Identifikasi Tipologi Fisik Pesisir dan Kesesuaian Wisata Pantai di Wilayah Kepesisiran Bonto Bahari

Andi Baso Sofyan A. P., Feri Fadlin, Indrawati Indrawati

Abstract


Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tipologi fisik pesisir dan melakukan analisis kesesuaian pariwisata pantai di wilayah kepesisiran Kecamatan Bonto Bahari Kabupaten Bulukumba. Penelitian dilakukan pada wilayah Pantai Bampang, Pantai Bara, Pantai Marumasa, dan wilayah pesisir Apparalang. Metode yang digunakan yakni survei dan studi literatur untuk mendapatkan data primer serta data sekunder. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pendekatan kualitatif digunakan untuk mengidentifikasi tipologi fisik pesisir. Sedangkan pendekatan kuantitatif digunakan untuk menganalisis kesesuaian pariwisata pantai yakni dengan metode penskoran. Hasil penelitian menunjukkan, wilayah Pantai Bampang yang merupakan tipe pesisir pengendapan darat termasuk dalam kategori sesuai (S2) untuk kegiatan wisata pantai, wilayah Pantai Bara dan Marumasa yang sebagian besar wilayahnya merupakan tipe pesisir pengendapan laut termasuk dalam kategori sangat sesuai (S1), serta wilayah pesisir Apparalang yang merupakan tipe pesisir struktural termasuk dalam kategori sesuai bersyarat (S3) untuk kegiatan wisata pantai.

Kata kunci: Tipologi Fisik Pesisir, Pariwisata Pantai

Abstract: This study aims to identify coastal typologies and analysis suitability of coastal tourism in the coastal area of Bonto Bahari District, Bulukumba Regency. The research was conducted in the Bampang Beach, Bara Beach, Marumasa Beach, and Apparalang coastal areas. The methods used are surveys and literature studies to obtain primary data and secondary data. This study uses a qualitative and quantitative approach. A qualitative approach is used to identify the physical typology of the coast. Meanwhile, a quantitative approach is used to analyze the suitability of coastal tourism with scoring method. The results showed that the Bampang Beach area which is land deposition coast is included in the appropriate category (S2) for beach tourism activities, the Bara and Marumasa Beach areas, which are mostly marine depositional coastal types, are included in the very suitable category (S1), as well as the Apparalang coast which is a structural coastal type is included in the conditionally appropriate category (S3) for beach tourism activities.

Keywords: Coastal Physical Typology, Beach Tourism


Full Text:

PDF

References


Cahyadi, A., Yananto, A., & Hidayat, F. N. (2017). Tipologi Pesisir Kawasan Karst Kabupaten Wonogiri. Jurnal Geografi Lingkungan Indonesia, 1(1), 1–12. https://doi.org/10.31227/osf.io/9ay2u

Dahuri, R., Rais, J., Ginting, S. P., & Sitepu. (2013). Pengelolaan Sumber Daya Wilayah Pesisir dan Lautan Secara Terpadu (Cetakan 5). PT. Balai Pustaka.

Direktorat Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. (2020). Jumlah Pulau. https://kkp.go.id/djprl/p4k/page/4270-jumlah-pulau

Gunawan, T., Santosa, L. W., Muta’ali, L., & Santosa, S. H. M. B. (2005). Pedoman Survei Cepat Terintegrasi Wilayah Kepesisiran (Cetakan 1). Badan Penerbit dan Percetakan Fakultas Geografi (BPFG) UGM.

Hadi, S. (2015). Metodologi Riset (Cetakan I). Pustaka Pelajar.

Khakim, N. (2009). Kajian Tipologi Fisik Pesisir Daerah Istimewa Yogakarta untuk Mendukung Pengembangan dan Pengelolaan Wilayah Pesisir. Institut Pertanian Bogor.

Putri, F. R., Vhatika, I., Yanto, H., Zukhrufa, N., & Maya, P. (2022). Pengaruh Pariwisata Terhadap Petumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 2019-2021.pdf. Journal of Economic Sharia Law and Business Studies, 2(1), 195–203.

Revida, E., Fitriyani, E., Permadi, L. A., & Siagian, V. (2022). Manajemen Pariwisata (1st ed.). Yayasan Kita Menulis. https://doi.org/10.21274/ar-rehla.v2i2.5919

Saputro, E. A., Gunawan, T., & Suprayogi, S. (2021). Kajian Tipologi Pesisir Di Muara Sungai Pemali Kabupaten Brebes Provinsi Jawa Tengah. Media Komunikasi Geografi, 22(1), 98. https://doi.org/10.23887/mkg.v22i1.32645

Tanjung, R., Khakhim, N., & Rustadi, R. (2017). Kajian Fisik Pesisir Kulon Progo untuk Penentuan Zona Kawasan Mangrove dan Tambak Udang. Majalah Geografi Indonesia, 31(2), 22. https://doi.org/10.22146/mgi.26320

United Nations Environment Programme. (2009). Sustainable Coastal Tourism an Integrated Planning and Management Approach.

Yulianda, F. (2007). Ekowisata Bahari sebagai Alternatif Pemanfaatan Sumberdaya Pesisir Berbasis Konservasi. Makalah Seminar Sains.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 
Alamat Editor:

Geography Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences
Jalan H.E.A. Mokodompit, Kampus Hijau Bumi Tridharma, Halu Oleo University

Website:http://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/index
E-mail: jurnal_jagat@uho.ac.id
------------------------------------------------------------------