Evaluasi Perbandingan Dampak Teknik Pertanian Padi Monokultur dan Minapadi terhadap Lingkungan di Desa Candibinangun

Lutfi Ardianti, Suratman Suratman

Abstract


Penelitian ini memiliki tiga tujuan, yaitu (1) memahami pengaruh perbedaan pengelolaan lahan terhadap lingkungan, (2) membandingkan kondisi ekologis, dan (3) membandingkan keadaan tanah. Pengumpulan data dilakukan melalui survei lapangan terhadap empat kasus (L_S, LK_S, L_M, dan LK_M). Data primer dianalisis dengan menggunakan pendekatan ekologi spasial. Perbedaan pengelolaan antara budidaya padi monokultur dan budidaya ikan-padi secara hipotetis menyebabkan: lahan budidaya minapadi memiliki keanekaragaman hayati yang lebih beragam, tanah dan air pada sawah monokultur lebih tercemar, dan dampak negatif terhadap tanah terhadap rendaman di ladang pertanian memiliki berpotensi lebih tinggi. Perbandingan kondisi ekologi menunjukkan adanya keseimbangan ekologi dalam pertanian padi-ikan karena keberadaan ikan dan minimnya penggunaan bahan kimia. Perbandingan kondisi tanah dari data bor tanah menunjukkan efek reduksi dan oksidasi perendaman baik pada sawah monokultur maupun sawah budidaya ikan. Kondisi tanah dari kualitas tanahnya menunjukkan bahwa sawah budidaya ikan berkualitas baik sedangkan sawah monokultur berkualitas sedang. Secara umum budidaya padi-ikan memberikan kualitas tanah yang lebih baik, namun pengelolaan irigasi masih perlu ditingkatkan terkait dampak perendaman

Full Text:

PDF

References


Agoesdy, R., Hanum, H., Rauf, A., dan Harahap, F.S. 2019. Status Hara Fosfor dan Kalium di Lahan Sawah di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Tanah dan sumberdaya Lahan, Vol. 6, No.2, p.1387-1390.

Banghuai, W. Dan Qianlong, Z. (1995). New Techniques for Raising Fish in Flooded Ricefields, dalam Rice-fish Culture in China. International Development Research Institute. http://www.nzdl.org/gsdlmod?e=d-00000-00---off-0fnl2%2e2--00-0----0-10-0---0---0direct-10---4-------0-1l--11-en-50---20-about---00-0-1-00-0--4----0-0-11-10-0utfZz-8-00&cl=CL1.4&d=HASHe926da0d59124939c2f356.5.3&gt=2 diakses pada Juni 2020.

Cahyadewi, P. E. K. A., Diara, I.W., & Arthagama, I. D. M. (2016). Uji Kualitas Tanah dan Arahan Pengelolaannya pada Budidaya Padi Sawah di Subak Jatiluwih, Penebel,.E-Jurnal Agroteknologi Tropika, Vol.5, No.3, p.232-242.

Damayanti, R., Hanani, Y., & Yunita, N.A. 2016. Hubungan Penggunaan dan Penanganan Pestisida pada Petani Bawang Merah Terhadap Residu Pestisida dalam Tanah di Lahan Pertanian Desa Wanasari Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes. Jurnal Kesehatan Masyarakat, Vol. 4, No.3, p.879-887.

Dariah, A., Yusrial, & Mazwar. (2006). Penetapan Kondukstivitas Hidrolik Tanah dalam Keadaan Jenuh: Metode Laboratorium: Sifat Fisik Tanah dan Metode Analisisnya. Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Departemen Pertanian.

Halwart, M., & Gupta, M.V. (eds.) 2004. Culture of Fish in Rice Fields. Penang, Malaysia: FAO and The World Fish Center.

Kurniasih, R. & Asnur, P. (2017). Identifikasi Konkresi Fe dan Mn pada Tegakan Jati (Tectona grandis) dan Lahan Bekas Sawah di Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Diakses dari http://ratih_kurniasih.staff.gunadarma.ac.id/Publications/files/4229/UG+JURNAL+REDOKS+SAWAH.pdf

Langhu, W. (1995). Methods of Rice-Fish Culture and their Ecological Efficiency, dalam Rice-fish Culture in China. International Development Research Institute. http://www.nzdl.org/gsdlmod?e=d-00000-00---off-0fnl2%2e2--00-0----0-10-0---0---0direct-10---4-------0-1l--11-en-50---20-about---00-0-1-00-0--4----0-0-11-10-0utfZz-8-00&cl=CL1.4&d=HASHe926da0d59124939c2f356.5.3&gt=2 diakses pada Juni 2020.

Lestari, D.T, Sumarjono, D., & Ekowati, T. 2019. Analisis Pendapatan Usahatani Minapadi di Kabupaten Sukoharjo. SOCA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, Vol.13 No.3, p. 304-316.

Lestari, S., & Bambang, A. N. 2017. Penerapan Mina padi dalam Rangka Mendukung Ketahanan Pangan dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat.Proceeding Biology Education Conference, Vol.14, No.1, p. 70–74.

Mu’min M.I., Joy, B., & Yunianrti, A. 2016. Dinamika Kalium Tanah dan Hasil Padi Sawah (Oryza sativa L.) akibat Pemberian NPK Majemuk dan Penggenangan pada Fluvaquentic Epiaquepts. Soilrens, Vol.14, No.1, p.11-15.

Nurhayati, A., Lili, W., Herawati, T., & Riyantini, I. 2016. Derivatif Analysis of Economic and Social Aspect of Added Value Minapadi (Paddy-fish Integrative Farming) a Case Study in the Village of Sagaracipta Ciparay Sub District, Bandung West Java Province, Indonesia. Aquatic Procedia, 7, 12–18.

Omposunggu, G.P., Guchi, H., & Razali. 2015. Pemetaan Status C-Organik Tanah Sawah di Desa Sei Samban, Kecamatan Sei Bamban Kabupaten Serdang Bedagai. Jurnal Agroekoteknologi, 4(1), 1830-1837.

Padmawati, N. L. A., Arthagama, I. D. M., & Susila, K. D. 2017. Evaluasi Kualitas Tanah di Lahan Sawah Simantri dan Non Simantri di Subak Riang Desa Riang Gede , Kecamatan Penebel. E-Jurnal Agroteknologi Tropika, Vol. 6, No.2, p.185–193.

Ringgih, D., Rayes, M.L., & Utami, S.R. 2018. Kajian Perubahan Sisfat Fisik dan Kimia Akibat Penyawahan pada Andisol Sukabumi, Jawa Barat. Agrovigor, Vol. 11, No.1, p.21-27

Sartohadi, J., Suratman, Jamulya, & Dewi, N. I. S. 2016. Pengantar Geografi Tanah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sudjana, B. 2014. Penggunaan Azolla untuk Pertanian Berkelanjutan. Jurnal Ilmiah Solusi, Vol.1, No.2, p.72-81.

Supono. (2015). Manajemen Lingkungan untuk Akuakultur. Yogyakarta: Plantaxia.

Whiting, L. 2017. Greening Asia’s Irrigation. riversymposium.com/wp-content/uploads/2018/10/147.pdf diakses pada 17 Agustus 2019

Xieping, L., Huaixun, W., dan Yongtai, Z. 1995. Economic and Ecological Benefits of Rice-Fish Culture, dalam Rice-fish Culture in China. International Development Research Institute. http://www.nzdl.org/gsdlmod?e=d-00000-00---off-0fnl2%2e2--00-0----0-10-0---0---0direct-10---4-------0-1l--11-en-50---20-about---00-0-1-00-0--4----0-0-11-10-0utfZz-8-00&cl=CL1.4&d=HASHe926da0d59124939c2f356.5.3&gt=2 diakses pada Juni 2020.

Yaobin, L., Lin, Q., Fengbo, L., Xiyue, Z., Chunchun, X., Long, J., Zhongdu, C., Jinfei, F., & Fuping, F. 2019. Impact of Rice-Catfish/Shrimp Co-culture on Nutrients Fluxes across Sediment-Water Interface in Intensive Aquaculture Ponds. Rice Science, Vol. 26, No.6, p.416-424




DOI: http://dx.doi.org/10.33772/jagat.v4i2.15315

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.33772/jagat.v4i2.15315.g10404

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Alamat Editor:

Jurusan Geografi Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian 
Jalan H.E.A. Mokodompit, Kampus Hijau Bumi Tridharma, Universitas Halu Oleo

Website:http://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/index
E-mail: jurnal_jagat@uho.ac.id
------------------------------------------------------------------