat kebutuhan jalan rendah di Kecamata Bataugaa sepanjang 11,94 km, kebutuhansedang sepanjang 72,42 km, kebutuhan tinggi sepanjang 52,23 km, dan rencanan jalan sepanjang 75,55 km sedangkan kebutuhan jembatannya rendah. Tingkat kebutuhan jalan rendah di Kecamatan Sampolawa sepanjang 45,98 km, kebutuhan sedang sepanjang 45,77 km, kebutuhan tinggi sepanjang 62,21 km, rencana jalan sepanjang 79,48 km sedangkan kebutuhan jembatannya tinggi dan Kecamatan Lapandewa dimana tingkat kebutuhan jalan rendah sepanjang 50,3 km, kebutuhan sedang sepanjang 44 km sedangkan rencana jalannya sepanjang 40,90 km.

Kata Kunci: Jaringan Jalan, Jembatan, Citra Satelit Spot 6

DOI : 10.5281/zenodo.3355819


Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik. 2017. Kabupaten Buton Selatan Dalam Angka. Agustus. Pasarwajo: BPS Kabupaten Buton Selatan.

Dania, Fajar Nuzha K., 2009. Evaluasi Kesesuaian Lahan Lokasi Permukiman [Skripsi]. Fakultas Geografi. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Jawa Tengah.

Haryo Kuncoro Hartomo., dkk. 2016. Aplikasi Penginderaan Jauh Dan Sistem Informasi Geografis Untuk Pembuatan Environmental Sensitivity Index (Esi) Maps Di Pesisir Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Program Studi Teknik Geodesi Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro. Semarang. Jurnal Geodesi Undip,Vol. 5 No. 1, p. 2337-845X.

Jumadi, Muttaqim., 2010. Pengembangan SIG Berbasis WEB Sebagai Decission Support System (DSS)Untuk Manajemen Jaringan Jalan Di Kabupaten Aceh Timur. Fakultas Geografi. Universitas Muhamammadiyah Surakarta. Jawa Tengah Forum Geografi. Vol. 24, No. 2, p. 95-110.

Peraturan Daerah Kabupaten Buton Selatan Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Buton Tahun 2013-2033. Tahun 2014 No. 1. Kabupaten Buton Selatan.

Peraturan Mentri Pekerjaan Umum No. 19/PRT/M/2011 Tentang Persyaratan Teknis Jalan dan Kriteria Perencanaan Teknis Jalan. Lembaran Negara Republik Indonesai Tahun 2011 No. 900. Jakarta.

Undang-Undang Republik Indonesia No.38 Tahun 2004 Tentang Jalan. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 132. Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Alamat Editor:

Jurusan Geografi Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian 
Jalan H.E.A. Mokodompit, Kampus Hijau Bumi Tridharma, Universitas Halu Oleo

Website:http://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/index
E-mail: jurnal_jagat@uho.ac.id
------------------------------------------------------------------